Antara Gelar Pahlawan Dan Kiprah Soeharto Sejak Zaman Perjuangan

Sejarah. Soeharto, hingga saat ini masih menjadi salah satu yang paling sering di perbincangkan oleh masyarakat Indonesia. Soeharto yang berkuasa kurang lebih selama 32 tahun ini memang banyak meninggalkan kesan mendalam bagi sebagian besar rakyatnya.
Gelar Pahlawan Presiden Soeharto masih menjadi perdebatan
Soeharto Presiden Republik Indonesia dan Gelar Pahlawan
Tak sedikit pula masyarakat yang menganggap bahwa Soeharto adalah Presiden Republik Indonesia terbaik hingga saat ini. Meski banyak yang menilai Soeharto otoriter, namun masyarakat menganggap bahwa itu hanya sebuah langkah atau upaya untuk menciptakan suasana yang aman dan damai.

Soeharto yang memang berlatar belakang militer, tentu memiliki disiplin dan ketegasan yang kuat. Karena itu pula, banyak kalangan yang menyebut bahwa HM. Soeharto adalah seorang diktator.

Soeharto adalah tokoh yang mungkin dibenci sebagian orang namun juga sangat di rindukan oleh sebagian rakyat Indonesia, terutama bagi mereka yang hidup di pedesaan. Selain disebut sebagai bapak pembangunan, Soeharto juga sangat dekat dengan kaum tani Indonesia.

Sepintas Soeharto sangat mirip dengan gaya kepemimpinan Saddam Husein, di Iraq. Sama-sama berlatar belakang militer dan sama-sama berkuasa hingga tiga dekade lebih. Sadam Husein juga banyak dibenci namun Saddam juga sangat dirindukan oleh rakyat Iraq saat ini.

Saddam sendiri turun dari kekuasaan pasca serbuan tentara Multi Nasional pimpinan Amerika Serikat dan Inggris. Saddam dinilai sebagai diktator yang menurut negara negara barat banyak melakukan pelanggaran HAM dan memiliki senjata biologi.

Mesk8 demikian, sebagian besar tuduhan yang dialamatkan pada Saddam Husein sendiri tidak sepenuhnya terbukti.

Namun apa yang terjadi setelah Saddam jatuh? Alih-alih rakyat mendapatkan kedamaian, Negeri 1001 Malam Iraq malah menjadi ajang peperangan. Tidaklah salah jika banyak rakyat Iraq yang kini Saddam.

Bagaimanapun, Saddam dinilai telah mampu menciptakan perdamaian bagi mayoritas rakyat Iraq. Kondisi Iraq saat ini yang jauh dari rasa aman adalah sebagai bukti bahwa Saddam lebih berhasil menciptakan rasa kedamaian.

Hal yang sama dalam konteks yang berbeda juga kini sedang terjadi di Indonesia. Tak sedikit yang menilai bahwa situasi keamanan dan kenyamanan saat ini tidak lebih baik dari masa-masa sebelumnya, khususnya zaman Soeharto atau Orde Baru.

Banyak pula yang mengatakan bahwa mereka merasa lebih sejahtera di zaman Orde Baru jika dibanding saat ini. Hal inilah yang kemudian memunculkan istilah 'masih penak zamane Soeharto' bagi sebagian besar kalangan masyarakat Indonesia.

Soeharto sendiri mengundurkan diri pasca terjadi desakan-desakan dari aktivis yang menginginkan agar dirinya mundur pada pertengahan Mei 98 silam.

Soeharto yang dituduh Korupsi, Kolusi dan Nepotisme ini akhirnya dengan suka rela meningalkan jabatan yang selama 32 tahun diembannya.

Apakah sepeninggal Soeharto Korupsi, Kolusi dan Nepotisme atau KKN ini lalu sirna dan musnah dari bumi Indonesia? Ternyata tidak, grafik angka korupsi masih tetap tinggi, begitu pula dengan Kolusi dan Nepotisme yang masih tetap saja terjadi hingga hari ini.

Beberapa waktu yang lalu muncul gagasan agar Soeharto diberi gelar Pahlawan. Hal ini pun masih menimbulkan perdebatan di kalangan elit-elit politik negeri ini. Sebagian dari mereka tidak menyetujui Soeharto diberi gelar sebagai pahlawan.

Hal yang berbeda justeru terjadi dikalangan masyarakat Indonesia, sebagian masyarakat berkeyakinan bahwa Soeharto sangat layak dianugerahi gelar pahlawan.

Suara rakyat tentu akan berbeda dengan suara para elit politik. Suara rakyat adalah murni suara hati nurani, sementara para elit dan pejabat tentu memiliki agenda dan kepentingan sendiri-sendiri.

Layak atau tidaknya Soeharto diberi gelar pahlawan, tentu itu bisa dilihat dari kiprah Soeharto sejak awal, yakni di masa perjuangan. Soeharto adalah seorang tentara dan komandan militer di zaman pendudukan Belanda dan Jepang, yang telah berkali-kali terlibat dalam pertempuran.

Sejak naik menjadi pemimpin negeri ini Soeharto juga dinilai telah banyak menorehkan prestasi. Indonesia juga kala itu dinilai sebagai salah satu kekuatan signifikan di Asia, padahal saat itu Indonesia adalah sebuah negara yang belum lama merdeka.

Hal itulah yang kemudian melahirkan banyaknya desakan agar Soeharto diberi gelar pahlawan. Kuatnya desakan agar Soeharto diberi gelar pahlawan datang dari arus bawah rakyat Indonesia, rakyat pun berharap agar Soeharto secepatnya dianugerahi gelar sebagai pahlawan.

Namun begitu, rakyat juga tidak bisa memaksa kepada pemerintah saat ini agar Soeharto di beri gelar Pahlawan. Tanpa gelar pahlawan sekalipun Soeharto sesungguhnya sudah dianggap sebagai pahlawan oleh mayoritas rakyat Indonesia. Soeharto bahkan dianggap sebagai Presiden terbaik bagi mereka.

Gelar pahlawan hanyalah sebuah gelar penghormatan yang terkadang rancu. Cukup banyak orang-orang yang mendapatkan gelar pahlawan padahal mereka samasekali tidak pernah terlibat langsung dalam perjuangan yang sesungguhnya.

Mungkin pemerintah saat ini memang belum berniat memberi gelar pahlawan, namun rakyat juga tidak akan pernah lupa dengan perjuangan Soeharto untuk bangsa Indonesia.
Wisata Sejarah Ziarah Makam Bung Karno Proklamator RI
Andai sejarah dirubah sekalipun, nama Soeharto akan tetap terpatri dan lekat dihati sebagian besar rakyat Indonesia. baim
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "Antara Gelar Pahlawan Dan Kiprah Soeharto Sejak Zaman Perjuangan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel