Bendungan Cijengkol Sukamandijaya Ciasem Subang Jawa Barat, Manfaat dan Sejarah Bendung Jengkol

Bendung Jengkol adalah sebuan pintu air yang berlokasi di Desa Sukamandi Jaya Kecamatan Ciasem Subang Jawa Barat. Pintu air Cijengkol membendung aliran Sungai Cijengkol untuk kemudian dibagi guna kepentingan pertanian, dan juga sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir dampak banjir di wilayan tersebut.
Bendung jengkol di kali cijengkol ciasem sejarah bendungan di sukamandi ciasem
Bendungan Cijengkol Sukamandi Ciasem Subang Jawa Barat
Sejarah. Ciasem adalah sebuah daerah kecamatan di Subang yang masuk ke dalam wilayah pesisir utara (Pantura) Jawa Barat. Kecamatan Ciasem adalah salah satu daerah kecamatan terluas dengan jumlah penduduk terbesar di Subang.

Selain dikenal karena keberadaan Kali Ciasem, yang merupakan salah satu sungai utama di wilayah Subang, Ciasem juga dikenal memiliki pintu air atau bendungan, yakni Bendung Jengkol yang berlokasi di Sukamandi Jaya.

Bendung Jengkol sendiri membendung aliran Kali Cijengkol yang kemudian airnya didistribusikan untuk kepentingan irigasi pertanian. Kecamatan Ciasem sendiri memang dikenal memiliki areal pesawahan yang membentang cukup luas.

Kecamatan Ciasem berbatasan dengan Kecamatan Blanakan di bagian utara, Kecamatan Patokbeusi di bagian barat, Kecamatan Sukasari di bagian timur, dan Kecamatan Cikaum di sebelah selatan.

Luas wilayah Kecamatan Ciasem yang mencapai 117.19 kilo meter persegi ini dihuni oleh sekitar 101.930 jiwa (sensus 2010), yang tersebar di sembilan desa.
  • Desa Ciasem Hilir
  • Desa Ciasem Baru
  • Desa Ciasem Tengah
  • Desa Ciasem Girang
  • Desa Sukamadi Jaya
  • Desa Pinangsari
  • Desa Dukuh
  • Desa Jatibaru
  • Desa Sukahaji
Sebagian besar masyarakat Ciasem di sembilan desa tersebut berprofesi sebagai petani, karena memang mayoritas wilayah Ciasem dikelilingi areal pesawahan yang membentang cukup.

Karenanya, sarana irigasi atau pengairan sangatlah penting. Terlebih, sebagian besar areal pesawahan di wilayah Ciasem adalah lahan teknis, yang tergolong dalam sawah golongan atau kualitas terbaik.

Menurut banyak sejarawan, sebagian besar areal pesawahan di wilayah Pantura termasuk Ciasem ini mulai berkembang saat Ekspedisi Mataram Islam ke Batavia (Perang Jawa I), antara tahun 1628 hingga 1629.

Sebagian prajurit Mataram yang enggan kembali setelah berperang melawan Belanda ini lantas membuka lahan pertanian. Mereka membabat hutan dan rawa-rawa untuk membuka pesawahan dan saluran.

Tak hanya itu, sebagian dari prajurit Mataram ini juga menikah dengan penduduk lokal, hingga melahirkan budaya Jawa - Sunda. Ekspedisi Mataram diyakini memiliki peran penting, sebagai perintis awal dibukanya areal pesawahan di wilayah Ciasem yang cukup luas ini.

Untuk memenuhi kebutuhan irigasi, pemerintah sendiri sudah membuat pintu air atau bendungan yang berlokasi di Desa Sukamandi Jaya, tepatnya berada di Jalan Raya Sukamandi - Purwadadi. Bendungan tersebut adalah Bendung Jengkol.

Bendung Jengkol sendiri membendung aliran sungai atau Kali Cijengkol, untuk kemudian dibagi dan didistribusikan sesuai kebutuhan. Jika debit air sedang tinggi, air di Bendung Cijengkol ini sebagian akan dialirkan ke Kali Ciasem.

Di sekitar Bendung Jengkol yang dikelola oleh Perum Jasa Tirta II Unit Usaha Wilayah III ini juga terdapat tempat pembenihan dan penelitian perikanan. Di tempat tersebut, banyak dikembangan jenis ikan terutama patin, gurame, ikan mas dan lele.

Bendungan Cijengkol:
  • Dibangun: Tahun 1973
  • Jenis Bandung: Bendung Gerak
  • - Desa: Sukamandi Jaya
  • - Kecamatan: Ciasem
  • - Kabupaten: Subang, Jawa Barat
  • Luas total: 3.486 Hektar
  • Luas Mercu: 7 Meter
  • Elevasi MA. Normal: +12. 25
  • Elevasi MA. Banjir: +13. 25
  • Elevasi Mercu: +12. 25
  • Elevasi Dek Zerk: +15. 25
  • Debit Air Maksimal: 500.00 M3/detik
  • Sumber Air: Kali Cijengkol
Selain itu, di Bendung Jengkol ini juga terdapat sebuah jembatan yang cukup vital, karena menjadi akses utama Jalan Sukamandi - Purwadadi yang langsung menuju wilayah Kalijati, Subang dan sekitarnya.
Bendung Jengkol Pintu Air Kali Cijengkol Bendungan di Ciasem
Pada saat-saat tertentu, Bendung Jengkol ini cukup ramai karena kerap dimanfaatkan warga sekitar untuk bersantai. Tak sedikit pula para pengendara yang sengaja menepi, termasuk para pemancing yang sering mencari ikan di Bendungan Cijengkol ini. dotgo id
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Bendungan Cijengkol Sukamandijaya Ciasem Subang Jawa Barat, Manfaat dan Sejarah Bendung Jengkol"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel