Mengenal Eksistensi Desa Muara Sejak 1844 Sejak Masa Pra Merdeka Bagian 1

Kepala Desa Muara di Era Tahun 1930 - 1950-an/foto istimewa
Soeara Rakjat, Desa Muara adalah sebuah desa yang terletak di garis pantai utara laut jawa persisnya di teluk Ciasem, Desa ini memanjang dari utara keselatan dan berada disepanjang aliran sungai Ciasem, nama Desa Muara sendiri di ambil karena memang letak persisnya yang berada di muara sungai Ciasem, salah satu sungai purba yang cukup besar yang melintasi kabupaten Subang dan bermuara diteluk Ciasem.

Penduduk pertama desa ini diperkirakan adalah para penduduk yang bermukim disepanjang sungai ciasem, karena memang sejak dahulu sejarah pun mencatat bahwa nenek moyang kita mayoritas bermukim didekat sungai. 

Keberadaan sungai memang sangat vital bagi meraka disaat teknologi belum berkembang pesat seperti sekarang, sungai adalah sumber air untuk berbagai kebutuhan dan sungai juga biasa dijadikan sarana tranportasi utama oleh para nenek moyang kita.

Sebelum Desa Muara resmi berdiri, diperkirakan sudah ada dua kelompok masyarakat disini, kelompok pertama adalah para prajurit Mataram yang enggan pulang pada masa ekspedisi kedua Sultan Agung untuk menaklukan Batavia, banyak dari para prajurit ini yang kemudian menikahi penduduk lokal dan mendirikan pemukiman-pemukiman baru disepanjang jalur pantai utara dari Cirebon hingga Batavia. 

Itulah sebabnya penduduk Desa Muara yang tinggal dibagian selatan desa menggunakan bahasa yang lebih mirip dengan dialek jawa tengah bagian selatan seperti Banyumasan.

Kelompok kedua adalah para pelaut/nelayan yang singgah di teluk ciasem, diperkirakan pelaut dan nelayan ini berasal dari pesisir Jawa tengah, Cirebon dan Indramayu, banyak dari mereka yang singgah kemudian memilih menetap dan mendirikan perkampungan nelayan. 

Memang sudah sejak dahulu nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut yang handal, mereka berdagang ataupun menjadi nelayan dan tak segan untuk menjelajahi perairan nusantara meski dengan alat pelayaran yang sederhana. 

Dari dua kelompok masyarakat ini mereka terus berkembang dan membaur dengan para pendatang lainnya, karena dimungkinkan sejak awal abad 20 banyak para pendatang dari daerah lain yang juga turut menetap disini. 

Seperti kita ketahui bahwa jalur pantai utara dari Pamanukan hingga Karawang adalah daerah yang sangat subur akan pertanian, sangat dimungkinkan bila masyarakat didaerah lain yang rawan pangan ataupun mereka yang menjadi pelarian dimasa penjajahan akan mencari daerah yang lebih subur kemudian menetap dan secara berkelompok mendirikan pemukiman. Baim
Soeara Rakjat Just Think of Reading, Writing and Vlogging! We Can Share Everything!

2 Responses to "Mengenal Eksistensi Desa Muara Sejak 1844 Sejak Masa Pra Merdeka Bagian 1"

  1. setujuh sama bro hendrik,, sumber ya harus jelas.

    ReplyDelete
  2. Itu nanti ketika dalam pembahasan yg lebih detail, itu hanya kata pengantar bro.. coba cari tahu sumber lain biar nanti kita bahas disini ☺

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel