1767, Pembangunan Konstruksi Benteng Vredeburg DI Yogyakarta Dimulai

Pembangunan benteng vredeburg 1767

Sejarah. Museum Benteng Vredeburgr adalah salah satu bangunan cagar budaya yang terletak di kota Yogyakarta. Vredeburg, adalah salah satu bangunan bersejarah peninggalan dari abad 18.

Bangunan ini terletak di sebrang Keraton Yogyakarta, letak benteng ini cukup strategis karena terletak di pusat kota. Benteng ini cukup ramai dikunjungi, terutama saat menjelang musim liburan.

Benteng Vredeburg sendiri, secara resmi mulai dibangun pada tahun 1767. Sebelumnya, di tempat Vredeburg berdiri saat ini, sudah ada benteng sederhana yang dibangun oleh Sri Sultan Hamengkubuwono I, di masa awal keraton Yogya berdiri.

Vredeburg di bangun oleh seorang arsitek kebangsaan Belanda bernama Frans Haak. Benteng ini dikelilingi parit, karena benteng ini memang dibangun untuk menjadi pusat pertahanan pemerintahan kolonial, dan residen Belanda di Jawa Selatan kala itu.

Pasca perjanjian Giyanti 13 Februari 1755, yang membuat Mataram terpecah menjadi Kesultanan Yogyakarta dan Kasunanan Kartasura. Yogyakarta pun berkembang pesat menjadi sebuah kota praja yang besar dan maju.

Maka timbulah kekhawatiran dari pihak Belanda akan kemajuan kota Yogyakarta ini. Belanda pun mencari siasat, agar bisa mengawasi gerak-gerik dan mudah memantau segala aktivitas yang terjadi di dalam keraton Kesultanan Yogyakarta.

Belanda pun lantas meminta izin pada Sultan Hamengkubuwono I, agar pihak Belanda bisa membangun sebuah benteng yang tujuannya untuk turut menjaga keamanan kota Yogyakarta. Dengan alasan tersebut, pihak Belanda yakin Sultan akan menginzinkan pembangunan benteng tersebut.

Maka pada 1767 dimulailah pembangunan kontruksi benteng Vredeburg tersebut. Letak benteng yang bersebrangan dengan Gedung agung dan Keraton Yogya, akan membuat Belanda bisa dengan mudah memantau segala perkembangan yang terjadi di dalam Keraton.

Dengan jarak Vredeburg yang begitu dekat dan langsung berhadapan dengan Keraton, Belanda yakin akan bisa dengan mudah melakukan tindakan apabila suatu saat Sri Sultan Hamengkubuwono I, berpaling untuk memusuhi dan kembali mengobarkan perlawanan terhadap Belanda.

Sebelum benteng Vredeburg berdiri, sebelumnya sudah berdiri sebuah benteng yang masih sangat sederhana, yang dibangun oleh Sri Sultan pada tahun 1760. Keempat sudut benteng berbentuk bujur sangkar ini diberi nama oleh Sultan dengan sebutan Jayawisesa, Jayapurusa, Jayaprakosaningprang, dan Jayaprayitna.
Babad Pangeran Diponegoro Berakhirnya Perang Jawa II 1825-1830
Museum benteng Vredeburg, adalah khasanah budaya Indonesia dari era kolonialisme. Museum ini sangat layak untuk kita jadikan tujuan wisata, karena nilai-nilai Historis yang ada, akan menguatkan rasa nasionalisme anak-anak dan generasi muda Indonesia. baim
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

0 Response to "1767, Pembangunan Konstruksi Benteng Vredeburg DI Yogyakarta Dimulai"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel