ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Google+ Badge

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Daftarkan Klub Futsal Anda di ZSS Muara Blanakan, Nikmati Sensasi Stadion Baru dan Hadiah Total Rp 5 Juta

On July 23, 2017 with No comments

ZSS CUP, Turnamen Fitsal berhadiah total Rp 5 Juta.
Soeara Rakjat. Football. Bagi para pecinta olahraga futsal di Kabupaten Subang khususnya di wilayah Kecamatan Blanakan, saat ini memiliki kesempatan besar untuk unjuk kemampuan sekaligus menjajal lapangan futsal baru. Selain itu, ada hadiah total sebesar Rp 5 juta bagi klub yang mampu menunjukan prestasinya.

Hanya dengan mendaftarkan klub kebanggaan masing-masing, para futsal-mania sudah bisa menunjukan performance apiknya di Zahra Sport Station (ZSS), yang merupakan stadion futsal baru yang berlokasi di Sukamulya, Desa Muara Ciasem, Kecamatan Blanakan, Subang. Stadion futsal ini sendiri baru dibuka pada 18 Juli lalu.

Turnamen ini sendiri memang diselenggarakan dalam rangka untuk mengenalkan sekaligus sebagai peresmian stadion futsal tersebut. Dengan desain yang megah nan elegan, ZSS diyakini akan menarik minat para penggila sepakbola dalam ruangan tersebut.

Menurut pengelolanya, pendaftaran bagi klub-klub yang ingin mengikuti turnamen akan ditutup pada 28 Juli 2017 mendatang. "Kami mengundang seluruh klub futsal dari wilayah Blanakan untuk menjajal stadion baru kami. Ada hadiah total sebesar Rp 5 juta yang kami sediakan.


Dikirim oleh Ratno Hartono Syaripudin pada 22 Juli 2017

Pengelola sendiri memang hanya mengundang klub-klub futsal dari seputaran Kecamatan Blanakan saja. Selain ada hadiah menarik, tentunya berbagi ilmu dan pengalaman sangatlah dibutuhkan. "Sangat penting untuk kita berbagi ilmu dan pengalaman bermain," pungkasnya. mch
Video: Tragis! Begini Proses Evakuasi Korban Kecelakaan di Depan Tokma Cadika Subang

On July 22, 2017 with No comments

Kecelakaan di Depan Tokma Cadika Subang/foto Facebook
Soeara Rakjat. Peristiwa. Kecelakaan tragis kembali terjadi di wilayah Subang tepatnya di sekitar Bundaran Cadika Jalan MT Haryono, Subang, Jawa Barat. Peristiwa nahas yang melibatkan truk pengangkut air mineral dan satu unit sepedah motor ini menewaskan seorang perempuan muda bernama Regina Yolanda, 24 tahun dan Farel, balita berusia 2 tahun.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan ini bermula saat Honda Vario T 6029 YA hendak melaju ke arah barat dari kawasan Pujasera Subang. Namun tak diduga-duga motor Vario tersebut lantas dihantam truk pengangkut air mineral dengan nopol D 8247 BA dari arah belakang.

Akibat peristiwa tersebut, pengendara motor Vario dan seorang balita yang memboncengnya meninggal di lokasi kejadian. Sementara satu bocah wanita lainnya bernama Anggita, yang juga ikut membonceng mengalami luka ringan. Pemgemudi truk sendiri langsung diamankan di Mapolres Subang.

Pihak Kepolisian sendiri menduga kecelakaan ini diakibatkan oleh rem truk yang blong, dan juga ketidak hati-hatian pengemudi saat menjalankan kendaraannya hingga mengakibatkan tabrak belakang yang cukup patal.

Tentunya peristiwa laka-lantas ini begitu menyita perhatian masyarakat terutama netizen di jagat maya. Terlebih, kejadian tragis ini merenggut dua korban jiwa. Hingga kini, cukup banyak beredar foto-foto maupun video yang menayangkan sesaat setelah insiden ini berlangsung.


Selain kekurang hati-hatian para pengendara, tak sedikit pula netizen yang mengeluhkan kondisi jalan disekitar lokasi kejadian. Jalan yang rusak dan berlubang, memang disebut-sebut sebagai salah satu pemicu seringnya terjadi kecelakaan ringan. Terlebih, suasana lalu lintas di kawasan tersebut terbilang ramai.

Dalam tayangan sebuah video yang diunggah oleh seorang netizen ke jejaring sosial Facebook, tampak jelas bagaimana kondisi sesaat setelah insiden tersebut berlangsung. Sampai saat ini, video tersebut sudah tayang hingga ribuan kali. mch


Kecelakaan di TOKMA subang
Dikirim oleh Nina Windari pada 21 Juli 2017
Tengku Zulkarnain: Jubah dan Sorban Pakaian Nasional Bukan Arab!

On July 22, 2017 with No comments

Jubah dan sorban seperti diponegoro pakaian nasional indonesia
KH Tengku Zulkarnain di ILC TvOne
Soeara Rakjat. Nasional. Hingga hari ini, terbitnya Perppu yang berujung pada pembubaran salah satu ormas Islam yakni HTI, masih menyita perhatian masyarakat Indonesia khususnya netizen di jejaring sosial. Tak sedikit pula dari mereka yang lantas terlibat perdebatan dengan argumen masing-masing.

Di jejaring sosial Facebook, saat ini masih beredar secara viral beberapa foto dan video pendek terkait masalah tersebut. Video dan foto yang kini banyak dibagi-bagikan oleh para netizen ini adalah cuplikan atau potongan klip dari acara Indonesia Lawyer Club (ILC) di TvOne, pada Selasa 18 Juli 2017 kemarin.

Dalam video pendek berjudul "Panas Setelah Perpuu Ormas", nampak salah satu tokoh Majlis Ulama Indonesia (MUI) KH Tengku Zulkarnain tengah mendapat kesempatan untuk berbicara. KH Tengku menegaskan, jubah atau gamis dan juga sorban adalah pakaian nasional dan bukan kearab-araban.

Acara ILC TvOne beberapa hari lalu dengan tema “Panas Setelah Perppu Ormas sendiri sempat menegang saat KH Tengku Zulkarnain menjelaskan tentang pakaian ke arab-araban.

"Kalo Jamaah Tabligh dituduh mau makar karena pakaiannya ke arab-araban tuh, seperti pak Maman bilang," ujar KH Tengku, saat menanggapi pendapat Maman Imanul Haq.

KH Tengku kembali menekankan, jubah dan sorban seperti yang saat itu ia kenakan adalah pakaian nasional. "Ini bukan ke arab-araban, ini nasional," tandasnya

Untuk memperkuat keyakinannya bahwa jubah dan sorban adalah pakaian nasional dan bukan kearab-araban, KH Tengku lantas memcontohkan pakaian yang dikenakan oleh Pangeran Diponegoro dalam Perang Jawa II, dan juga Tuanku Imam Bondjol.

"Buktinya kita lihat fotonya, Pangeran Diponegoro seperti ini, pahlawan nasional, bukan pahlawan arab," tegas Tengku Zulkarnain, yang langsung disambut sambut tepuk tangan hadirin yang memenuhi seisi ruangan.

Selain menyebut nama Pangeran Diponegoro dan Tuanku Imam Bondjol, Tengku juga menyebut tokoh pendiri Nahdlatul Ulama (NU) yakni Hadratusyaikh KH Hasyim Ashari, yang juga kerap mengenakan gamis atau jubah dan juga sorban.

ILC yang membahas Perppu Ormas tersebut dihadiri oleh beberapa tokoh nasional dan juga ulama. Tampak hadir pula Kepala BNP2TKI Nusron Wahid, yang juga mantan Ketua GP Ansor. Sementara di penghujung video, tampak pula foto Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Muhammad Rizieq Shihab. mch

NUSRON KICEP DI SEMPROT KH TENGKU
Acara ILC TvOne semalam dengan tema “Panas Setelah Perppu Ormas, Selasa 18 Juli 2017 sempat menegang saat KH Tengku Zulkarnain menjelaskan tentang pakaian ke arab-araban. KH Tengku mengingatkan bahwa jubah atau gamis yang selama dipakai Ulama adalah bukan ke arab-araban. “Kalo Jamaah Tabligh dituduh mau makar karena pakaiannya ke arab-araban tuh, seperti pak Maman bilang” kata Tengku sambil menyindir Maman Imanul Haq. “Ini bukan ke arab-araban, ini nasional” tegas KH Tengku. Selain itu KH Tengku juga memberikan bukti bahwa jubah atau gamis bukan ke arab-araban dengan menyebutkan satu persatu pahlawan-pahlawan Nasional yang ternyata menggunakan jubah atau gamis. “Buktinya kita lihat fotonya, Pangeran di Ponogoro seperti ini, pahlawan nasional, bukan pahlawan arab” kata Tengku sambil di sambut tepuk tangan riuh seruangan. Diakhir video ini, Nusron tampak resah dengan muka cemberut sempat celengak celinguk karena mungkin merasa tersindir dengan ucapan KH Tengku soal penjelasan pakaian ke arab-araban. Berikut videonya:
Dikirim oleh Suara Dakwah pada 19 Juli 2017
Video: Heboh Seorang Wanita Beranak Seekor Biawak Mengguncang Jagat Maya

On July 21, 2017 with No comments

Video wanita beranak kembar seekor biawak di sulawesi
Heboh seorang wanita beranak seekor biawak/facebook Syamsiar Syam
Soeara Rakjat. Peristiwa. Netizen di jejaring sosial Fecaebook, kembali dikejutkan oleh sebuah peristiwa yang cukup langka dan menarik. Adalah seorang ibu yang mengaku memiliki anak kembar yang satunya manusia biasa dan satunya lagi adalah seekor biawak.

Sampai saat ini, video dan foto-foto wanita tersebut tersebar luas di jagat maya dan menjadi pusat perhatian para netizen. Tentunya pengakuan wanita tersebut menambah panjang daftar peristiwa aneh yang memang kerap terjadi di pelosok nusantara.

Dalam tayangan sebuah video, wanita tersebut memang tak sedikitpun menunjukan rasa canggung atau takut saat berdekatan dan bahkan memeluk seekor biyawak yang cukup besar. Tanpa takut digigit dan dicakar, perempuan paruh baya ini bahkan terlihat memperlakukan binatang melata tersebut layaknya seorang balita.

Selain menggendong dan membelai, wanita ini juga nampak sedang  mengenakan pakaian ke tubuh biyawak. Seperti layaknya anak manusia, biyawak ini juga bahkan diberi farfum dan bedak bayi. Lebih dari itu, biawak besar berwarna hitam ini dibaringkan atau tidur di ranjang tak ketinggalan diberi selimut.

Yang lebih mengejutkan, saat dalam gendongan biawak besar yang diberi nama Mansyur ini terlihat beberapa kali mencium wanita tersebut.

Tentunya peristiwa ini cukup menarik perhatian warga yang sebagiannya merupakan tetangga dari wanita tersebut. Bahkan dalam percakapan di video, terdengar seorang perempuan muda yang menyebutkan, pak lurah juga hadir untuk melihat langsung hubungan dekat seekor biawak dengan salah satu warganya.

Di Indonesia, memang dikenal cukup banyak legenda atau cerita rakyat yang mengisahkan 'hubungan baik' antara manusia dengan hewan khususnya biawak atau buaya. Beberapa legenda bahkan menyebutkan, pernah ada pernikahan seekor siluman buaya dengan bangsa manusia.

Seperti di daerah Indramayu, Jawa Barat. Sebagian masyarakat di sekitar muara kali Cimanuk meyakini pernah ada siluman buaya bernama Jaka Bajul yang menikah dengan seorang gadis asal Desa Jatisawit. Jaka Bajul sendiri adalah putera dari Ki Gede Rentang, pemimpin siluman buaya di kali Cimanuk.

Di Jawa Tengah tepatnya di sekitar daerah Tegal, dikenal pula adanya legenda Dewi Lanjar atau lebih populer dengan sebutan Nyi Lanjar, yang merupakan siluman buaya putih dan sekaligus sebagai musuh bebuyutan penguasa pantai selatan Nyi Roro Kidul. 

Video dan foto yang menayangkan kejadian ganjil ini diunggah oleh seorang netizen asal Kota Palopo, pada Rabu 19 Juli kemarin. "Seorang Wanita bernama Seha Norma umur 40 tahun, warga Kelurahan To'bulung Kecamatan Bara kota Palopo, mengaku mempunyai anak kembar manusia yg bernama Masrianti dan seekor biawak yg diberi nama Mansyur," tulisnya. mch

Dikirim oleh Syamsiar Syam pada 19 Juli 2017
Mirip Old Trafford, Inilah ZSS Stadion Futsal Pertama di Desa Muara Ciasem yang Baru Saja Diresmikan

On July 20, 2017 with No comments

Stadion futsal zahra stasion centre
Zahra Sport Stasion, stadion Futsal di Desa Muara Ciasem, Blanakan
Soeara Rakjat. Football. Warga Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, saat ini boleh berbangga hati dengan berdirinya Zahra Sport Stasion, sebuah stadion futsal yang berlokasi di Dusun Sukamulya, atau hanya beberapa puluh meter ke arah barat dari perempatan desa.

Stadion Futsal ini resmi dibuka untuk umum pada Selasa, 18 Juli 2017 kemarin. Saat peresmian, pengelola stadion menggratiskan sarana olahraga tersebut agar para futsal mania bisa 'merumput' di stadion ini. Lebih dari itu, pengelola juga menggelar turnamen dengan hadiah total sebesar 5 juta.

Stadion futsal megah ini menjadi sarana olahraga profesional pertama yang ada di desa Muara. Desain dan ornamen di stadion ini sendiri didominasi oleh warna merah, sebagai lambang semangat dan keberanian, juga warna kebanggan dari salah satu klub sepakbola paling elit di dunia, Manchester United (MU).

Setengah berseloroh, seorang pengunjung bahkan menyebutkan, stadion futsal ini memiliki atmosfer yang sama dengan Old Trafford, stadion kebanggaan milik klub berjuluk Setan Merah di kota Manchester, Inggris.

"ZSS sangat luar biasa. Karena ada gambar ribuan supporter di sekelilingnya, main futsal di sini seperti bermain di tengah ribuan penonton."

Peresmian lapangan futsal Zahra Sport Stations (ZSS) sendiri mengundang animo begitu besar dari kaum muda yang sangat menggemari sepakbola dalam ruangan tersebut. Selama ini, mereka selalu menyewa tempat futsal di daerah lain seperti Pamanukan, Sukamandi atau Blanakan.

Dengan berdirinya ZSS, praktis para pemuda di desa Muara dan sekitarnya tak perlu jauh-jauh ke tempat lain untuk bisa bermain futsal. ZSS juga diharapkan mampu mengasah kemampuan bermain para pemuda di desa tersebut.


Saat ditemui, pengelola ZSS sendiri yaitu Hartono Syarifuddin mengatakan, stadion ini didirikan untuk bisa menampung dan mengasah kemampuan juga kreatifitas para pemuda. Selama ini, ia mengaku sering mendengar keluhan para pemuda yang menginginkan adanya stadion olahraga khususnya futsal.

Hartono Syarifuddin yang juga pentolan klub Muara United ini menegaskan, selain dibuka untuk umum Zahra Sport Stations merupakan homebase (kandang) dari klub futsal asal desa Muara Ciasem, yakni Muara United (MU).

"ZSS adalah kandang MU (Muara United), tapi juga terbuka untuk umum. Kami mengundang para pemuda untuk berpartisipasi dan mengasah kemampuan bersama-bersama," ujar Hartono Syarifuddin, yang juga Ketua Karang Taruna Desa Muara. mch
Video: Seekor Buaya Antarkan Mayat Warga ke Pinggir Sungai Hebohkan Netizen di Jagat Maya

On July 20, 2017 with No comments

Buaya antarkan mayat warga
Heboh seekor buaya antarkan mayat warga ke pinggir sungai
SoearaRakjat. Peristiwa. Beberapa jam yang lalu, netizen di jejaring sosial Facebook dihebohkan oleh beredarnya foto-foto dan video yang menayangkan sebuah peristiwa yang sangat menegangkan. Peristiwa tragis tersebut melibatkan seekor buaya dan sesosok mayat manusia di sebuah sungai.

Dalam video tersebut, nampak seekor buaya yang cukup besar sedang menggigit bagian tubuh mayat dan terus bergerak mendorong mayat tersebut. Warga yang berkerumun pun lantas berteriak-teriak agar buaya tersebut melepaskan sang mayat.

Mendengar teriakan warga, buaya ini lantas mendorong sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin pria tersebut. Seperti sedang berkomunikasi dengan buaya, beberapa orang warga yang ada di pinggir sungai juga terus berteriak-teriak dan meminta agar buaya membawa mayat tersebut ke pinggir dan melepaskannya.

Seperti memahami apa yang ada dalam fikiran warga, buaya yang semula dikira akan memangsa mayat tersebut malah perlahan mendorongnya ke pinggir, ke arah kerumunan warga. Tak lama berselang, buaya tersebut langsung mundur dan menghilang setelah berhasil membawa dan mengantar jasad pria nahas tersebut ke tepi sungai.

Setelah meyakini buaya telah menjauh, warga yang berkerumun pun langsung mengangkat mayat dari dalam sungai. Warga langsung membungkus mayat tersebut dengan kain dan membawanya ke pemukiman.

Tentunya peristiwa yang terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar 5 menit ini cukup mengejutkan. Buaya yang biasanya sangat ganas dan tak mempedulikan sekelilingnya saat menemukan mangsanya, ternyata bisa memahami dan mengerti apa yang diucapkan oleh warga yang saat itu berada di pinggir sungai.

Beragam komentar pun datang menanggapi. Sebagian besar netizen mengatakan, sudah sepatutnya warga berterimakasih pada buaya yang sudah menolong warga yang tewas di sungai dengan membawanya ke pinggir. Seorang netizen bahkan mengatakan, warga tersebut mungkin saja sebelumnya sudah meninggal dan buaya datang untuk menolongnya.

Meski sempat terjadi silang pendapat, namun mayoritas netizen meyakini bahwa peristiwa langka tersebut terjadi karena kehendak dan kekuasaan Allah, sang pemilik semesta alam. Terlebih, tak ada luka parah atau bekas gigitan buaya pada tubuh mayat tersebut saat diangkat dari sungai.

Sayangnya, pengunggah video sendiri tak menyebutkan kapan dan di mana peristiwa dramatis tersebut berlangsung. Namun beberapa netizen yang turut mengomentari menyebutkan, peristiwa tersebut berlangsung di sebuah daerah di Kalimantan. mch



Dikirim oleh Muhammad Hamzah Brc pada 18 Juli 2017
Sempat Menjalani Perawatan, Kondisi Saleem 'Suci Dalam Debu' Iklim, Kini Semakin Membaik

On July 19, 2017 with No comments

Saleem iklim dirawat di rumah sakit
Saleem Iklim dikabarkan sedang sakit
Soeara Rakjat. Selebrita. Beberapa hari terakhir, netizen di jejaring sosial dikejutkan oleh beredarnya beberapa foto milik dari seorang vokalis kenamaan asal Malaysia, Saleem Iklim. Dalam foto-foto tersebut, Salem nampak sedang menjalani perawatan di sebuah rumah sakit.

Dari kabar yang beredar di jejaring sosial Facebook, vocalist grup Iklim asal Trengganu, Malaysia, ini dirawat karena menderita pembengkakan prostat. Para penggemar dan juga ribuan netizen pun langsung menanggapi dengan memanjatkan doa-doa untuk kesembuhan Saleem.

Meski awalnya cukup banyak netizen yang meragukan kabar tersebut, namun kebenaran akan kondisi Saleem yang sedang sakit bisa didapat melalui akun Instagram milik dari pelantun 'Suci Dalam Debu' ini. Saat ini, kondisi Saleem sendiri terus membaik.
Saleem sendiri memiliki cukup banyak penggemar di Indonesia setelah menelurkan single hits Suci Dalam Debu, Hakikat Sebuah Cinta, Selamat Tinggal Penderitaan dan Bukan Aku Tak Cinta pada dekade 1990-an. Selain itu, cukup banyak pula lagu-lagu dari grup Iklim yang sempat merajai tangga lagu di radio-radio swasta nasional Indonesia kala itu.
Bersama beberapa penyanyi dan grup musik asal Malaysia lainnya seperti Amy Search, Sheila Madjid, May, atau Aisyah, Saleem telah berhasil mencuri hati para penggemar musik rock di tanah air. Hingga kini, beberapa lagu Saleem bersama Iklim Rock Band masih kerap diperdengarkan oleh masyarakat Indonesia. mch
Hadir di Perhajatan Kepala Desa Tanjungtiga, Bupati Subang Beri Do'a Restu Kepada Kedua Mempelai

On July 12, 2017 with No comments

Bupati Subang Hadiri Perhajatan Kepala Desa Tanjungtiga
Soeara Rakjat. Tanjungtiga. Bupati Kabupaten Subang Hj. Imas Aryumningsih, hari ini, Rabu 11 Juli 2017, berkesempatan menghadiri resepsi pernikahan putera Kepala Desa Tanjungtiga, yang berlangsung di Dusun Sukabaru, Desa Tanjungtiga, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.

Hj. Imas Aryumningsih tiba di lokasi resepsi sekitar pukul 14.15 WIB. Bunda Imas sapaan akrabnya, datang dengan pengawalan protokoler dengan ditemani Camat Balanakan. Selain itu, nampak hadir pula rombongan ormas kepemudaan Golkar yang turut mengawal.

Selain memberi do'a restu kepada kedua mempelai, Bunda Imas juga diberi kesempatan untuk naik ke panggung guna memberi sambutan dan arahan kepada warga masyarakat Desa Tanjungtiga. Dalam kesempatan tersebut, Bunda Imas memaparkan program-program pemerintah Kabupaten Subang ke depan di bawah kepemimpinannya.


Lebih lanjut, Hj. Imas Aryumningsih sempat menyinggung keberadaan pelabuhan internasional Patimban yang dinilainya akan membawa banyak manfaat untuk masyarakat Subang khususnya dalam bidang ekonomi. Selain itu, dipaparkan pula Program Gapura, ia pun berjanji akan segera merampungkan pembangunan infrastruktur terutama jalan desa.

Dalam sambutannya, Bunda Imas tidak menampik bahwa saat ini masih cukup banyak ruas jalan di seluruh pelosok Kabupaten Subang seperti halnya di Desa Tanjungtiga yang dalam kondisi memprihatinkan. Ia berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan demi perbaikan sesuai dengan program dan rencana kerja yang sudah diagendakan.

Setelah turun dari panggung, bupati wanita pertama di Subang tersebut langsung menyalami dan memberi doa restu kepada kedua mempelai, yakni Haris Syekhoni dan Lia Nurbaeti. Kedua orang tua dari mempelai pria yakni Moch. Syukur dan Haeriyah dan juga camat Blanakan nampak menemani.
Perhajatan Kepala Desa Tanjungtiga Moch. Syukur dan Ibu Haeriyah yang meghadirkan tarling dangdut Eli Cahaya Muda ini berlangsung cukup meriah. Selain artis-artis Eli Cahaya Muda, hadir pula bintang ternama Pantura yang populer dengan lagu Sambel Goang. mch
Boni Hargens: Ormas yang Merusak Pancasila Harus Segera Dibubarkan!

On July 11, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Politik. Pengamat politik Boni Hargens, kembali mengeluarkan pernyataan yang cukup panas dan mengejutkan. Relawan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014 yang kini menjabat sebagai salah satu direksi di Kantor Berita Nasional Antara ini kembali menyinggung soal ormas yang tidak Pancasilais.
Boni hargens fpi merusak pancasila
Boni Hargens, pengamat politik
Dalam sebuah acara di salah satu stasiun televisi, Boni kembali menjadi nara-sumber dalam persoalan tersebut. Bahkan menurut Boni, saat ini sedang digodok sebuah Perppu terkait ormas yang tidak Pancasilais. Menurutnya, ormas seperti itu layak untuk dibebkukan atau dibubarkan.

Saat mendapat pertanyaan dari pembawa acara yang sekaligus bertindak sebagai moderator, dengan tegas boni mengatakan, ormas yang suka menggerebek kafe atau warung remang-remang tidaklah Pancasilais, meski ormas tersebut berazaskan Pancasila.

Tak hanya di acara tersebut, Boni juga lantas berkicau di jejaring sosial Twitter. Boni lantas menuliskan, "Ormas yang merusak Pancasila harus dibubarkan! Perppu Ormas urgen untuk segera disahkan."
Keruan saja apa yang diungkap oleh Boni baik di televisi maupun akun Twitter ini mengundang beragam reaksi netizen. Akun milik Boni Hargens pun langsung dibanjiri netizen yang turut menanggapi. mch


Dikirim oleh Angel Setiawati pada 10 Juli 2017
Tampil Seperti Sedang "Flu" dalam Acara Urgensi Perppu Ormas, Boni Hargens Bantah Tuduhan Netizen

On July 11, 2017 with No comments

Boni Hargens, Pengamat Politik
Soeara Rakjat, Politik. Pengamat politik yang juga kini menjadi direksi Antara Boni Hargens, mendadak kembali menjadi perbincangan publik khususnya netizen di ranah maya. Penampilan Boni yang lain dari biasanya saat tampil di salah satu stasiun TV, mengundang beragam tanda tanya?

Hingga saat ini, beragam asumsi terus mengemuka di jejaring sosial terkait penampilan Boni yang memang terlihat sedikit aneh tersebut. Saat tampil dalam sebuah forum, Boni terlihat beberapakali mendekatkan tangannya ke bagian hidung seperti sedang menderita influenza.

Selain mendekatkan tangan ke bagian hidung, di saat bersamaan Boni juga menarik nafas sambil terlihat menggeleng-gelengkan kepala dan sesekali memejamkan matanya.

Boni Hargens sendiri tampil menjadi salah satu nara sumber dalam acara Urgensi Perpu Ormas. Dalam forum tersebut, Boni diminta untuk memberi tanggapan terkait ormas yang dianggap tidak Pancasilais dan layak untuk dibubarkan.

Sayangnya, penampilan Boni yang tampak seperti sedang mengidap flu tersebut mengundang reaksi netizen. Saat ini, jejaring sosial bahkan memunculkan hastag terkait penampilan Boni Hargens tersebut.


Dikirim oleh Angel Setiawati pada 10 Juli 2017

Menanggapi ramainya suara-suara netizen yang membahas dirinya, Boni pun lantas bercuit di akun Twitter. Boni menyebutkan, tuduhan-tuduhan miring tersebut adalah sebuah fitnah.

Meski tak menyebut dirinya sedang menderita flu atau penyakit lain, ia lantas berkicau, "Fitnahlah sepuas hatimu. Gusti mboten sare," tulis Boni, yang langsung ditanggapi oleh ratusan netizen.

Video: Fatal! Ngisi Bensin Sambil Main HP, Mobil Meledak Pemiliknya Terpental

On July 04, 2017 with No comments

Mobio Meledak di SPBU karena Hp/foto IG @INFODUNIA.ID
Soeara Rakjat. Selebrita. Saat memasuki area Stasiun Pengisian Bahan-Bakar Umum (SPBU) atau yang oleh masyarakat Indonesia biasa disebut pom bensin, tentunya akan dengan mudah ditemukan adanya tanda larangan bagi para pengunjung yang hendak membeli atau mengisi kendaraaan bermotor miliknya dengan BBM.

Larangan tersebut diantaranya adalah, dilarang menyalakan api atau merokok, dilarang menyalakan handphone dan memotret. Larangan menyalakan api atau merokok tentunya sudah sangat jelas, karena BBM sendiri adalah barang atau benda cair yang sangat mudah meledak. Sudah sangat sering terjadi adanya insiden kebakaran yang diakibatkan oleh api dan rokok.

Pun begitu dengan mengoperasikan telepon seluler atau memotret. Keberadaan sinyal radio aktif saat telepon seluler dioperasikan tentunya bisa memicu insiden kebakaran jika dilakukan hal tersebut dilakukan di SPBU atau pom bensin.

Namun demikian, meski sudah jelas ada tanda larangan dan juga insiden ledakan atau kebakaran, tetap saja ada oknum-oknum tertentu yang membandel dengan tetap menyalakan api, merokok, memotret atau mengoperasikan telepon genggam.

Dalam tayangan video Instagram yang belakangan beredar luas di jejaring sosial, ada ledakan keras yang terjadi di SPBU karena pemilik kendaraan yang sedang mengisi BBM malah memainkan telepon genggamnya. Tak hanya ledakan keras yang menghantam sebuah mobil, ledakan keras ini juga bahkan membuat pemilik kendaraan terpental.

Hingga kini, video milik akun Instagram Info Dunia ini sudah tayang ribuan kali dan beredar luas hingga ke jejaring sosial Facebook, karena turut dibagi-bagikan oleh para netizen. mch

Makanya.. Di tiap SPBU ada larangan mainin hp.. Soalnya bisa gini kejadiannya... Ngeri kaan.. ๐Ÿ˜ฑ๐Ÿ˜ฑ @Regrann from @infodunia.id - Tapi siapa sangka menggunakan ponsel sambil mengisi bensin di SPBU ternyata sangat berbahaya. ⠀ Insiden mengerikan terjadi di sebuah SPBU di Brazil ketika sebuah mobil tiba-tiba meledak saat sedang mengisi bensin. Kejadian tersebut sempat terekam kamera pengawas SPBU dan rekamannya kemudian diunggah ke halaman Facebook Paraguay Reclame. ⠀ Dalam video itu tampak seorang pria sedang berdiri dekat mobil silver miliknya sambil menggunakan ponsel ketika sedang mengisi bensin. Namun tiba-tiba mobilnya meledak dan pria itu langsung terlempar dan tak sadarkan diri. ⠀ Sementara itu tidak diketahui bagaimana kondisi korban setelah insiden tersebut. Menurut keterangan video tersebut, ledakan itu diduga dipicu oleh muatan listrik dalam ponsel yang sedang digunakan pria itu. ⠀ Semoga semua ini jadi pelajaran buat kita semua! #infoduniaid ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ - #regrann
Sebuah kiriman dibagikan oleh inin zulaicha (@inin_aza) pada
Terjebak Macet Arus Balik Mudik Lebaran, Seorang Wanita Melahirkan di Pinggir Jalan Tol Cipali

On July 02, 2017 with No comments


Soeara Rakjat. Jawa Barat. Arus Balik Mudik Lebaran 2017 diwarnai oleh sebuah peristiwa yang sangat mengharukan yang terjadi di ruas Jalan Tol Cipali (Cikampek-Palimanan). Adalah seorang perempuan muda yang dalam beberapa video dan foto yang beredar telah berhasil melahirkan buah hatinya.
Karena macet arus balik lebaran bayi lahir di jalan tol
Arus balik lebaran, seorang ibu melahirkan di jalan tol
Dengan dibantu oleh aparat Kepolisian yang sedang berpatroli dan juga sesama para pemudik yang juga hendak kembali ke Jakarta, ibu ini berhasil melahirkan bayinya dengan selamat. Netizen pun memuji kesigapan aparat Kepolisian dan petugas lainnya yang telah dengan tanggap membantu proses persalinan.

Meski tidak disebutkan di mana lokasi persis atau kilometer berapa peristiwa ini terjadi, namun lahirnya seorang bayi saat arus balik mudik lebaran ini cukup menyentuh hati. Hal tersebut adalah sebuah peristiwa langka yang mungkin saja baru terjadi dalam beberapa tahun terakhir ini.

"Terjebak macet, seorang ibu melahirkan di Jalan Tol Cipali," tulis pemilik akun Canggih Akare, yang terlihat pertamakali membagi-bagikan foto dan video tersebut.

Yang lebih mengharukan, ibu ini juga kembali ke Jakarta dengan seorang diri tanpa suami atau sanak dan saudara. Hal tersebut diketahui saat aparat Kepolisian dan warga yang membantu berusaha menghubungi keluarga dari wanita yang menumpang sebuah angkutan umum ini

Dalam tayangan video berikut ini, bayi yang selamat tersebut kemudian digendong oleh seorang petugas Kepolisian, untuk kemudian dibawa ke klinik atau rumah sakit terdekat. mch



Dikirim oleh Canggih Akare pada 2 Juli 2017
Beri Dukungan Untuk Habib Rizieq dan FPI, Warga Jatim Terbangkan Balon Udara dari Tengah Sawah

On July 02, 2017 with No comments

Balon udara dukungan untuk habib rizieq dan fpi
Balon Udara untuk Habib Rizieq dan FPI
Soeara Rakjat. Daerah. Beberapa jam yang lalu, netizen di jejaring sosial dikejutkan oleh beredarnya dua buah foto yang menayangkan saat beberapa warga menerbangkan balon udara di tengah areal pesawahan. Dalam balon udara tersebut, jelas terlihat tulisan bernada dukungan untuk Habib Rizieq Shihab dan ormas yanh dipimpinnya, yaitu Front Pembela Islam (FPI).

Keruan saja beredarnya foto tersebut cukup membuat terkejut warga dunia maya. Foto balon udara yang menurut pengunggahnya diambil di sebuah daerah di Jawa Timur ini memang sengaja untuk memberi dukungan moril pada FPI dan Habib Rizieq.

Sementara ini, Habib Rizieq sendiri masih berada di luar negeri dan belum kembali ke Indonesia. Imam Besar FPI ini masih berada Arab Saudi setelah sebelumnya berada di Malaysia.

"Salam dari Jatim (Jawa Timur) buat HRS dan FPI," tulis seorang netizen bernama Achmad Fadloli melalui akun Facebooknya.

Salam dari jatim buat HRS & FPI......!!! #FATURcs#
Dikirim oleh Achmad Fadloli pada 1 Juli 2017