Penyebab Perang Bharatayuda di Hastinapura, Karena Korawa Didukung Tiga Ksatria Besar: Bisma, Guru Drona dan Karna

Perang Bharatayudha adalah perang besar antara dinasti Kuru di Hastinapura. Kerajaan Kuru atau Hastinapura merupakan kerajaan terbesar, yang menurut mitologi Hindu menguasai hampir seluruh kerajaan di Bharatawarsa atau India Kuno, yang kadang juga disebut Bharatakanda.

Wayang. Bharatayuda adalah peperangan besar yang terjadi antara dinasti Kuru di Hatinapura, yang melibatkan hampir seluruh kerajaan yang ada di India kuno (Bharatawarsa).

Perang Bharatayuda dikisahkan dalam wiracarita Mahabharata yang sangat populer dalam mitologi Hindu.

Perang Bharatayuda antara para Korawa dan Pandawa ini sendiri berlangsung selama 18 hari, yang menurut epos Mahabharata disebutkan, telah membuat hancur Hastinapura.

Korawa sendiri adalah anak-anak dari Drestarasta, Raja Hastina yang buta matanya, yang merupakan kakak kandung Pandu.

Sementara para Pandawa (Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula dan Sadewa) adalah anak Pandu. Pandu adalah anak kedua Maharaja Hastina Wicitrawirya.

Sebelum Bharatayuda meletus, Kerajaan Kuru atau Hastinapura ini sendiri sudah dibagi menjadi dua, untuk menghindari perselisihan di antara anak-anak Pandu dan Destrarasta.

Keraton Hastinapura tetap dipimpin Destrarasta, yang kemudian mengangkat Duryudana, anaknya menjadi raja muda.

Menurut legenda, Keraton Hastina saat ini adalah kota Hastinapur, di negara bagian Uttar Pradesh, di antara Sungai Gangga dan Sungai Yamuna, di sekitar perbatasan Haryana.

Sementara di pihak lain, para Pandawa anak-anak Pandu diberi kekuasaan dengan membuka hutan dan mendirikan Keraton Indraprasta.

Menurut versi Wayang Jawa Indraprasta ini sering juga disebut negara Amarta atau Gajahoya.

Indraprasta sendiri saat ini diyakini sebagai perwujudan dari kota Indrapast di selatan New Delhi, yang luas wilayahnya kira-kira mencakup seluas negara bagian Haryana.

Karena siasat licik Sangkuni (Gandhara), Pandawa lantas menerima tantangan bermain dadu dari Kurawa, dengan taruhan negeri Indraprasta dan seluruh isinya.

Pandawa kalah main dadu, dan sesuai perjanjian harus meninggalkan Indraprasta. Pandawa diharuskan mengasingkan diri ke dalam hutan selama 11 tahun, dan lalu harus menyamar selama 1 tahun.

Setelah 12 tahun mengasingkan diri dan menyamar, Pandawa lantas kembali dan meminta haknya atas negeri Indraprasta, sesuai perjanjian saat main dadu.

Wayang Kulit Purwa Cakra Baskara Dalang Ki Sutriya
Sayangnya, Duryodana yang dihasut Sengkuni mengingkari perjanjian (main dadu), dan hanya mau menyerahkan kembali Indraprasta dengan jalan perang. Bersambung...

Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Penyebab Perang Bharatayuda di Hastinapura, Karena Korawa Didukung Tiga Ksatria Besar: Bisma, Guru Drona dan Karna"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel