Rumah Masih Terendam Banjir, Warga Desa Muara Gunakan Jembatan Bambu

Banjir. Hujan yang mengguyur Desa Muara pada Sabtu 18 Juni 2016 kemarin, hingga kini masih menyisakan dampaknya. Dibeberapa tempat, genangan air masih terjadi dan masih merendam badan jalan maupun sebagian rumah warga.

Seperti yang terjadi di dusun Sindang Laut I dan II, Desa Muara, di pemukiman penduduk yang terletak di ujung utara desa ini banjir masih saja merendam sebagian jalan dan rumah warga. 

Warga pun cukup kesulitan dalam melakukan kegiatan atau aktivitasnya.Disini, beberapa warga bahkan telah membuat jembatan darurat dari bambu atau kayu yang diperuntukan bagi kepentingan dan aktivitas kesehariannya. 

Hal itu mereka lakukan karena antara rumah dan jalan yang ada masih terendam air yang cukup tinggi. Melihat kondisi ini, cukup banyak warga yang merasa prihatin dan bersimpati atas kondisi yang dialami oleh saudara dan tetangga mereka. 

Warga pun berharap kepada pihak-pihak terkait untuk segera memberi bantuannya. Dari foto yang beredar, kondisi warga di Dusun Sindang Laut ini memang cukup memprihatinkan.

"Karena air tak kunjung surut, sebagian warga membuat jembatan dari bambu untuk menuju rumah masing-masing," ujar Kasan Kobel seorang warga Sindanglaut, merasa prihatin. 

Selain menyulitkan, genangan air yang merendam baik halaman maupun rumah warga tentunya akan membawa dampak buruk. Selain kotor dan kumuh, dipastikan akan banyak bibit-bibit penyakit yang ditimbulkan akibat dari genangan air tersebut.
Muara Kali Ciasem Meluap Merendam Bantaran Sungai
Meski banjir kali ini terbilang lumayan besar, namun sampai saat ini masih belum ada perwakilan dari Pemkab Subang maupun dinas terkait yang hadir membantu atau sekedar datang untuk mengunjungi lokasi banjir ini. baim
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Rumah Masih Terendam Banjir, Warga Desa Muara Gunakan Jembatan Bambu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel