Salamdarma Bendungan Bersejarah Tempat Wisata di Batas Indramayu - Subang

Salamdarma adalah bendungan atau salah satu waduk yang memiliki peran cukup vital di wilayah kabupaten Indramayu dan Subang. Bendungan bersejarah ini memiliki peran penting khususnya bagi para petani di wilayah tersebut.
Salamdarma bendungan kali cipunagara di indramayu - compreng subang
Wisata Bendungan Salamdarma Kali Cipunagara
Bendungan Salamdarma yang sudah mulai dibangun sejak tahun 1921 ini membendung aliran Sungai Cipunagara, kemudian dibagi untuk kepentingan irigasi bagi areal pertanian di sekitar perbatasan wilayah Subang dan Indramayu.

Salamdarma yang berada di bawah otoritas Perum Jasa Tirta II Divisi III ini menjadi salah satu bendungan terpenting karena menjadi sumber air utama bagi saluran Salam darma yang mengalir hingga daerah Wanguk.

Sebagian air yang bersumber dari Sungai Cipunagara ini juga dialirkan ke Kali Sewo, yang juga menjadi salah satu sumber air (irigasi) vital bagi mayoritas lahan pertanian di kawasan ini.

Selain sebagai irigasi untuk pesawahan, Bendung Salam Darma juga berperan bagi kesuburan areal perkebunan, terutama kebun sayuran dan palawija yang memang banyak dibudi dayakan oleh para petani di daerah ini.

Meski pengelolaan bendungan sendiri masuk ke dalam wilayah kecamatan Anjatan Indramayu, namun sebagian areal Bendungan Salam darma ini juga masuk ke wilayah Subang, tepatnya di wilayah kecamatan Compreng.

Bendungan Salamdarma:
  • Dibangun: Tahun 1923
  • Luas Total 36.099 HA
  • Kabupaten Subang: 11.664 HA
  • Kabupaten Indramayu:24.435 HA
  • Jenis Bangunan: Bendung Tetap
  • Lebar Mercu: 20 Meter
  • Elevasi Mercu: +18.10
  • Elevasi MA. Normal:  +18.10
  • Elevasi MA. Banjir: +22.20
  • Elevasi Dek Zerk: +25.00
  • Debit Maksimal: +573.29 M3/Detik
  • Sumber Air: Kali Cipunagara
  • Lokasi: Desa Bugis Tua, Anjatan, Indramayu
Selain sebagai bendungan untuk kepentingan irigasi, Bendung Salamdarma juga difungsikan sebagai jembatan penyeberangan bagi warga di kedua wilayah perbatasan tersebut.

Jembatan bendungan Salam Darma adalah salah satu akses paling vital bagi warga sekitanya.

Meski demikian, jembatan Salamdarma hanya bisa dilalui oleh satu kendaraan roda empat dan harus bergantian karena tak bisa berpapasan. Terlebih, kondisi jembatan yang lumayan sempit ini juga terbilang cukup rentan.

Selain kendaraan roda dua atau motor, roda empat (mobil) yang boleh melintas di jembatan Salam darma ini hanya kendaraan dengan tonase ringan.

Untuk mobil dengan muatan atau tonase berat, dilarang melintas di atas jembatan.

Selain oleh aktivitas warga yang sedang menyeberang, di sekitar Bendung Salam Darma juga selalu ramai oleh para pengunjung yang memang sengaja datang ke Salam darma untuk melihat langsung bendungan bersejarah tersebut.

Terlebih, suasana di sekitar Bendung Salam Darma juga cukup asri dan rindang, karena banyaknya pepohonan yang tumbuh di sekitar bendungan. Selain bersantai, cukup banyak pula warga yang sengaja  datang untuk memancing ikan.

Suasana di sekitar area Bendung Salamdarma sendiri akan terasa lebih ramai saat memasuki akhir pekan terutama hari Minggu dan hari libur.
Bendungan Salamdarma Kali Cipunagara Indramayu - Subang
Terlebih, sejak awal Maret 2019 ini disediakan arena permainan dan hiburan untuk anak di sekitar wisata bendung Salamdarma di batas wilayah Indramayu dan Subang. baim
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Salamdarma Bendungan Bersejarah Tempat Wisata di Batas Indramayu - Subang"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel