ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Tuntut Ahok Dihukum Lebih Berat, Umat Islam di Cirebon Gelar Orasi

On May 03, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Cirebon. Ratusan mewakili umat Islam, kembali menggelar aksi untuk menuntut Ahok agar divonis sesuai aturan hukum yang berlaku. Vonis terhadap Ahok yang dinilai ringan, telah memicu gelombang protes dari umat Islam. Tak hanya di Ibukota, di bebagai daerah juga berlaku hal yang sama.
Masa berorasi di Pengadilan Negeri Cirebon
Seperti di Kabupaten Cirebon, beberapa elemen umat Islam menggelar orasi di Kejaksaan dan juga Pengadilan Negeri Cirebon. Orasi dan aksi damai ini digelar hari ini Rabu, 3 April 2017 dan mulai berlangsung sejak pukul 10.00 WIB.

Secara bergantian, beberapa perwakilan umat Islam yang beberapa diantaranya mengenakan pakaian bertuliskan Mujahidin ini lantas maju ke depan untuk menyampaikan aspirasinya. Saat berorasi, mereka berkali-kali mempertanyakan ringannya vonis hukum Ahok dalam kasus penistaan agama.

Menurut salah satu orator, semua pelaku kasus penistaan agama yang pernah terjadi di Indonesia rata-rata dihukum setidaknya 5 tahun penjara. Sedangkan Ahok sendiri hanya dituntut 1 tahun itupun hanya dalam masa percobaan.

Selain kasus penistaan agama, perwakilan umat Islam juga menyoroti ketimpangan hukum yang terjadi di Indonesia. Menurut mereka, hukum begitu tegas dan keras manakala menindak rakyat jelata, namun hukum seperti tumpul saat terdakwanya melibatkan pejabat atau orang yang berkuasa dan memiliki uang.

Setelah berorasi di Kejaksaan, mereka lantas bergeser ke Pengadilan Negeri yang letaknya hanya bersebelahan. Seperti orasi di Kejaksaan, peserta aksi kembali menuntut agar Ahok dihukum lebih berat. Mereka juga meminta Jaksa untuk bisa berlaku adil. 


Amar Maruf Nahi Munkar!
Dikirim oleh M. Chaerudin pada 2 Mei 2017


Tak lama setelah berorasi di depan Pengadilan Negeri dengan kawalan ketat aparat, massa akhirnya membubarkan diri dengan tertib.


Dikirim oleh M. Chaerudin pada 2 Mei 2017


"Kami hanya menyampaikan orasi dan aspirasi kami. Tak ada yang lebih," ujar salah satu peserta aksi saat ditemui di lokasi. DLV/TM
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »