Lakon Baridin Drama Tarling Klasik Paling Fenomenal Bagi Masyarakat Pesisir Utara Jawa Barat

Drama Tarling Klasik adalah salah satu jenis kesenian rakyat yang mewarnai khazanah budaya masyarakat Jawa Barat, khususnya di daerah pesisir pantai utara. Disepanjang jalur Pantura Cirebon, Subang hingga sebagian Karawang.
Tarling Kesenian Berirama Gitar dan Suling khas Indramayu dan cirebon yang bersejarah
Sejarah Tarling Kesenian Legendaris Cirebon - Indramayu
Sejarah. Penamaan Tarling, akronim dari Itar (Guitar) dan Suling (Seruling) sendiri mulai dikenal di sekitar tahun 1960 an, saat jenis kesenian ini mulai sering mengudara di RRI Cirebon.

Karena belum memiliki nama resmi, akhirnya nama Tarling disepakati untuk menyebut kesenian yang memang didominasi oleh harmonisasigitar dan suling ini.

Cukup beragam terkait asal usul dan muasal dari kesenian ini. Sebagian meyakini berasal dari Cirebon, namun cukup banyak pula yang menyebut bahwa kesenian Tarling sebenarnya berasal dari Kota Mangga, Indramayu. Terlebih, di Indramayu juga cukup banyak tokoh Tarling yang tak kalah pamor dengan para Dalang Tarling asal Cirebon.

Mungkin para orang tua ataupun kita yang mengecap masa kanak kanak di tahun 1970 hingga 1980-an tak akan asing lagi dengan nama Jon Jayana. Jon Jayana adalah pentolan grup Tarling Klasik asal Indramayu yang sangat populer yaitu Jaya Lelana.

Tak ada yang menyanggah kemampuan olah vocal Jon Jayana ini, konon Jon Jayana bahkan sempat menjadi pentolan Lekra atau Lembaga Kesenian Rakyat di era tahun 1960-an.

Kesenian Tarling, cukup banyak melahirkan tokoh tokoh besar dari berbagai era dan generasi. Generasi Tarling Klasik yang sangat populer dan mungkin yang terakhir, adalah Haji Abdul Ajib, pemimpin grup Putera Sangkala Asal Kota Udang, Cirebon.

Abdul Adjib adalah salah satu tokoh Tarling Klasik terbesar sepanjang sejarah Tarling. Menjelang akhir hayatnya, seiring dengan meredupnya pamor Tarling Klasik, Haji Abdul Ajib juga cukup aktif berceramah.

Tak hanya di Cirebon saja, Haji Abdul Ajib juga sering menerima undangan berceramah di seputaran wilayaj Jawa Barat, dan bahkan sebagian kecil Jawa Tengah seperti Brebes dan Tegal.

Tentunya masih segar diingatan kita akan salah satu lakon Tarling yang diperankan oleh Abdul Ajib, yakni Lakon Baridin. Baridin adalah sebuah kisah yang diangkat dari kearifan lokal masyarakat di daerah Gegesik.

Masyarakat di Dusun atau Blok Baridin, Desa Jagapura, Gegesik, Cirebon, meyakini bahwa Baridin bukanlah cerita fiktif. Baridin sendiri berkisah tentang cinta yang bertepuk sebelah tangan.

Baridin yang merasa terhina dan ditolak cintanya oleh Suratminah, akhirnya melakukn Tirakatan selama 40 hari 40 malam untuk mengamalkan Ajian kemat (pelet) Jaran Guyang.

Suratminah pun tergila-gila pada Baridin, saat keduanya bertemu di pematang sawah, Baridin lantas membalas sakit hatinya dan menolak cinta Suratminah mentah mentah.

Merasa putus asa karena balas ditolak oleh Baridin, Ratminah yang sudah menjadi gila ini lantas menghembuskan nafas yang terakhir dipangkuan Baridin. Baridin yang merasa menyesal, akhirnya turut menemui ajal sambil memangku jasad Ratminah.

Keduanya meninggal bersamaan di pematang sawah, dan tetap melegenda hingga hari ini. Legenda Tarling Klasik Lakon Baridin ini menjadi sangat populer hingga saat ini.

Baridin adalah best seller dalam dunia Tarling, cukup banyak pula grup grup Tarling lain yang mengadopsi kisah Baridin ini. Bahkan hingga kini, Makam Baridin dan Ratminah di Jagapura tetap di jaga dan di rawat oleh warga masyarakat setempat.

Popularitas Baridin sendiri tentunya tak lepas dari kemampuan tarik suara Haji Abdul Ajib dan musisi musisi Tarling Klasik Putera Sangkala. Tarling Klasik adalah salah satu jenis seni musik yang memiliki tingkat harmonisasi tinggi.

Harmoni Tarling yang penuh dan padat, membuat kemampuan para musisi Tarling Klasik sangat mungkin setarap dengan musisi Rock atau bahkan Jazz.

Meski saat ini Tarling Klasik kurang mendapat apresiasi dari generasi muda kita, akan tetapi Tarling Klasik tetap menjadi kesenian yang paling melekat dihati para pencinta seni dan budaya asli pesisir utara Jawa Barat.
Legenda Tarling Saidah Saeni Misteri Jembatan Kali Sewo
Dibanding dengan seni musik modern Pantura saat ini, Tarling Klasik lebih memiliki kekuatan dari sisi harmoniasi. Tarling Klasik juga memiliki pesan moral yang kuat, Tarling Klasik adalah manifestasi dan representasi dari jiwa seni masyarakat Pantai Utara Jawa Barat, dari dulu dan hingga saat ini. baim
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Lakon Baridin Drama Tarling Klasik Paling Fenomenal Bagi Masyarakat Pesisir Utara Jawa Barat"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel