Tak Hanya Andalkan Gapura Intan, Anggota Dewan dan Masyarakat Desa Muara Berswadaya Perbaiki Jalan

Subang. Gapura Intan atau Gerakan Pembangunan Untuk Rakyat bidang Infrastruktur Berkelanjutan, adalah salah satu program yang paling diandalkan oleh Pemkab Subang untuk melakukan pembenahan dan pembangunan bidang infrastruktur yang berada di wilayah kerja Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.
Program gapura intan di desa muara blanakan subang
Progres Gapura Intan di Desa Muara Blanakan
Program ini dicanangkan oleh Pemkab Subang dibawah kepemimpinan Ojang Sohandi dan Imas Aryumningsih beberapa tahun lalu.

Belakangan, Hj. Imas Aryumningsih yang sebelumnya adalah wakil bupati ini lantas diangkat menjadi Plt. Bupati Subang setelah Ojang Sohandi ditahan KPK karena kasus korupsi BPJS dan pencucian uang.

Karena Gapura Intan adalah program berkelanjutan, tidaklah mengherankan jika pembangunan infrastruktur di wilayah Subang akan berjalan sangat lamban dan secara perlahan lahan.

Di beberapa tempat, butuh waktu cukup lama untuk membangun infrastruktur khususnya jalan. Tak jarang pula jalan yang panjangnya hanya 1 KM akan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun untuk bisa terselesaikan.

Seperti yang terjadi di Desa Muara Kecamatan Blanakan, Subang. Di desa yang berada di wilayah utara Subang ini masih ada beberapa titik ruas jalan yang hingga saat ini masih belum tersentuh oleh program Gapura Intan tersebut.

Meski Gapura Intan sendiri sedang giat digalakan oleh Pemkab, namun masih cukup banyak jalan yang kondisinya dinilai sangat memprihatinkan.

Menyikapi masih adanya beberapa titik jalan terutama di Dusun Sindanglaut I & II yang kerap dikeluhkan oleh warganya, Kepala Desa Muara Ita Sudita bersama para tokoh dan elemen masyarakat lantas berinisiatif untuk berswadaya memperbaiki jalan.

Lurah Ita, sapaan akrabnya, lantas mengundang seluruh tokoh dan elemen masyarakat Desa Muara untuk membahas kondisi yang ada.

Hasil kesepakatan dalam rapat yang digelar di Aula KUD Mina Bahari Muara pada Rabu 23 November ini menghasilkan beberapa poin yang diantaranya adalah Pemdes dan masyarakat desa Muara akan berswadaya memperbaiki jalan yang selama ini belum tersentuh oleh program Gapura Intan. 

Disepakati bahwa akan ada perbaikan berupa pengurugan atau pengerasan jalan dengan menggunakan batu. Pengadaan 40 truk batu tersebut dilakukan secara lelang dengan perincian sebagai berikut;
  • Pemdes muara 5 mobil, KUD Mina Bahari 5 mobil, Boby Haerul Anwar 5 mobil, Bakul KUD 5 mobil, Karang Taruna 2 mobil, pengusaha es balok 4 mobil, masyarakat 5 mobil, KPD 2 mobil, Ustadz Ayat 1 mobil, BP3 sebanyak 3 mobil, pengusaha angkutan ikan 1 mobil, UD Kacung Jaya 1 mobil dan Bpk Zulfikar 1 mobil
Menurut Ketua Karang Taruna Desa Muara Hartono Syarifuddin, selain jalan di Dusun Sindanglaut yang saat ini menjadi priorotas utama, akan ada perbaikan serupa yang dilakukan di Dusun Sukamanah tepatnya di Blok Pertamina.

"Di luar lokasi (jalan) di Dusun Sindang Laut I & II, H. Sholeh Wahyudi mengalokasikan 5 mobil (batu) di jalan Pertamina Blok H. Karto," ungkapnya saat dibubungi, Kamis 24 November 2016.

H. Sholeh Wahyudi sendiri adalah seorang anggota DPRD Subang dari partai Hati Nurani Rakyat atau Hanura. Selain itu, Ketua Karang Taruna Desa Muara juga menyebut masih ada kekurangan dana yang dibutuhkan untuk upah kerja. baim
Soeara Rakjat Pecinta Seni, Budaya, dan Wisata

0 Response to "Tak Hanya Andalkan Gapura Intan, Anggota Dewan dan Masyarakat Desa Muara Berswadaya Perbaiki Jalan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel