ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Nusron Wahid: Selamat Buat Anies-Sandi, Sampai Bertemu di Pilgub Selanjutnya

On April 21, 2017 with No comments

Nusron wahid ucapkan selamat untuk anies sandi
Nusron Wahid/pict @NusronWahid1
Soeara Rakjat, Pilkada DKI, Pasangan nomor urut 3 Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno, dipastikan keluar sebagai pemenang dalam gelaran Pilkada DKI 2017 putaran dua. Paslon yang yang didukung Gerindra-PKS dan belakangan PAN juga DPW PPP DKI ini unggul dengan selisih suara lebih dari 10%.

Meski ada beberapa laporan atau sengketa Pilkada yang berbuntut pada pemungutan suara ulang di beberapa TPS, namun hal tersebut sama sekali tak akan berpengaruh pada kemenangan Anise-Sandi. Bahkan selain menyampaikan ucapan selamat, Basuki-Djarot sendiri menyatakan tidak akan melakukan gugatan terkait hasil tersebut.

Selain Ahok dan Djarot sendiri, beberapa tokoh dari kubu pendukung pasangan tersebut juga turut mengucapkan selamat kepada Anies-Sandi. Abu Janda Al-Boliwudi dan Nusron Wahid adalah dua tokoh pendukung Ahok yang memberi ucapan selamat melalui akun jejaring sosial mereka masing-masing.

Baik Nusron Wahid dan Abu Janda atau Permadi Arya sendiri dikenal sebagai salah satu loyalis Basuki-Djarot yang terdepan dalam mengkampanyekan ataupun membentengi pasangan tersebut. Nusron Wahid yang mantan Ketua GP Ansor ini juga adalah sebagai politisi Golkar yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Perlindungan dan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI).

Melalui akun Twitternya, Nusron yang beberapa waktu lalu sempat dituduh melototi Sekjen MUI dalam persoalan Al Maaidah 51 ini lantas memberi ucapan kepada Anies-Sandi atas kemenangannya. Nusron menegaskan menang atau kalah, itulah proses demokrasi.
Meski dinyatakan kalah, namun Basuki-Djarot sendiri akan tetap memimpin DKI hingga masa jabatannya berakhir pada Oktober 2017 mendatang. Menurut kabar yang kini berkembang di ranah publik, Ahok bisa saja menempati posisi Menteri Dalam Negeri menggantikan Cahyo Kumolo. BDLV/TM
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »