ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Google+ Badge

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Jelang Milangkala ke-69 Kabupaten Subang, Ini Keluhan Warganya di Pelosok Pedesaan

On March 31, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Opini. Hanya tinggal menghitung hari tepatnya tanggal 5 April, masyarakat Subang akan memperingati hari jadi Subang. Milangkala Subang ke-69, akan diperingati secara meriah oleh warga dan pemerintah. Bahkan sejak awal Februari lalu, sudah ada rangkaian acara yang puncaknya akan digelar pada April besok.
Jalan di subang tergenang
Jalan berlubang dan tergenang di Subang
Kabupaten Subang di usianya yang hampir menginjak 70 tahun ini tentunya semakin matang dan dewasa. Cukup banyak pula raihan dan kemajuan demi kemajuan yang telah ditorehkan. Selain semakin maju dan berkembang, masyarakat Subang berharap agar hidupnya makin sejahtera, tak kurang sandang dan pangan.

Kabupaten Subang sendiri memang menjadi salah satu daerah yang belakangan ini cukup menggeliat di Provinsi Jawa Barat. Pasca beroperasinya Tol Cipali (Cikpo-Palimanan), Subang juga menjadi salah satu kota tujuan utama di Jawa Barat. Selain untuk berwisata, cukup banyak pula para pelintas yang sedang menuju ke Jawa Tengah dan sekitarnya lantas singgah di Kota Subang.

Selain itu, Subang juga dinilai akan semakin maju dan berkembang jika pelabuhan internasional Patimban nantinya beroperasi. Bahkan saat ini, proyek nasional ini seolah menjadi kebanggan pemerintah daerah dan sebagian warga Subang. Euforia progres pelabuhan yang kini sedang berjalan tersebut seolah membuat lupa akan persoalan utama yang ada di Subang.

Adalah jalan rusak yang sebagiannya tergenang yang selama ini kerap dikeluhkan oleh warganya. Di jejaring sosial, teramat sering kita dengar curhatan dan keluh kesah mereka terkait kondisi jalan yang ada di sekitar lingkungannya. Kondisi ini tentunya sedikit kontras dengan kondisi Subang yang konon disebut-sebut semakin maju dan berkembang.

Menjelang usianya yang sudah melampaui tahun emas, tentunya masyarakat berharap agar kondisi ini bisa segera teratasi dan berubah ke arah yang lebih baik. Sebagai kota gotong-royong yang semakin maju dan berkembang, tentunya kemajuan ini harus bisa dinikmati oleh seluruh warga Kabupaten Subang baik di kota maupun di pelosok desa.


Namanya jalan dangdut, dimana kondisi sepanjang jalan yang berlubang, berlumpur dan becek. Sy mohon bapak-ibu pemimpin kota subang untuk lebih memperhatikan kami yang berada di daerah. Kami tidak minta jalanan aspal mengkilap seperti tol cipali, setidaknya lubang-lubang ini tertutup dan rata, karna yang bersifat urgent sangatlah membutuhkan seperti yang ingin melahirkan, sakit dll Coba bapak ibu bayangkan bagaimana kesulitan kami disaat seperti itu. #presidenRI #kabinetRI #mentriperhubungan #mentriperekonomian #bupatisubang #ibuimas #pemdasubang #dinasperhubungan #dinaspariwisata #dishub #dinastatakota #camatpusakanagara #pemdesrancadaka
Dikirim oleh Ayah Tommy pada 12 Maret 2017

Jalan rusak, berlubang dan tergenang, memang sudah sejak lama menjadi masalah utama masyarakat Subang khususnya di pedesaan. Tak sedikit dari mereka yang tinggal di wilayah perbatasan yang lantas merasa iri dengan mulusnya jalan di desa tetangga di luar wilayah Subang. BDLV/TM

Hujan Es Disertai Angin Kencang dan Munculnya Pelangi Kembar di Langit Jakarta, Pertanda Apa?

On March 30, 2017 with No comments

Hujan es di Jakarta/foto Facebook
Soeara Rakjat, Megapolitan. Selasa 28 Maret kemarin, warga DKI di beberapa tempat di Jakarta Timur dan Selatan dikejutkan oleh fenomena hujan es dan juga munculnya pelangi kembar. Hujan es yang turun disertai angin kencang ini cukup memghebohkan warga dan juga netizen di ranah maya.

Hujan es yang memang terbilang langka terjadi di negara tropis seperti Indonesia ini terasa cukup mengejutkan warga. Terlebih, hujan es juga disertai tiupan angin yang cukup kencang.

Tak sedikit warga yang lantas menghubung-hubungkan fenomena alam ini dengan rangkaian persitiwa yang sudah maupun yang akan terjadi nanti. Terlebih, kurang satu bulan ke depan warga Jakarta akan menggelar Pilkada Putaran II.

Fenomena ini makin menjadi perbincangan warga manakala setelah hujan es mereda mereka melihat penampakan pelangi kembar yang terbilang langka. Kemunculan pelangi kembar yang bisa dilihat hingga ke Bekasi dan Tangerang ini sempat diabadikan oleh banyak warga melalui gadgetnya.

Tak pelak hujan es, angin kencang dan pelangi kembar ini memunculkan beragam spekulasi yang merebak di di kalangan masyarakat DKI. Namun demikian, BMKG sendiri menyebut bahwa peristiwa tersebut hanyalah fenomena alam biasa.

Situs BMKG lantas menuliskan, hujan es memang bisa saja terjadi pada peralihan musim baik dari musim penghujan ke musim kemarau ataupun sebaliknya. Sebelum hujan es turun, sehari sebelumnya udara akan terasa sangat panas karena radiasi sinar matahari yang cukup kuat.

Selain itu, akan ada perbedaan suhu yang signifikan dari biasanya yang rentang perbedaannya mencapai lebih dari 4,5°C dengan kelembaban yang cukup tinggi hingga lebih dari 60%.

Sementara menurut para ahli, pelangi kembar bukan berarti ada dua buah pelangi dalam satu waktu yang bersamaan. Pelangi kembar hanyalah pantulan dari pelangi utama dan karenanya, pelangi yang ada di bagian atas akan terlihat sedikit lebih samar.


Dikirim oleh Fauziah pada 28 Maret 2017

Konon, hujan es dan pelangi kembar adalah peristiwa alam yang biasa terjadi di dunia dan bukan hanya di Indonesia khususnya di Ibu Kota. Namun demikian, segala sesuatunya adalah rahasia alam dan hanya Tuhan YME yang bisa mengetahui dan menentukan. BDLV/TM
Ahok-Djarot Kalah Lagi Iwan Fals Bikin Poling Lagi Tapi No 2 Tetap Kalah Lagi, Ini Kata Netizen

On March 30, 2017 with No comments

Iwan Fals/foto Kompas.
Soeara Rakjat, Selebrita. Beberapa hari terakhir, akun twitter musisi kawakan Iwan Fals kembali dibanjiri netizen. Setelah sebelumnya Iwan membuat poling Pilkada DKI yang kemudian dimenangkan Anies-Sandi, Ia lantas bertanya pada netizen terkait perlu atau tidaknya poling serupa kembali digelar.

Sebagian besar netizen pun menjawab perlu dan mayoritas netizen memilih tombol poling digelar lagi. Hasilnya, 60% lebih menginginkan agar poling Pilkada DKI putaran dua kembali dilakukan oleh Iwan Fals. Karena sebagai musisi yang telah didaulat menjadi Duta Desa, Iwan tentunya memilik banyak pengikut di dunia maya.

Namun kali ini, Iwan tak menyebut nama terkait poling yang kembali dilakukannya. Ia hanya membuat pilihan agar netizen bisa memilih salam 2 jari khas Basuki-Djarot atau salam 3 jari (OkOce) seperti yang biasa diperagakan oleh Anies-Sandi. Selain itu, OI juga tak menyertakan kata pengantar dalam polingnya. Ia hanya membubuhkan emoticon senyum.
Seperti poling-poling sebelumnya yang pernah digelar Iwan, ternyata no 2 kembali kalah. Bahkan kali ini, kekalahannya cukup telak karena nomor 3 meraih suara hingga 69% lebih. Meski Iwan sendiri tak menyebut langsung poling kali ini terkait Pilkada, namun netizen langsung menyatakan, Ahok kalah lagi dalam poling.

Beberapa netizen bahkan menyebut Iwan Fals merasa penasaran karena dalam setiap poling yang Ia gelar nomor 2 atau Basuki-Djarot selalu kalah. Hingga saat ini, hampir 15.000 netizen sudah memberikan suara. Poling sendiri menyisakan waktu sekitar 10 jam dari saat ini.
Beberapa pekan lalu, Iwan juga diketahui membuat poling terkait Pilkada Putaran 2 yang akan segera digelar. Saat itu, Ia langsung menulis nama Ahok dan Anies dalam kolom atau tombol pilihan. Hasilnya, pasangan Anis-Sandi meraih sekitar 53% suara sedangkan Basuki-Djarot di kisaran angka 47%.
Kurang Percaya Keberadaan Mahluk Gaib? Jika Berani Tonton Video Ini Anda Akan Temukan Jawabannya!

On March 28, 2017 with No comments

Keberadaan mahluk gaib di sekitar kita

Soeara Rakjat, Kisah Misteri. Cerita keberadaan atau penampakan syeitan, hantu, mahluk gaib atau siluman, adalah sebuah kisah yang sudah sangat melegenda bagi seluruh umat manusia di dunia. Hampir seluruh manusia yang beragama, dapat dipastikan akan meyakini keberadaan mahluk berbeda alam tersebut.

Terkecuali manusia yang menganut faham Atheis (tidak meyakini Tuhan dan alam gaib), manusia yang beragama akan meyakini keberadaan mahluk astral sesuai dengan yang diajarkan agama atau kitab sucinya. Karena selain menciptakan manusia, Tuhan juga menciptakan hewan dan juga mahluk lain termasuk penghuni dimensi gaib ini.

Dalam kitan suci agama Abramik yaitu Islam, Nashrani dan Yahudi, diterangkan bahwa selain menciptakan manusia dari tanah, Tuhan juga menciptakan mahluk lain dari api yang menyala. Dalam agama Islam, sebelum menciptakan manusia Allah terlebih dahulu menciptakan malaikat, jin dan syeitan. Baik Malaikat, Jin dan Syeitan sendiri adalah mahluk yang sama namun berbeda perangainya.

Saat Nabi Adam diciptakan, syeitan adalah satu-satunya mahluk Allah yang enggan untuk bersujud kepada Adam. Dan ketika Adam bersama Hawa diusir dari syurga, syeitan juga ikut terusir. Karenanya, syeitan lantas berikrar untuk menggoda manusia agar kelak menjadi sahabatnya yang kekal di neraka.

Dalam perkembangannya, syeitan juga berubah versi dan bentuk sesuai dengan kebudayaan masyarakat di suatu tempat. Di Indonesia, cukup sering kita dengar kisah penampakan-penampakan syeitan dalam wujud Kuntilanak, Genderuwo, Pocong, arwah penasaran dan beragam penampakan mengerikan lainnya.

Namun demikian, kisah keberadaan syeitan atau hantu ini juga tak serta merta dipercayai oleh semua orang. Bagi masyarakat moderen, kisah yang berkaitan dengan alam gaib sering disebut-sebut kuno, kolot atau ketinggalan zaman. Sebagian dari mereka bahkan menyebutkan, kisah penampakan hantu atau syeitan adalah cerita yang hanya bisa dipercayai oleh orang-orang kampung atau di pedalaman.

Padahal, jika memang kita beriman kepada Tuhan, tentunya kita juga harus meyakini keberadaan alam gaib. Karena dalam kitab suci pun disebutkan bahwa syeitan juga diturunkan ke alam dunia untuk menggoda manusia. Hanya karena perbedaan dimensi alamlah yang membuat manusia tak menyadari kehadirannya.

Bukan tidak mungkin pula jika saat anda tidur, makan, duduk bersantai atau sedang membaca artikel ini ada syeitan yang ikut menemani atau berada di dekat anda. Dalam tayangan sebuah video hasil rekaman CCTV di salah satu rumah sakit, tampak jelas kehadiran mahluk astral yang ternyata memang ada di sekitar kita. 


Rekaman CCTV dari salah 1 rumah sakit....
Dikirim oleh Anto RJL Adventure pada 21 Maret 2017

Vidoe berdurasi singkat ini mungkin bisa menambah keyakinan kita akan keberadaan mahluk gaib atau syeitan. Karena dengan begitu, kita juga akan bisa mempertebal keimanan kita kepada Tuhan Yang Maha Esa. Percaya atau tidak, itu bergantung pada keyakinan anda. BDLB/TM
Enggan Untuk Meminta Maaf, Ini Postingan Instagram Inul Setelah Dua Hari Digembok

On March 28, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Selebrita. Setelah sempat digembok selama dua hari, akun Instagram Inul yang menghebohkan akhirnya aktif dan bisa diakses publik seperti biasanya. Namun meski cukup menghebohkan, Inul sendiri enggan atau tidak meminta maaf secara terbuka melalui Instagramnya.

Karena mungkin merasa tidak bersalah, selain tidak meminta maaf Inul juga tak sedikitpun menyinggung unggahan fotonya yang sempat viral dan menggemparkan.

Namun demikian, Inul sudah menghapus foto dirinya dengan Basuki Tjahaha Purnama alias Ahok dalam sebuah segmen acara di Indosiar. Saat membuka kembali akun IG miliknya, ia terlihat sudah mempublish sebuah foto ketika berada di dapur.

Dalam foto yang diunggah tersebut, nampak dua ikan selar yang sedang digoreng dalam wajan atau panci anti lengket teflon. Selain mengunggah, Inul juga menyertakan caption berupa kalimat dengan nada candaan.

Disertai sebuah emoticon senyum dengan mengedipkan sebelah mata, Inul lantas menuliskan "Tips goreng ikan yg baik adalah, kepala ikan tidak boleh sejajar, takut ngobrol jd matengnya lama."
Sebuah kiriman dibagikan oleh Inul Daratista (@inul.d) pada
Meski Inul sendiri nampak enggan berdebat terkait dirinya yang dianggap menghina ulama, namun beberapa netizen tetap saja mengomentari postingan Inul dengan menyinggung unggahan foto Inul dengan Ahok kemarin.

Bahkan dengan lantang beberapa netizen tetap berkomentar dengan menyinggung soal boikot. Namun sepertinya Inul sendiri nampaknya enggan membalas dan lebih memilih ingin mengakhiri polemik tersebut.

Hingga saat ini, buntut perdebatan Inul dengan netizen masih ramai diperbincangkan di ranah maya. Bahkan karena dianggap menghina ulama, Inul pun akhirnya dilaporkan ke Polda Metro. Namun demikian, berkas laporan tersebut kabarnya dikembalikan karena konon masih kurang lengkap. BDLV/TM
Kali Ciasem Meluap dan Merendam Lahan Pertanian, Warga Desa Muara dan Tanjungtiga Diminta Waspada

On March 28, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Sukaasih. Hujan yang masih terus turun di sebagian wilayah Subang, Jawa Barat, memaksa beberapa daerah seperti di Kecamatan Pabuaran dan sebagian Sukamandi (Cijengkol) terendam banjir. Bahkan pada Senin pagi 27 Maret kemarin, banjir di Pabuaran merendam 4 desa.
Sungai Ciasem meluap rendam sawah warga di Desa Muara
Selain di Pabuaran, banjir juga menggenangi beberapa rumah warga yang bermukim tak jauh dari Pintu Air Cijengkol. Bendungan Cijengkol pun tak sanggup lagi menampung debut air hingga akhirnya dilepas dan sebagiannya mengalir ke sungai Ciasem.

Karenanya, tak sedikit rumah-rumah warga di wilayah Kecamatan Ciasem yang bermukim tak jauh dari aliran kali Ciasem ikut terendam. Beberapa daerah di Ciasem yang memang menjadi langganan banjir akhirnya ikut terendam pada Senin sore kemarin.

Tingginya debit air kali Ciasem juga sempat meluap dan merendam lahan pertanian warga di dua desa, yaitu Desa Muara dan Tanjungtiga, Kecamatan Blanakan. Meski air yang sempat meluap pada pagi hari ini masih dalam batas aman dan belum melewati tanggul pembatas, namun luapan air sudah merendam lahan pertanian.

Ketinggian air di kali Ciasem di sekitar Dusun Sukaasih, Desa Muara sendiri berangsur surut menjelang siang hingga sore hari ini. Namun lahan pertanian dan sawah-sawah warga nampak masih terendam. Jika hujan di daerah hulu masih terus turun, bukan tidak mungkin jika kali Ciasem ini akan kembali meluap dan membuat banjir.

Kondisi ini tentunya membuat warga di kedua desa harus tetap waspada. Karena jika hujan masih terus turun atau ada kiriman air dari daerah hulu, potensi banjir yang lebih besar bisa datang kapan saja.

Meluapnya sungai Ciasem juga membuat repot para nelayan setempat. Selain sebagiannya tidak melaut karena arus yang deras, sebagian warga Desa Muara dan Tanjungtiga nampak sibuk mengamankan perahu-perahu miliknya agar tak hanyut terbawa arus.


Dikirim oleh Baim De La Vega pada 28 Maret 2017

"Kami tidak melaut karena arusnya sangat deras. Perahu juga sudah kami ikat di pepohonan. Kalu tidak diikat, takut nanti hanyut terseret arus," ujar Suhenda, seorang nelayan desa Muara, saat di temui di tepian sungai Ciasem. BDLV/TM

Sehari Setelah Dikunjungi Jokowi, Padang Sidempuan Disapu Banjir Bandang, Satu Keluarga Tewas Terseret Arus

On March 28, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Peristiwa. Kabar duka datang dari Kota Padang Sidempuan, Sumatera Utara. Kota yang dikunjungi Presiden Joko Widodo pada Sabtu 25 Maret 2017 lalu, disapu banjir bandang setinggi 20 meter pada Ahad 26 Maret 2017. Empat orang sekeluarga tewas dan satu dinyatakan hilang. Semua upaya pencarian dilanjutkan Senin pagi untuk mencari korban yang hilang.
Banjir
Banjir di Padang Sidempuan
Peristiwa memilukan itu terjadi begitu cepat. Hujan lebat yang mengguyur 'Kota Salak' itu sejak Minggu petang hingga Senin dinihari menyebabkan Sungai atau Aek Batang Ayumi di Desa Sitamang Baru, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Sidempuan meluap hingga 20 meter.

"Puluhan rumah di 12 desa terseret derasnya air bandang," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Sidempuan Khairul Harahap, Senin 27 Maret 2017.

BPBD Kota Sidempuan mencatat empat orang tewas dan satu masih dicari. Empat orang yang tewas adalah sekeluarga. "Adapun korban yang hilang dan masih dalam pencarian adalah kepala keluarga dari keempat korban yang tewas tersebut."ujar Harahap.

Harahap melanjutkan, korban tewas merupakan warga Lingkungan III, Kelurahan Lubuk Raya, Kecamatan Hutaimbaru, Kota Padang Sidempuan. "Dari keterangan saksi yang diperoleh BPBD Sidempuan, kelima korban banjir bandang baru pulang dari ladang dan berteduh di gubuk karena hujan besar. Namun tak disangka bandang datang menghantam gubuk mereka." kata Harahap.

Identitas korban yang sudah diketahui yakni, Sahriana Situmorang (45), Sakinah Sarumpaet (10), dan Rafiah Sarumpaet (8). Satu korban masih dalam pendataan identitas. "Satu lainnya bernama Saikum belum berhasil ditemukan hingga pencarian pukul 03.00 WIB pagi ini," ujar Harahap.

Pagi ini, lanjut Harahap, tenda darurat didirikan di 12 desa yang terdampak bandang. Bantuan makanan sudah datang dari ibu kota. Adapun korban luka-luka hanya mendapat pengobatan ringan karena luka yang tidak begitu parah. "BPBD Sidempuan masih mendata jumlah rumah yang rusak dan kerugian warga," lanjutnya.

Adapun Kepala BPBD Provinsi Sumut Riadil Akhir Lubis, masih menunggu laporan korban jiwa. Karena sungai yang meluap itu melintasi dua daerah yakni Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kota Sidempuan, BPBD Sumut menurut Riadil akan mengumpulkan data dari dua BPBD Tapsel dan Sidimpuan.

"Karena tadi malam masih hujan dan dilakukan evakuasi di posko di bekas Kantor Bupati Tapanuli Selatan yang lama, jadi belum terdata semua. Informasi yang beredar di media sosial itu masih simpang siur. "Siang ini akan kami sampaikan perkembangam terbaru dan jumlah korban dan perkiraan kerugian materil," kata Lubis kepada Tempo. BDLV/TM


#Video detik-detik banjir melanda kota Padang Sidempuan. #Primetime
Dikirim oleh BeritaSatu TV pada 27 Maret 2017
Banjir Subang, Ratusan Rumah Warga dan Puluhan Hektar Sawah di Pabuaran Terendam Banjir

On March 27, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Muara Blanakan. Hujan yang terus mengguyur sebagian wilayah Subang, Jawa Barat, membuat salah satu daerah di Subang yakni Kecamatan Pabuaran terendam banjir. Akibatnya, ratusan rumah warga pun dikabarkan terendam.
Banjir merendam rumah warga di Pabuaran, Subang
Banjir dengan ketinggian rata-rata mencapai 60 cm ini merendam ratusan rumah warga di empat desa, yaitu Desa Pabuaran, Pringkasap, Salamjaya dan Karanghegar. Menurut informasi yang berhasil dihimpun, banjir di Desa Salamjaya adalah yang terparah.

Selain itu, kabar yang dirilis oleh Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (DPKPB) Kabupaten Subang juga menyebutkan, sedikitnya 321 rumah warga terendam dengan ketinggian bervariasi. Namun hingga Senin pagi, masih belum ada upaya evakuasi karena warga lebih memilih bertahan di rumahnya masing-masing.

Meski tak ada korban jiwa, namun banjir yang mulai merendam rumah-rumah warga sejak Minggu malam hingga Senin, 27 Maret 2017 pagi, telah melumpuhkan aktivitas warga. Hampir tak ada aktivitas berarti selain dari kesibukan warga membenahi rumah masing-masing untuk meminimalisir dampak banjir.

Selain itu, banjir juga menyebabkan ancaman serius bagi para petani di daerah tersebut. Menurut beberapa warga, banjir telah merusak puluhan hektar tanaman padi. Padahal, padi yang belum lama ditanam sebagian besarnya baru berumur sekitar 40 hari. Petani di empat desa korban banjir pun terancam gagal panen.

Hujan yang terus mengguyur juga dikabarkan membuat beberapa daerah di Subang kembali waspada banjir. Belakangan, wilayah Subang memang kerap dilanda banjir. Selain beberapa daerah di Pantura, daerah tengah hingga Subang Kota pun kerap mengalami genangan.

Bahkan saat ini, sebagian daerah Sukamandi pun mulai tergenang. Menurut beberapa warga di sekitar Pintu Air Cijengkol, menjelang maghrib tadi beberapa rumah warga mulai terendam akibat air yang meluap dari beberapa saluran air di kawasan tersebut. BDLV/TM


Banjir di belakang pabrik tahu cijengkol subang
Dikirim oleh Apana Shifa pada 27 Maret 2017
Ahmad Dhani: Agama Dipisahkan dari Negara? Artinya Kita Hukum Ahok Pake Cara Agama?

On March 27, 2017 with No comments

Ahmad Dhani/pict @AHMADDHANIPRAST.
Soeara Rakjat, Selebrita. Pernyataan Presiden Jokowi yang menyebutkan agama harus dipisahkan dari politik, mendapat beragam tanggapan dan komentar dari masyarakat Indonesia. Statemen Kepala Negara beberapa waktu lalu itu hingga kini masih menjadi perbincangan hangat masyarakat.

Beragam tanggapan pun muncul karena perbedaan pemahaman dan juga sudut pandang masing-masing dalam menyikapi pernyataan Presiden tersebut.

Selain itu, cukup banyak pula statemen dari para tokoh dan politisi Indonesia yang terlontar untuk menanggapinya. Salah satunya diungkap oleh musisi ternama yang kini juga terjun dalam dunia politik, Ahmad Dhani Prasetyo.

Melalui akun Twitternya, pentolan dan founder grup Dewa ini menegaskan, jika agama dipisah dari negara maka hukum keduanya juga dipisah. Dhani pun lantas mencari korelasi antara pemisahan agama dan negara ini dengan kasus penistaan agama yang melibatkan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

"Agama dipisahkan dari negara? Artinya kita hukum Ahok pake cara Agama? Lebih ringkes," tulisnya melalui akun @AHMADDHANIPRAST, beberapa jam yang lalu.

Apa yang ditulis Ahmad Dhani ini tentu saja menuai banyak tanggapan dari netizen. Meski sebagian mengamini, namun ada juga sebagian lain yang merasa tidak setuju.

Bahkan ada seorang netizen yang tetap berpendapat Ahok tidak bersalah karena tidak berniat menistakan Al Quran juga agama Islam. Beberapa netizen juga mengatakan, kasus ini harusnya selesai karena Ahok sudah meminta maaf secara terbuka.
Ahmad Dhani sendiri memang dikenal sebagai salah satu tokoh yang sangat intens mengawal kasus ini. Ia juga turut terlibat langsung dalam beberapa aksi umat Islam yang menghendaki agar kasus ini segera terselesaikan.

Sebelumnya, Dhani bahkan sempat ditahan dengan tuduhan menghina Presiden Indonesia saat dirinya berorasi dalam Aksi Bela Islam beberapa waktu lalu. Selain sebagai salah satu musisi tersukses Indonesia, nama Ahmad Dhani sebagai sosok politisi belakangan ini mulai mencuri perhatian. BDLV/TM
Sudah Dua Kali Pilih Bupati, Tapi Jalan di Subang Masih Seperti Ini, Masihkah Warga Percaya Dengan Janji Tak Pasti?

On March 26, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Muara. Jalan yang rusak, berlubang dan tergenang, adalah problem klasik yang hingga hari ini masih menjadi keluh kesah warga di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Masih banyaknya jalan khususnya di pedesaan yang dalam kondisi memprihatinkan, tentunya menimbulkan pertanyaan terkait kinerja Pemkab Subang.
Jalan desa muara blanakan subag tergenang saat hujan
Jalan di Desa Muara, Blanakan Subang tergenang
Meski sejak 2013 silam sudah ada program Gapura Intan, namun pembangunan infrastruktur terasa begitu lambat dan tersendat. Tentunya kondisi ini sangat kontras dengan wilayah tetangga Subang di bagian utara yang berbatasan dengan Kabupaten Karawang dan Indramayu.

Lambannya pembenaham dan pembangunan infrastruktur di mayoritas wilayah pedesaan Subang, tentunya sangat tidak sesuai dengan slogan Subang sebagai kota gotong-royong. Terlebih, Subang juga dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Bahkan saat ini, ada yang mewacanakan agar Subang bisa menjadi Ibukota Indonesia menggantikan Jakarta. Konon, Subang memiliki beragam potensi yang diantaranya adalah tersedianya sarana transportasi yang sangat memadai.

Sayangnya, kondisi Subang sebagai salah satu calon Ibukota negara ini tak bisa dinikmati oleh seluruh masyarakatnya. Meski Subang digembar-gemborkan semakin maju dan berkembang, namun jalanan yang ada di pedesaan dan pedalaman sebagiannya tetap saja rusak, berlubang dan tergenang.

Seperti yang terjadi di daerah utara Subang, tepatnya di Dusun Sindanglaut II, Desa Muara, Kecamatan Blanakan. Di dusun tersebut, ada beberapa bagian ruas jalan yang selalu tergenang saat turun hujan dan hanya bisa kering oleh teriknya matahari.

Jika hujan turun dalam waktu 2 atau 3 kemudian, praktis jalan tersebut akan terus tergenang hingga berminggu-minggi bahkan berbulan-bulan.

Tentunya jalan tergenang ini sangat dikeluhkan oleh masyarakat. Warga pun merasa sangat kesulitan karena aktivitasnya kerap terhambat oleh kondisi jalan yang rusak berat. Kondisi ini sudah berlangsung sejak bertahun-tahun lalu, namun entah mengapa pemerintah daerah sepertinya sangat kesulitan untuk memperbaiki jalan ini.

Jelang Pilkada Subang 2018, para bakal calon bupati hingga politisi seperti biasanya akan kembali menjual program dan janji-jani. Selain maraknya baliho dan poster yang kini bertebaran di jalanan hingga kebun kosong, masyarakat pun akan kembali dijejali dengan slogan dan beragam visi-misi.
Namun jika kondisi ini terus berlangsung, bukan tidak mungkin kalau warga tak lagi mempercayai janji-janji (tak pasti) para (bakal) calon bupati ini. Alih-alih merealisasikan program dan janji-janjinya, dua Bupati Subang yang pernah terpilih malah tersandung kasus korupsi. BDLV/TM
Dengan Beraninya, Emak-emak Ini Berhasil Gagalkan Aksi Jambret Hingga Tertangkap dan Dihajar Warga

On March 25, 2017 with 1 comment

Seorang emak gagalkan perampokan
Dua orang wanita berhasil gagalkan aksi jambret.
Soeara Rakjat, Selebrita. Untuk kesekian kalinya seorang wanita atau yang dalam bahasa kekinian disebut sebagai emak-emak berhasil menunjukan eksistensi dan keberaniannya. Bahkan kali ini, seorang ibu di Banjarmasin, Kalimantan Selatan berhasil menggagalkan aksi kriminal.

Aksi wanita tersebut terekam dalam kamera CCTV yang terpasang di salah satu tempat yang diperkirakan di sebuah Bank atau mungkin juga minimarket. Saat itu, suasana di pelataran parkir memang sedang sepi.

Awalnya, wanita ini datang membonceng motor bersama teman wanitanya. Hanya berselang beberapa saat, datanglah dua motor lain yang juga berboncengan dan salah satu dari pengendara motor yang datang menyusul ini adalah pelaku penjambretan.

Begitu tiba, ibu-ibu ini langsung melepas helm, sementara pengendara motor lain yang terhalang mobil warna hitam memberi kode kepada orang yang memboncengnya agar segera melakukan aksinya. 

Dengan gaya yang meyakinian, si pembonceng kemudian mendekati wanita yang lebih dulu datang. Karena tak merasa curiga terlebih pelaku juga membawa tas gendong atau ransel, wanita ini terlihat biasa saja saat didekati pelaku.

Sejurus kemudian, pelaku langsung merampas tas wanita tersebut. Sayangnya, wanita dan temannya ini langsung mengejar dan saat pelaku hendak menaiki motor untuk kabur, dua wanita ini langsung mendorong sang jambret hingga terjatuh dari motor.

Pelaku pun mencoba melarikan diri namun berhasil dikejar. Selain terus mengejar hingga ke jalan, wanita bertubuh sedikit gemuk dan mengenakan rok panjang ini bahkan berhasil merebut kembali tas miliknya.

Saat pelaku jambret hendak kabur ke arah lain karena aksinya gagal, datanglah beberapa orang warga yang ikut membantu dan berhasil menjatuhkan pelaku. Setelah itu, puluhan warga pun datang dan langsung meringkusnya.


Dikirim oleh Arie Mursandi pada 23 Maret 2017

Sementara teman penjambret yang mengendarai motor juga langsung dikejar warga saat mencoba kabur dengan berlari memasuki gang. Menurut pengunggahnya, aksi jambret atau perampasan tas ini terjadi di salah satu daerah di Banjarmasin.

"Jambret di Jl. Pangeran Antasari Banjarmasin depan Meubel Rapi Sari. Salut buat emak-emaknya," ujar pemilik akun Facebook Arie Mursandi yang terlihat pertamakali membagikan video ini. So, jangan pernah remehkan the Power of Emak-emak! BDLV/TM


jambreta Jl.Pangeran Antasari Banjarmasin Depan Meubel Rapi sari #salut buat emak emak nya
Dikirim oleh Arie Mursandi pada 23 Maret 2017
Siang Ini Haji Lulung Hadiri Deklarasi Warga Untuk Kemenangan Anies-Sandi di Pondok Kelapa

On March 25, 2017 with No comments

Haji lulung deklarasikan dukungan untuk anies sandi
Deklarasi warga Pondok Kelapa untuk kemenangan Anies-Sandi.
Soeara Rakjat, Pilkada DKI. Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DKI Jakarta H. Abraham Lunggana atau yang lebih populer dengan sebutan Haji Lulung, hari ini  Sabtu 25 Maret 2017 menghadiri sebuah undangan dari beberapa elemen masyarakat di bilangan Pondok Kelapa Jakarta Timur.

Kehadiran tokoh Betawi asal Tanah Abang ini masih terkait Pilkada DKI Putaran dua, yang mana saat ini beberapa elemen masyarakat di Pondok Kelapa Jakarta Timur sedang mendekkarasikan dukungan untuk kemenangan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Hal itu diungkap langsung oleh Haji Lulung melalui laman Facebooknya. Sembari membagikan beberapa foto, Haji Lulung kembali menegaskan dukungannya pada pasangan nomor urut 3, yang awalnya hanya didukung oleh Gerindra dan PKS ini.

"Siang ini menghadiri undangan deklarasi elemen masyarakat Pondok Kelapa Jakarta Timur untuk pemenangan Anies-Sandi."

Dengan bergabungnya beberapa partai belakangan ini, Haji Lulung juga merasa sangat optimis Anies-Sandi bisa meraih kemenangan dalam Pilkada putaran dua yang akan digelar April nanti.

Haji Lulung memang dikenal sebagai salah satu tokoh yang sangat tegas mendukung Anies-Sandi dan berani mengambil resiko. Bahkan saat dirinya dikabarkan dipecat oleh PPP versi Djan Farid, Haji Lulung tetap maju tak gentar untuk terus mendukung.

Selain itu, Haji Lulung memang dikenal sebagai salah satu tokoh dan Anggota DPRD DKI yang kerap bersebrangan dengan Ahok. Ia bahkan berani bertaruh iris telinga saat Ahok digembar-gemborkan dan sesumbar akan maju ke Pilkada melalui jalur independen. BDLV/TM

Siang ini menghadiri undangan deklarasi elemen masyarakat pondok kelapa Jakarta timur untuk pemenangan Anies - Sandi
Dikirim oleh Haji Lulung pada 24 Maret 2017
Tak Hanya Pria, di India Wanita Juga Ikut Naik ke Gerbong Kereta, Sebagian Lagi Hanya Kenakan Sarung

On March 25, 2017 with No comments

Saat warga India naik di atas gerbong kereta/FB Sophalleth
Soeara Rakjat, Selebrita. Anda sering melihat sekelompok pemuda, pelajar atau supporter bola naik dan duduk di atas gerbong kereta? Tentunya itu adalah sebuah pemandangan yang kerap kita jumpai di beberapa kota besar di Indonesia.

Meski terbilang membahayakan keselamatan jiwa, namun menumpang kereta api dengan duduk di atas gerbong tetap menuadi pilihan bagi sebagian orang terutama para pelajar dan supporter klub sepakbola.

Selain mungkin berharap bisa naik dengan gratis, bagi kaum muda khususnya naik di atas gerbong kereta bisa memberi nuansa dan sensasi tersendiri. Dengan menumpang di atas gerbong kereta, mereka merasa telah membuktikan diri memiliki nyali dan keberanian yang luar biasa.

Bagi sebagian kalangan, naik dan duduk di atas gerbong kereta yang mayoritas dilakukan oleh para remaja dan kaum muda adalah hal yang lumrah dan biasa. Kaum muda yang sedang mencari jati-diri memang dikenal memiliki kemauan keras dan keinginan untuk memcoba sesuatu yang baru dan berbeda dari yang lainnya.

Namun bagaimana jika naik kereta dengan duduk di atas gerbong atau bergelantungan di sisi badan kereta ini juga dilakukan orang tua dan bahkan kaum wanita? Tentunya ini menjadi sesuatu yang langka dan boleh dibilang sangat luar biasa.

Di negara India, naik kereta di atas gerbong atau bergelantungan di badan kereta adalah peristiwa biasa yang sudah menjadi aktivitas keseharian warganya. Tak hanya remaja nekat seperti di Indonesia, di negeri Bollywood ini para orang tua dan pria dewasa hingga kaum wanita juga sering melakukannya.

Di negara India yang merupakan salah satu negara berpenduduk terbesar di dunia, kebutuhan sarana transportasi yang mendukung mobilitas warganya memang menjadi sebuah kebutuhan mendasar. Sepertinya memang tak ada larangan atau razia bagi mereka yang naik dan duduk di atas gerbong ataupun bergelantungan di badan kereta.

Bahkan saat sebuah kereta api memasuki stasiun dan warga berlarian kemudian naik ke atas gerbong kereta, tak ada himbauan ataupun upaya dari pihak keamanan yang melarang warga yang sedang menaiki gerbong kereta. Selain itu, warga bahkan terlihat saling bantu untuk bisa menaiki gerbong kereta.


Dalam salah satu video, terlihat kerumunan warga yang sedang berebut dan antre untuk naik ke atas gerbong kereta. Nampak pula kaum wanita yang ikut berdiri di sisi kereta. Bahkan ada beberapa warga yang nekat bergelantungan di atas kereta dengan hanya mengenakan kain sarung saja. BDLV/TM
Saat Jokowi Lemparkan Bungkusan dan Rakyat Histeris Berebutan, Netizen Malah Rasakan Kekecewaan

On March 25, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Nasional. Pasca insiden mogoknya mobil Kepresidenan saat Jokowi blusukan ke salah satu daerah di Kalimantan, netizen kini dihebohkan oleh sebuah video yang tiba-tiba saja beredar dan menjadi viral di jejaring sosial.

Dalam video tersebut, Presiden Joko Widodo (Jokowi) terlihat beberapa kali melemparkan bungkusan dari atas mobil yang sedang melaju. Saat itu, memang cukup banyak warga yang sedang berkerumun karena ingin melihat langsung kehadiran Jokowi.

Saat Presiden melemparkan bungkusan, warga yang berjejer pun langsung histeris dan berebut bungkusan tersebut. Selain berteriak-teriak cukup histeris, beberapa dari mereka bahkan terlihat merangsek maju untuk mendekati mobil yang ditumpangi Jokowi.

Tentu saja kejadian ini membuat kewalahan Paspampres dan aparat yang berjaga. Mereka pun langsung membuat barisan untuk menghalangi warga agar tidak terlalu dekat dengan mobil yang sedang membawa Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tersebut.

Sayangnya, meski aksi bagi-bagi bungkusan ini disambut sangat antusias oleh warga yang saat itu berada di lokasi, namun peristiwa ini memunculkan beragam tanggapan khususnya dari para netizen. Tak sedikit dari mereka yang mengaku merasa kecewa dengan aksi bagi-bagi bungkusan dengan cara dilemparkan.

Bukan bagi-bagi bungkusannya yang membuat sebagian netizen mengaku kecewa. Namun cara Presiden Jokowi yang melemparkan bungkusan tersebut yang menjadi sorotan. Sebagian netizen bahkan menyebutkan, cara ini kurang pantas untuk dilakukan.


Sebagai warga negara dan rakyat Indonesia melihat perlakuan Jokowi sungguh kecewa .. Yang katanya presiden merakyat itu jargonnya tapi apa yang terlihat sungguh TIDAK BERETIKA DAN BERADAB .. Mereka yang mengaji dan membiayai hidupnya kok diperlakukan TIDAK LAYAK .. Kok BEDA MEMPERLAKUKAN KAMBING DIISTANA DENGAN RAKYATNYA yang MISKIN.
Dikirim oleh Angel Setiawati pada 24 Maret 2017

Video yang diunggah oleh seorang netizen inipun sontak menjadi bahan perdebatan. Meski sebagian menyebut hal itu dilakukan oleh Presiden Jokowi karena kedekatannya dengan rakyat, namun cukup banyak pula yang mengatakan cara tersebut kurang pantas.
Meski tidak disebutkan kapan dan di mana berlangsungnya peristiwa yang terekam dalam video tersebut, namun beberapa netizen mengatakan video ini diambil saat Presiden Jokowi berkunjung ke Batam. BDLV/TM
Bulat Dukung Anies-Sandi, Jakarta Butuh Pemimpin yang Membangun Tanpa Menyakiti yang Lemah

On March 25, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Politik. Partai Amanat Nasional (PAN) akhirnya bulat mendukung pasangan Anies-Sandi dalam Pilkada DKI putaran 2 nanti. Setelah sebelumya kepengurusan PAN di lima wilayah DKI resmi melakukan deklarasi, kini keputusan PAN mendukung Anies-Sandi makin bulat setelah DPP PAN juga secara resmi mendeklarasikan diri.

Keputusan PAN dan seluruh konsituennya di DKI mendukung Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno ditegaskan langsung oleh Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan. Menurut Bang Zul sapaan akrabnya, keputusan mendukung Anies-Sandi sudah bulat dan telah melalui berbagai pertimbangan.

Menurutnya, Jakarta butuh pemimpin yang merekatkan bukan meretakan. Selain itu, rakyat Jakarta juga menginginkan pemimpin yang mampu membangun kota tanpa harus menyakiti (menggusur) rakyat yang lemah.

Selama ini, Bang Zul menilai pembangunan di Jakarta hanya diperuntukan bagi kepentingan kelompok dan segelintir orang saja tanpa melihat kepentingan masyarakat lain yang lebih luas.

Selain menjadi keinginan seluruh pengurus, kader dan konsituen di DKI, desakan agar PAN mendukung Anies-Sandi juga datang dari berbagai elemen masyarakat dan juga organisasi termasuk ormas Islam yang bahkan tak memiliki hubungan dengan Pilkada di DKI.

Zulkifli menegaskan, sebelum PAN resmi deklarasi seluruh pengurus di 5 wilayah dan Provinsi DKI sudah lebih dulu menyatakan diri mendukung. Keputusan tersebut makin menguat setelah banyaknya masukan dari kalangan eksternal partai, yang menginginkan PAN turut mendukung Anies-Sandi.

"Jakarta butuh pemimpin yang merekatkan, bukan yang meretakkan. Pemimpin yang membangun tanpa menyakiti yang lemah. PAN menerima banyak masukan dari saudara saudara kita Nelayan, Pengusaha UKM dan rakyat kecil. PAN juga mendengarkan saran dari sahabat-sahabat di NU, Muhammadiyah, Dewan Dakwah, Al-Wasliyah dan yang lain sebelum menentukan pilihan," ujar Bang Zul.


Partai Amanat Nasional - PAN mendengar semua masukan dari sahabat sahabat di NU, Muhammadiyah, Dewan Dakwah, Al Wasliyah dan Organisasi lain yang bulat meminta kami menetapkan pilihan pada Anies - Sandi Bismillah, Semoga Anies Sandi membawa perubahan untuk Jakarta. Salam (Zulkifli Hasan, Ketua Umum PAN) ~~~~~~~~~~ Sumber : iNewsTV
Dikirim oleh Zulkifli Hasan pada 22 Maret 2017

Karenanya, Bang Zul berharap agar kepemimpinan Anies-Sandi ini bisa membawa Ibukota lebih manusiawi dan mampu mengakomodir kepentingan seluruh warganya, khususnya rakyat kecil.

Hal senada diungkap Cagub DKI Anies Baswedan, yang mengatakan pesan yang disampaikan Ketua Umum PAN sangatlah dalam. "Jakarta butuh pemimpin berwawasan kebangsaan yang mampu merekatkan bukan meretakan."

"Bismillah, PAN solid mendukung ANIES SANDI untuk Jakarta yang lebih manusiawi, Jakarta kota untuk semua bukan untuk segelintir golongan saja!," tegas Bang Zul saat berdeklarasi. BDLV/TM
Hidup Sebatang Kara dan Makan Rumput Sering Dilakukan Nenek Rokayah, Kemana Saja Pemerintah?

On March 24, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Peristiwa. Seorang wanita tua sebatang kara kembali menyita perhatian para netizen di ranah maya. Nenek Rokayah yang kini berusia sekitar 75 tahun ini hidup seorang diri di rumahnya yang lebih menyerupai sebuah gubuk yang sempit dan pengap.
Nenek Rokayah hidup sendiri di rumahnya/Indosiar
Nenek Rokayah yang tinggal di Dusun Krajan, Desa Gambirono, Kecamatan Bangsalsari, Kabupaten Jember, Jawa Timur ini hanya hidup dari belas kasihan tetangganya. Namun begitu, ia tak pernah meminta-minta dan hanya mau menerima saat ada warga lain yang memberinya bahan makanan atau uang seikhlasnya.

Setiap harinya, nenek Rokayah hanya bekerja memilah kayu dan bambu sebagai kayu bakar untuk keperluannya sendiri. Kehidupan seperti ini sudah dijalani nenek Rokayah sejak bertahun-tahun silam, sejak almarhum suaminya meninggal.

Bahkan saat tak ada makanan, nenek Rokayah juga sering mengkonsumsi rumput yang ia ambil sendiri dari pekarangan rumah atau kebun. Selain memakan langsung, nenek Rokayah juga sering menumbuk atau merajang rumput-rumput tersebut agar halus dan mudah dikonsumsi.

Ironisnya, tak ada perhatian dari pemerintah desa setempat. Hal tersebut diungkap langsung oleh sang nenek saat diwawancarai oleh salah satu stasiun TV, yang kemudian menyiarkan hasil investigasinya terkait dengan kehidupan nenek Rokayah ini.

Tentu saja peristiwa ini begitu menohok perasaan para netizen dan seluruh masyarakat yang turut menyaksikan tayangan dari salah satu stasiun TV swasta nasional tersebut.

Meski video ini sudah dirilis sejak awal Maret silam, namun hingga saat ini kisah nenek Rokayah masih tetap mencuri perhatian. Kehidupan nenek Rokayah juga seolah menjadi bukti nyata akan minimnya perhatian pemerintah pada warganya yang kurang mampu dan hidup di bawah garis kemiskinan.

Nenek Rokayah juga hanya contoh kecil dan sangat mungkin masih cukup banyak kasus serupa yang terjadi di seluruh kepulauan Indonesia. Padahal, bumi dan kekayaan alam dikuasai oleh negara untuk kemakmuran seluruh rakyatnya. BDLV/TM


Dikirim oleh Mona Momon pada 2 Maret 2017
Modifikasi Traktor Sederhana Menjadi Mesin Tanam Padi yang Patut Ditiru oleh Petani di Indonesia

On March 24, 2017 with No comments

Mesin traktor dimodifikasi untuk menanam padi
Modifikasi mesin tanam padi di India/Facebook Sophalleth.
Soeara Rakjat, Pertanian. Sebagai negara agraris, Indonesia dikenal sebagai salah satu negara yang menghasilkan produk pertanian seperti padi, sayur-mayur hingga palawija. Namun karena jumlah penduduknya yang terbilang salah satu yang terbesar di dunia, Indonesia juga masih kerap mengimpor pangan dari negara lain.

Selain itu, saat ini cukup banyak lahan produktif yang berubah dan beralih fungsi menjadi kawasan Industri maupun pemukiman. Status Indonesia sebagai negara agraria pun perlahan namun pasti kini semakin memudar.

Lebih dari itu, minat kaum muda untuk bergelut dengan lumpur di lahan pesawahan juga semakin kecil. Kaum muda Indoensia merasa menjadi petani (buruh) adalah sebuah pekerjaan yang tidak menguntungkan karena tidak memberikan penghasilan yang memadai.

Padahal, kebutuhan akan pangan adalah sesuatu yang sangat vital. Di negara-negara paling maju sekalipun, kebutuhan pangan sering menjadi masalah krusial. Cukup banyak negara-negara di dunia yang meski terbilang maju namun akhirnya didera kesulitan saat tak lagi mampu menyediakan bahan pangan pokok bagi warganya.

Menyikapi persoalan tersebut, di beberapa negara cukup banyak para petani dan insinyur yang kemudian merancang atau memodifikasi alat pertanian sederhana agar multi fungsi dan mampu menghemat waktu sekaligus tenaga.

Dengan traktor sederhana yang sudah dimodifikasi sedemikian rupa, hanya dibutuhkan beberapa tenaga manusia untuk menggarap atau menanam padi di lahan pesawahan yang luasnya hingga berhektar-hektar.
Dengan alat bantu tersebut, tentunya para petani pemilik lahan bisa menghemat waktu sekaligus tenaga dan juga bisa tetap bertani di saat sudah semakin jarang orang yang mau bekerja sebagi buruh tani.

Hanya bermodal sebuah mesin traktor biasa, seorang mekanik di India bahkan telah mampu menciptakan sebuah alat tanam padi yang sangat efisien karena hanya dikerjakan oleh beberapa orang saja. Mesin ini juga tentunya mampu menghemat waktu dan biaya tanam.

Sebuah inovasi yang tentunya sangat layak untuk ditiru oleh para petani dan ahli mekanik di Indonesia. Dengan begitu, bertani pun akan semakin mudah dan menyenangkan. BDLV/TM

Tianmen Skywalk Glass Bridge, Tempat Wisata di China Paling Ekstrem di Dunia, Berani Coba?

On March 24, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Adventure. Anda penggemar wisata ekstrem? Tak ada salahnya jika mencoba untuk mengunjungi Zhangjiajie, sebuah kota di Provinsi Hunan, Cina. Di kota ini, wisatawan bisa menemukan beragam wisata yang terbilang ekstrem di pegunungan Avatar China, yaitu gunung Tianmen.

Tianmen skywalk wisata ekstrem di china
Selain disebut-sebut sebagai gerbangnya surga karena keberadaan goa alam yang membentang di gunung tersebut, keberadaan beberapa tempat wisata yang diantaranya baru beberapa tahun dibuka juga tentu menjadi salah satu daya tariknya.

Adalah Tianmen Glass Bridge atau Tianmen Skywalk yang disebut-sebut sebagai salah satu tempat wisata paling ekstrem di seantero jagat raya. Kawasan ini begitu dikenal tak hanya oleh masyarakat China dan Asia, hampir seluruh wisatawan dari belahan dunia berlomba-lomba untuk mengunjunginya.

Namun demikian, untuk mencapai tempat tersebut wisatawan harus menaiki sebanyak 999 anak tangga. Rasa lelahpun akan langsung sirna saat sudah berada di atas kemudian menaiki Tianmen Glass Bridge atau jembatan kaca dengan ketinggian 1.400 meter mdpl di Gunung Tianmen.

Saat wisatawan berada di atas jembatan kaca yang menempel di dinding atau tebing batu, tentunya ini menjadi salah satu adegan yang paling memacu adrenalin. Tak sedikit dari mereka yang kemudian merangkak atau berpegangan karena merasa seperti melayang. Dari atas jembatan kaca, memang terlihat jelas bebatuan, sungai dan dasar jurang di bawahnya.

Selain itu, ada juga sebuah jembatan kaca atau Tianmen Skywalk yang melintang dan menghubungkan dua tebing batu dengan ketinggian 300 meter dari dasar jurang. Jembatan kaca ini konon disebut yang paling ekstrem di dunia karena dari atas jembatan wisatawan bisa melihat dengan jelas apa yang ada di bawahnya.

Jembatan ini dibuka untuk umum pada 2016 lalu. Untuk membuktikan daya tahannya, jembatan ini sudah melalui serangkaian uji coba diantaranya dengan memukul kaca dengan martil besar, hingga sebuah mobil yang melintas dengan kecepatan tinggi di atasnya. Berani coba? BDLV/TM


čŋ™äē›æ¸¸åŽĸč§Ŗ锁äē†čŋ™äšˆå¤šå§ŋåŠŋ,äŊŠæœ! Glass bridge opened on a trial in Zhangjiajie, Hunan province.
Dikirim oleh Best China Scenery - 中å›ŊįžŽæ™¯ pada 24 Agustus 2016
Jangan Dulu Ngaku-ngaku Crosser Sejati Sebelum Mampu Melakukan Adegan Menantang Maut Ini

On March 24, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Adventure. Motor Trail, adalah salah satu jenis motor yang terbilang ekstrem yang rancang bangunnya sedikit berbeda dengan kendaraan roda dua pada umumnya. Ketimbang digunakan sebagai alat transpotasi, motor jenis ini lebih familiar digunakan untuk adventure atau menaklukan tempat-tempat dan trek yang penuh tantangan.

Aksimotor cros ekstrem
Selain itu, bentuk dan suspensi motor ini memang sangat berbeda dengan motor biasa yang dirancang untuk melaju di jalan mulus. Tak hanya bentuknya, bahkan motor trail memiliki ban yang berbeda dengan pola atau kembang yang sangat kasar dan didesain untuk menerabas tanah lumpur, bebatuan, hingga sungai yang dangkal.

Namun demikian, beberapa crosser dunia juga tak hanya menggunakan trail untuk adventure biasa. Cukup banyak diantaranya yang melakukan aksi-aksi ekstrem dengan motor ini seperti melompati jejeran mobil, menerobos kobaran api, main sepak bola, hingga berjalan di atas tali baja.

Bahkan saat ini, ada seorang crosser atau lebih tepatnya bikers yang terbilang berbeda dengan yang lainnya karena melakukan aksi yang sepertinya belum pernah dilakukan oleh orang lain. Bikers ini nampak begitu piawai melalui berbagai rintangan yang sebenarnya hampir mustahil untuk dilalui kendaraan bermotor.

Dalam tayangan sebuah video, crosser ini mampu menjalankan motornya dengan melompati deretan balok kayu. Selain balok kayu, deretan batu-batu besar yang runcing juga mampu dilalui.

Dengan motor yang lebih mirip sepeda gunung dan dimodifikasi sedemikian rupa, bikers ini mau melompat dari satu batu ke batu yang lainnya.

Dalam kesempatan lain, bikers ini bahkan mampu menaiki sebuah batu besar yang berdiri tegak atau vertikal dengan motornya. Bahkan dalam adegan lain, pemotor ini lantas melompat naik ke sebuah pohon bercabang dan berdiri tegak untuk beberapa saat lamanya di sana.

Tentunya adegan ini mengundang decak kagum dari siapa saja utamanya para netizen di ranah maya. Dengan melakukan latihan rutin yang konsisten, ternyata sebuah motor mampu melalui jalan atau tempat yang sangat mustahil dilalui oleh kendaraan. BDLV/TM


Dikirim oleh ឃុត ណាវ Khut NAV pada 15 Maret 2017
Aksi Bela Islam, Lagu Ini Tampar Keras Para Pelaku dan Pendukung Penistaan Al Qur'an

On March 23, 2017 with No comments

Lagu aksi bela islam 212

Soeara Rakjat, Risalah Islam. Kasus penistaan Al Qur'an khususnya Surat Al-Maaidah 51, hingga saat ini masih menjadi salah satu isue terhangat bagi masyarakat Indonesia. Peristiwa ini juga turut memanaskan tensi politik jelang Pilkada terutama di Ibukota.

Kasus penistaan juga memicu gelombang protes yang meluas dan melibatkan hampir seluruh elemen masyarakat. Tak hanya itu, gelombang protes terhadap pernyataan Ahok yang diyakini menistakan Al Qur'an juga menjadi aksi demonstrasi yang melibatkan jumlah massa terbesar sepanjang sejarah Indonesia.

Betapa tidak, ratusan ribu orang yang datang dari berbagai daerah bersatu-padu menyikapi persoalan ini. Selain berkumpul di Ibukota, sebagian dari mereka juga menggelar aksi serupa di kota dan daerahnya masing-masing.

Bahkan karena aksi ini, ada seribuan orang yang berjalan kaki dari Ciamis ke Bandung dan beberapa diantaranya hingga ke Ibukota. Mereka-lah yang kemudian dikenal dengan sebutan Kafilah 212 Ciamis. Tak hanya di Indonesia, aksi para kafilah ini bahkan mencuri perhatian masyarakat dunia.

Sepekan terakhir, lima orang pemuda melakukan aksi serupa untuk menanggapi kasus penistaan agama yang meski sudah disidangkan namun hingga hari ini sepertinya tak berkesudahan. Mereka begitu lantang menyuarakan dan membela Al Qur'an yang merupakan sumber keyakinan umat Islam.

Dalam sebuah tayangan video, kelima orang ini menyanyikan lagu berirama dangdut tradisional bernafaskan Islam dengan judul yang sama yaitu 'Aksi Bela Islam'. Selain menyatakan Al Qur'an adalah sumber keyakinan, melalui lagunya mereka juga memberi pesan, Islam bukanlah agama yang rasis dan intoleran.

Namun demikian, mereka juga menegaskan kepada siapapun agar tidak mencampuri urusan peribadatan umat Islam, terlebih menafsirkan kitab suci Al Qur'an secara sembarangan. Mereka juga mengajak bertoleransi tanpa menista kitab suci, dan menjaga keutuhan NKRI tanpa saling menyakiti.

Layaknya Boy-Band kenamaan mancanegara, kelima vocalist yang tergabung dalam Laskar Cinta Al Abror ini begitu fasih saat menyanyikan lagu Aksi Bela Islam karya Si Hati Salju. Selain syair dan irama lagu, intonasi dan ekspresi mereka saat menyanyikan lagu ini begitu membumi. BDLV/TM


Lagu buat si penista. Enak di denger dan masuk akal.
Dikirim oleh Yayan Putri pada 19 Maret 2017
Sedan Mewah Toyota Camry Terbakar Hebat di Jembatan Suramadu Jawa Timur

On March 22, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Peristiwa. Sebuah kendaraan jenis sedan, terbakar hebat di jembatan Surabaya-Madura (Suramadu) pada Selasa 21 Maret 2017 sore hari. Insiden terbakarnya Toyota Camry dengan nomor polisi B 74 SHT brwarna hitam ini sempat memacetkan arus lalu lintas di jembatan pengubung kota Surabaya dan pulau Madura tersebut.
Mobil terbakar di suramadu
Sedan Toyota Camry terbakar di Suramadu
Dari informasi yang beredar, Camry hitam ini melaju dari arah Surabaya menuju Bangkalan, Madura. Mobil ini dikemudikan oleh Luktomi atau Tomi, seorang warga Sampang. Kebakaran hebat ini sendiri diduga karena korsleting listrik di mobil ini.

Saat melaju di jalur kiri, tiba-tiba mobil mengeluarkan percikan api persis saat mobil ini melintas di bagian tengah jembatan. Bagian depan atau kap mesin mobil pun langsung hangus terbakar dengan hebat.

"Kejadiannya sangat cepat. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting (hubungan arus pendek)," ujar Kanit PJR Jatim VIII, AKP Didik Wahyudi saat dimintai keterangannya oleh wartawan, Selasa 21 Maret 2017, malam.
Tak ada korban jiwa dalam insiden ini. Empat orang wanita dan seorang pria yang menjadi pengemudi semuanya selamat. Aparat Kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran pun tampak begitu sigap dengan menerjunkan sedikitnya 3 mobil PMK dari unit Rangkah ke lokasi kejadian.

Peristiwa ini juga cukup mengejutkan para pengendara yang sedang melintas. Saat arus kendaraan dari satu arah dihentikan untuk sementara, tak sedikit dari mereka yang lantas turun dan mengabadikan peristiwa ini melalui gadgetnya dan membagi-bagikannya ke jejaring sosial. BDLV/TM


Suramadu Membara
Dikirim oleh Habib Poezank Nyareh Binih pada 21 Maret 2017
Diperlakukan Tak Manusiawi di Luar Negeri, Ini Suara Hati Para TKW Untuk Presiden Jokowi

On March 22, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Peristiwa. Masalah Tenaga Kerja Wanita Indonesia, saat ini masih menyimpan beragam persoalan yang cukup rumit dan pelik. Karenanya, butuh penanganan dan langkah-langkah strategis dari pemerintah untuk menuntaskan masalah tersebut.
Tkw indonesia di luar negeri
TKW di Luar Negeri curhat ke Presiden Jokowi
Persoalan utama para TKW khususnya yang bekerja di sektor non-formal adalah hubungan antara para pekerja ini dengan majikannya. Karena satu dan lain hal, tak jarang para TKW ini mengalami nasib kurang beruntung mulai dari tidak digaji, penyiksaan hingga tindak asusila.

Bahkan di beberapa negara, cukup banyak TKW yang merasa tidak betah bekerja dan lantas mencoba kabur dari majiannya. Mereka pun terkatung-katung di negara orang dengan status overstay. Meski beberapa tahun yang lalu pemerintah sempat memulangkan ribuan TKW, namun hingga saat ini masih cukup banyak dari mereka yang tertahan di luar negeri.

Seperti halnya menjalani karier atau bekerja di dalam negeri, ternyata bekerja di luar negeri pun tidak semuanya bisa menjadi sukses dan berjalan mulus.

Meski tidak bisa dipungkiri sangat banyak warga Indoensia yang telah sukses bekerja di luar negeri seperti di negara-negara Timur Tengah, Hongkong, Taiwan, Malaysia, hingga Korea dan Jepang, namun ternyata sebagian dari mereka malah mendapat perlakuan sebaliknya.

Jika sebagian besar TKW ini mendapat gaji yang layak hingga mampu membangun rumah, membeli lahan dan menabung untuk modal usaha di kampung halamannya, namun sebagian dari mereka malah bernasib sebaliknya dan mendapat perlakuan yang tidak mengenakan.

Bahkan selain mendapat perlakuan yang tidak semestinya dari majikan, cukup banyak pula kita dengar kasus TKW tidak mendapat gaji hingga bertahun-tahun karena ditahan dan baru diberikan ketika mereka akan pulang ke Indoensia.

Tak hanya soal pekerjaan dengan majikan, para TKW juga kerap mendapat perlakuan yang tidak semestinya dari pihak agensi baik di dalam dan di luar negeri. Bahkan beberapa waktu lalu, terungkap sebuah PJTKI ilegal yang memperlakukan para TKW dengan semena-mena di sebuah penampungan di Ibukota.

Meski demikian, memulangkan para TKI/TKW juga bisa menimbulkan masalah baru karena para BMI adalah salah satu sumber devisa bagi negara dan keluarga mereka. Terlebih, lapangan kerja di Indonesia untuk suami-suami mereka juga makin sempit akibat masuknya tenaga kerja asing khususnya asal China.

Saat ini, beberapa TKW berusaha mengadukan nasibnya kepada pemerintah khususnya Presiden Jokowi. Karena mereka merasa diperlakukan tak manusiawi di luar negeri, mereka pun berharap Presiden Jokowi segera memulangkan mereka untuk kembali ke tanah air.

Dalam tayangan sebuah video, beberapa TKW ini bahkan sempat menangis saat mengadukan nasibnya kepada Presiden Jokowi. Video yang diunggah oleh aktivis buruh migran sejak awal Februari ini masih menjadi viral di jejaring sosial. BDLV/TM


TKW Ini Mau Diperkosa Majikan Minta tolong Presiden Jokowi
Dikirim oleh CELOTEH TKI pada 1 Februari 2017