ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Google+ Badge

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Berada di Australia, Jokowi Pamerkan Foto Selfie Dengan Perdana Menteri

On February 26, 2017 with No comments

Presiden Jokowi saat berada di New South Wales/foto @Jokowi.
Soeara Rakjat, Selebrita. Sejak kemarin, Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan sedang berada di Australia. Jokowi berada di negeri Kanguru untuk bertemu dengan para pemimpin di negara tersebut guna mempererat beragam kerjasama yang selama ini telah terbina.

Selain bertatap muka dengan para tokoh dan pejabat di Australia, seperti biasanya Jokowi akan meluangkan waktu santainya untuk hal-hal yang ringan salah satunya foto selfie. Kali ini, Jokowi sendiri yang diajak selfie oleh Perdana Menteri Australia.

Selain di akun Facebook, Jokowi juga mengupload momen selfie dirinya dengan Turnball di akun Twitter. Baik PM Australia yang didampingi istrinya, nampak pula Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang turut mendampingi Jokowi.

Melalui akun @Jokowi, ia pun menulis, "PM Malcolm Turnbull dan Ibu Lucy Turnbull menerima kami dengan kehangatan dan persahabatan."
Presiden Jokowi memang dikenal sangat menggemari foto selfie. Berbeda dengan presiden Indonesia sebelumnya yaitu SBY, Jokowi adalah Presiden RI yang terlihat paling sering melakukan foto selfie. BDLV/TM
Bagimana Jika Raja Salman Juga Ternyata Sedang Mencarikan Calon Untuk Para Pangerannya?

On February 26, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Selebrita. Kunjungan keluarga besar Kerajaan Arab Saudi ke Indonesia, hingga saat ini masih menjadi pemberitaan terhangat media dan menjadi bahasan para netizen di seluruh sosial media. Kunjungan Raja Arab kali ini boleh jadi adalah kunjungan kenegaraan yang paling besar dan megah yang pernah terjadi di Indonesia.

Betapa tidak, selain membawa pesawat pribadi dan akan disediakan parkir VIP, Raja Arab juga membawa dua tangga eskalator untuk turun dari pesawat. Selain itu, ada beberapa mobil Mercy high class yang dibawa serta dan nantinya akan digunakan Raja selama berada di Indonesia.

Ada sekitar 1.500 orang yang akan turut serta yang diantaranya adalah 10 orang Menteri dan 25 Pangeran Kerajaan. Hingga saat ini, berbagai persiapan masih terus dilakukan guna penyambutan Raja Arab tersebut.

Bagi sebagian netizen khususnya yang berjenis kelamin wanita, kunjungan Raja Salman beserta para pangeran ini cukup menyita perhatian. Tak sedikit dari mereka yang lantas berandai-andai bahwa selain berkunjung sebagian dari para pangeran Arab ini juga sekaligus akan mencari calon atau jodoh di Indonesia.

Puluhan pengguna akun Facebook bahkan membagikan beberapa foto disertai tulisan yang menyebutkan, bagaimana jika Raja Salman juga akan mencarikan calon untuk para pangerannya?

Pertanyaan tersebut salah satunya diposting oleh Mantan Petenis Nasional Irawati Moerid. Petenis yang pernah meraih 3 medali emas dalam Sea Games 1991 dan 1997 ini mengatakan, "Bagaimama kalau beneran? Jagoan olahraga (menjadi) prioritas!."
Beberapa netizen langsung menanggapi dengan sangat antusias. Sambil bercanda tawa, beberapa netizen mengaku tidak keberatan jika ada diantara pangeran ganteng nan super tajir ini yang berkenan mempersunting mereka.

Selain di Facebook, kegagahan pangeran Arab juga menjadi perbincangan para pengguna Twitter. Beberapa dari mereka bahkan membandingkan kegantengan pangeran Arab dengan para Pangeran Dinasti Gorheyo di abad 10, dalam drama Korea Scarlet Heart.
Jika tak ada aral melintang, Raja Salman beserta rombongan dijadwalkan akan mengunjungi Indonesia pada awal Maret pekan depan. Selain menjadi tamu kenegaraan, keluarga besar Kerajaan Arab ini juga akan berlibur ke Pulau Bali.

Naah, untuk para Ladies yang lagi kesengsem berat atau baper abis sama para pangeran Arab, sebaiknya segera melakukan berbagai persiapan dari sekarang!. BDLV/TM
Kubu Rano Karno Mengancam Akan Bubarkan Paksa Pleno Rekapitulasi KPUD

On February 25, 2017 with No comments

Kubu rano karno tak terima hasil pilkada

Soeara Rakjat, Pilkada. Tim pemenangan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Banten nomor urut dua, Rano-Embay mendesak Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Tangerang menghentikan Rapat Pleno Rekapitulasi Penghitungan Suara di KPUD Kota Tangerang. Mereka bahkan ramai-ramai menggruduk kantor Panwaslu dan KPUD Kota Tangerang, Kamis (23/2).

"Sudah ada laporan pelanggaran yang jelas, kami ingin Panwaslu menghentikan pleno rekapitulasi di KPUD Kota Tangerang sekarang juga" kata perwakilan tim Rano-Embay, Ananta pada musyawarah di Kantor Panwaslu Kota Tangerang.

Menurut Ananta, Panwaslu harus bersikap adil dan tidak bersembunyi dalam normatif dengan sengaja mengulur waktu proses penyelesaian pelanggaran.

"Total ada 18 laporan yang diberikan, harus hari ini juga diselesaikan. Di musyawarah tadi, ketua Panwaslu berjanji akan mengumumkan pada jam 15.00 WIB. Jika tidak dipenuhi, kami akan menghentikan pleno secara paksa bersama massa yang ada," paparnya.

Diberitakan sebelumnya, massa pendukung Rano Karno-Embay Mulya Syarief menggeruduk kantor Panwaslu dan KPU Kota Tangerang, Kamis (23/2). Mereka tiba sekitar pukul 12.18 WIB dengan pengawalan ketat dari pihak kepolisian dan juga TNI yang sudah siap berjaga-jaga di lokasi aksi demonstrasi.

Mereka meminta agar pihak Panwaslu segera memutuskan hasil pelaporan tindak kecurangan dalam Pilgub Banten di Kota Tangerang.

Ketua Panwaslu Kota Tangerang Agus Muslim mengatakan, dirinya belum berani memutuskan hasil laporan dari Tim Pemenangan calon Gubernur Rano - Embay terkait pelanggaran pelaksanaan Pilkada Banten tersebut.

"Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap laporan yang sudah diberikan tim pemenangan Rano - Embay kepada kami beberapa waktu yang lalu. Semoga pada pukul 15.00 hari ini sudah ada hasil keputusannya," ujar Agus di kantornya seperti dikutip Merdeka. BDLV/TM
Berada di Kota Malang, Ini Kegiatan Pertama Princes Syahrini yang Menghebohkan Netizen

On February 25, 2017 with No comments

Princes syahrini di kota malang
Syahrini/Instagram princessyahrini
Soeara Rakjat, Selebrita. Salah satu seleb paling beken di tanah air yaitu Syahrini, saat ini sedang berada di Kota Malang, Jawa Timur. Sejak kemarin, para netizen dan warga malang pun sudah dihebohkan oleh kehadiran Princes Syahrini tersebut.

Syahrini yang selalu tampil glamour bak ratu keraton ini memang selalu menyita perhatian publik dan paparazzi di mana saja berada. Dengan predikatnya sebagai salah satu pesohor paling kondang di Indonesia, tentu saja segala aktivitasnya tak pernah luput dari jutaan pasang mata para penggemarnya.

Meski belum begitu jelas apa saja agenda Syahrini di Kota Malang, namun netizen sudah sangat heboh begitu sang ratu menginjakan kaki di kota ini. Bahkan saat Princes beranjak menuju hotel dengan menggunakan Alphard warna hitam, Syahrini pun mendapat aplaus dari jutaan penggemarnya di jejaring sosial.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Syahrini (@princessyahrini) pada
Pagi ini, Princes langsung memposting sebuah foto ke akun Instagramnya. Syahrini yang mengenakan gaun panjang berwarna putih hasil paduan gaya Jawa-Eropa ini terlihat begitu anggun dan mampu menyihir seluruh fans setianya.

Sekitar satu jam yang lalu, Princes Syahrini langsung menyapa dan mengatakan, "Selamat pagi dari kota Apel!!!."

Ratusan ribu netizen langsung menanggapi dan mayoritas dari mereka merasa begitu terkagum-kagum dengan kecantikan sang ratu. BDLV/TM
Yngwie J. Malmsteen, Masih Selalu Menyapa dan Memberikan Tekhnik Gitar Terbaik Untuk Fansnya

On February 24, 2017 with No comments

Instagram yngwie malamsteen
Yngwie J. Malmsteen @yngwiemalmsteen_official
Soeara Rakjat, Selebrita. Yngwie Johan Malmsteen, adalah salah satu maestro gitar kelas dunia dalam genre rock. Yngwie disebut-sebut sebagai pelopor Neo-Classical Metal, ia juga tergolong sangat gahar dan sangar saat memainkan gitar dalam lagu-lagu yang mengusung Power Metal dan Heavy Metal.

Yngwie J. Malmsteen sendiri terlahir dengan nama Lars Johan Yngve LannerbΓ€ck di Stocokholm, Swedia pada 30 Juni 1963. Ia mulai aktif menjadi salah satu sosok gitaris ternama sejak tahun 1978. Di era 1980-an, nama Yngwie disejajarkan dengan Joe Satriani dan maestro Blues Metal Steve Vai. Pada tahun 1990-an, ketiganya bahkan pernah tampil bersama dalam album 3G.

Yngwie sendiri mulai mencintai dunia musik sejak usia kanak-kanak saat saudara perempuannya sering memainkan biola dalam nada-nada klasik. Sejak itu, Yngwie merasa sangat jatuh cinta pada musik klasik. Ia pun selalu menjadikan karya-karya Vivaldi, JS. Baach, Bethoveen, Lucio Paganini maupun Mozart sebagai referensi.

Selain bermain gitar, Yngwie juga sangat piawai memainkan bermacam alat musik lain seperti bass, cello, sitar, keyboard dan kadang juga menjadi vocalis. Tak jarang ia membuat album rekaman yang seluruh instrumennya digarap sendiri.

Kunci utama kekuatan Yngwie adalah mampu menggubah instrumen musik klasik dan memasukannya ke dalam hentakan metal yang kemudian melahirkan genre tersendiri, Neo-Classical Metal. Tekhnik dan kemampuannya bermain gitar dengan tempo cepat dan dalam nada tinggi adalah salah satu kelebihannya. Selain itu, tekhnik picking, pekikan, raungan dan ayunan suara gitarnya seolah tak ada duanya.

Selain musik instrumen, Yngwie juga sangat piawai menciptakan lagu klasik rock dengan menggandeng beberapa vokalis kenamaan diantaranya Ronny James Dio. Beberapa lagu Yngwie seperti Dream On, Like an Angel, Save Our Love, Dreaming, Forever One atau Rising Force, adalah beberapa lagu yang sangat melekat di hati para penggemarnya.

Lebih dari itu, beberapa solo gitarnya seperti Far Beyond The Sun, Black Star, Blue, Sarabande, Prelude to April, Arpegios From Hell atau Blitzkrieg, adalah instrumen yang rumit dan sangat sulit untuk dikuasai orang lain secara sempurna,

Hingga saat ini, Yngwie masih tetap menyapa penggemarnya melalui foto atau video yang diunggah di akun Instagram oficialnya. Sang Masterfiece ini juga masih kerap melayani request beberapa fans beratnya yang ingin melihat sedikit technicalnya.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Official Yngwie Malmsteen (@yngwiemalmsteen_official) pada
Yngwie J. Malmsteen telah menelurkan puluhan album dengan angka penjualan yang cukup fantastis di seluruh dunia untuk kategori metal. Album-album Yngwie seperti Rising Force, Marching Out, Trilogy dan Odyssey adalah album terlaris yang bertengger dalam top 100. Jika anda penggemar beratnya, jangan lupa follow Instagramnya. BDLV/TM
Menyibak Keindahan Alam Desa Tanjungtiga saat Fajar dan Senja Tiba

On February 24, 2017 with No comments

Area tambak Desa Tanjungtiga/foto @exploretanjungtiga
Soeara Rakjat, Tegalkapas. Desa Tanjungtiga Kecamatan Blanakan, adalah sebuah desa di pesisir utara Subang, Jawa Barat. Desa dengan jumlah populasi penduduk hampir 10 ribu jiwa ini menjadi salah satu desa paling potensial di Kabupaten Subang bagian utara.

Tanjungtiga adalah salah satu desa yang sangat produktif dengan hasil pertanian baik padi dan juga budidaya tambak. Di desa ini, terbentang luas hamparan pesawahan yang luasnya berkali lipat dari luas pemukiman warganya. Sejak memasuki desa tersebut setelah perbatasan Ciasem hilir, sepanjang perjalanan akan disuguhi oleh hamparan pesawahan yang tampak mendominasi.

Selain pesawahan, di bagian utara desa ini juga terbentang area tambak ikan dan udang hingga ke pesisir laut Jawa. Selain sawah, tambak dan nelayan, desa ini juga cukup produktif dengan buah mangga, yang ditanam di pekarangan rumah ataupun kebun-kebun warga di sepanjang aliran sungai Ciasem. Di pinggir kali Ciasem, terdapat pula warga desa yang menjadi pengrajin batu bata.

Lahan pertanian yang memang tampak mendominasi, tentunya menjadikan mayoritas penduduk desa ini berprofesi sebagai petani. Selain itu, setiap harinya desa Tanjungtiga dikunjungi oleh warga luar desa dengan berbagai keperluan diantaranya memancing, ataupun hanya ingin sekedar melihat-lihat suasana pantai.
Saat menjelang senja, Desa Tanjungtiga akan didominasi oleh warga jingga yang merona seiring terbenamnya sang surya. Begitu juga saat fajar menyingsing di ufuk timur, saat matahari mulai menampakan diri, ada suasana yang terasa berbeda di desa ini.

Beberapa netizen yang berhasil mengabadikan momen tersebut lantas mengunggahnya ke akun Instagram @exploretanjungtiga. Dalam situs berbagai foto dan video tersebut, netizen akan menemukan romantisme dan sisi lain dari desa di pesisir utara.
Dengan segala potensi yang ada, tentunya Tanjungtiga bisa menjadi sebuah desa dengan beragam potensi wisata. Namun demikian, sangat minimnya perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terhadap persoalan infrastruktur di daerah Pantura termasuk desa Tanjungtiga masih menjadi kendala utamanya. BDLV/TM
Tak Banyak Orang Tahu, Ternyata Ridwan Kamil Bersahabat Erat dengan Amy 'Isabella' Seacrh

On February 23, 2017 with No comments

Ternyata ridwan kamil bersahabat dengan amy malaysia
Amy dan Ridwan Kamil/foto slide Instagram aku.amysearch
Soeara Rakjat, Selebrita. Walikota Bandung Ridwan Kamil, ternyata salah satu penggemar berat dan bersahabat erat dengan penyanyi rock ternama asal Malaysia, Amy 'Isabella' Search. Hal itu terungkap saat keduanya saling berinteraksi melalui akun Instagram masing-masing.

Suhaimi bin Abdul Rahman atau Amy sendiri sangat populer di Indonesia berkat album Fenomena yang melejitkan singel hits Isabella di akhir tahun 1980-an. Saking fenomenalnya, lagu Isabella bahkan diangkat ke layar lebar dengan Amy dan Nia Zulkarnain sebagai bintang utamanya.

Amy yang merupakan penyanyi bergenre Rock kelahiran 28 Juli 1958 ini juga pernah berduet dengan penyanyi asal Bandung Inka Christie dan sempat melejitkan lagu Cinta Kita. Tak hanya sekali, Amy dan Inka juga pernah berduet dalam album-album berikutnya.

Karena hal itu pula sangat mungkin Walikota Bandung ini selalu merasa terkenang dengan penyanyi Malaysia yang pernah berduet dengan warganya. Dalam sebuah video pendek di akun Instagram, Amy tampak membalas hangatnya pertemanan antara dirinya dengan Ridwan Kamil.
Awalnya, Amy sendiri adalah seorang pianis handal yang kemudian bergabung dengan grup musik Search menggantikan Zainal. Amy langsung menjadi penyanyi utama dalam grup asal Johor Baru, Malaysia tersebut. Bersama grup band Search yang terbentuk sejak 1981, Amy telah menelurkan puluhan album studio yang cukup laris di pasaran.

Pada tahun 1996, Amy memutuskan untuk bersolo karier dan meninggalkan Search. Saat ini, Amy sendiri lebih sibuk dengan kegiatan sosial yang diantaranya adalah mendirikan sekolah Tahfiz Al Qur'an. Jika anda juga salah satu penggemar beratnya, silahkan follow Instagramnya.. BDLV/TM
Masih Ada Genangan di Wilayah DKI, Polisi Himbau Pengendara Agar Hati-Hati

On February 23, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Megapolitan. Hingga hari, beberapa tempat di wilayah DKI masih mengalami genangan atau air banjir dengan ketinggian yang bervariasi. Hingga siang tadi sekira pukul 13.23 WIB, masih ada ruas jalan di DKI yang tergenang banjir.
Polisi sedang mengatur lalin di TL Slipi/@TMCPoldaMetro
Salah satunya adalah di daerah Pondok Cabe, Jakarta Selatan. Di kawasan tersebut, ketingiian air mencapai 20-30 cm dan menggenangi beberapa ruas jalan.

Hal tersebut diungkap oleh akun twitter Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya. Melalui akun @TMCPoldaMetro, petugas pun menghimbau kepada pengendara yang sedang melintas di kawasan tersebut agar waspada.
Sepekan terakhir, hujan memang masih terus turun di wilayah di DKI. Curah hujan yang juga masih cukup tinggi di daerah hulu ini bahkan menyebabkan banjir yang merata di wilayah DKI, dan bahkan beberapa diantaranya mengalami genangan hingga 2 meter lebih. BDLV/TM
Fadli Zon Gelar Lomba Baca Puisi 'Sajak Sang Penista' Berhadiah Total Puluhan Juta Rupiah

On February 23, 2017 with No comments

Fadli zon sindir pemerintahan karbitan dan kekacauan
Fadli Zon, politisi Gerindra Wakil Ketua DPR RI/foto Detik.com
Soeara Rakjat, Politik. Politisi Gerindra yang juga Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon, kembali membuat gebrakan untuk para netizen di Indonesia. Fadli kembali menggagas sebuah lomba baca puisi yang masih berkaitan erat dengan masalah penistaan yang belakangan marak terjadi di Indonesia.

Kali ini, Fadli Zon menggelar Lomba Baca Puisi berjudul Sajak Sang Penista yang merupakan sebuah puisi yang ia ciptakan sendiri. Fadli mengajak para netizen untuk berlomba membaca puisi ciptaannya tersebut. Selain itu, Ia juga menyediakaan hadiah uang tunai bagi pembaca puisi yang mendapat penilaian terbaik.

Melalui akun Twitternya @fadlizon, Fadli menyebutkan, siapa saja bisa mengikuti lomba ini dengan cara merekam dan mengunggahnya ke situs youtube. Berikut tata cara mengikuti Lomba Baca Puisi Sang Penista yang ditulis oleh Fadli:
Bagi para peserta yang dinilai menjadi pembaca puisi terbaik atau juara pertama akan disediakan uang tunai sebesar Rp 10 juta. Sementara juara ke-2 Rp 7,5 juta, dan juara ke-3 akan diganjar sebesar Rp 5 juta. Sedanglan juara favorit akan diberi hadiah sebesar Rp 2,5 juta.

Peserta Lomba Baca Puisi 'Sajak Sang Penista' sudah bisa mengunggah video ke akun youtube masing-masing sejak tanggal 20 Februari pada pukul 00.00 WIB, hingga berakhir pada 31 Maret 2017 pukul 00.00 WIB. Setelah itu, link youtube peserta bisa dikirim ke alamat email yang tertera. BDLV/TM

SD Taman Siswa Desa Tanjungtiga, Salah Satu Sekolah Dasar Tertua di Pesisir Utara Subang

On February 23, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Tanjungtiga. Taman Siswa, adalah sebuah perguruan atau sekolah yang pertamakali didirikan oleh Raden Mas Soewardi Soejaningrat atau Ki Hadjar Dewantara. Taman Siswa merupakan implementasi dari gagasan bersama Ki Hadjar dan rekan-rekannya sesama pejuang pergerakan kemerdekaan saat tergabung dalam paguyuban Seloso Kliwon.
Sejarah sd taman siswa desa tanjungtiga
SD Taman Siswa Desa Tanjungtiga, Blanakan, Subang
Paguyuban Seloso Kliwon ini adalah forum yang digelar oleh Ki Hadjar selepas pulang menimba ilmu di negeri Belanda. Bersama teman-temannya, Ki Hadjar sepakat untuk memberi pendidikan kepada kaum muda. Bersama Ki Ageng Suryomentaram, Soerjokoesoemo, Soejopoetro, Pronowidigdo dan kawan yang lainnya, Ki Hadjar lantas mendirikan National Onderwijs Instituut Taman Siswa, yang kemudian lebih dikenal sebagai Perguruan Taman Siswa pada tanggal 3 Juli 1922, di Yogyakarta.

Secara harfiah, Taman Siswa sendiri memiliki pengertian taman atau tempat bermain bagi para siswa dan pelajar. Perguruan Taman Siswa sendiri berpusat di Balai Ibu Pawiyatan atau Balai Luhur di Jalan Taman Siswa Yogyakarta. Hingga saat ini, perguruan ini memiliki ratusan cabang sekolah di berbagai kota di Indonesia.

Meski demikian, perjalanan sekolah ini tidaklah mulus. Taman Siswa pernah dibubarkan oleh Belanda karena dianggap membahayakan hegemoni penjajah di Indonesia. Terlebih, Ki Hadjar sendiri selalu menyerang Belanda dengan tulisan-tulisannya yang sangat terkenal.

Di Desa Tanjungtiga, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat, ada sekolah dasar yang juga bernaung di bawah perguruan Taman Siswa. SDS Taman Siswa ini berlokasi di Dusun Sukawera persisnya di alun-alun atau berada di seberang Kantor Desa Tanjungtiga. Sekolah ini adalah salah satu SD tertua di wilayah Kecamatan Blanakan.

SDS Taman Siswa Desa Tanjungtiga sendiri diperkirakan sudah ada sejak 1949 yang awalnya belokasi di Dusun Sukatani (sekarang Lapangan Bola) Tanjungtiga. Saat itu SD ini dipimpin oleh Pak Rospan dan Pak Tarjo dengan dibantu Pak Teha Atmadja dan Pak Soewarya (Warya) yang kesemuanya adalah warga asli Tanjungtiga. Selain itu, SD ini juga pernah mendatangkan beberapa guru asal Yogyakarta diantaranya Ki Soemardi dan Ki Noerherwan.

Tak lama setelah itu, SD Taman Siswa kemudian pindah ke Pasar Reboan yang lokasinya di sekitar jembatan gantung Desa Muara persis di pinggir kali Ciasem. Di sekitar Reboan, SD Taman Siswa menempati ruang bekas pasar yang kosong karena ditinggal pemiliknya. Saat itu, Pasar Reboan sendiri sudah mulai sepi dan tak lama kemudian tutup.

"Saat saya sekolah di Taman Siswa Reboan tahun 1950-an, suasana masih sangat sepi. Masih banyak pohon besar dan semak berduri. Kelasnya juga bekas los pasar dan terbuat dari pager (bilik bambu)," kenang Ki Dastam, seorang warga Sukawera, Tanjungtiga kelahiran tahun 1937.

Saat itu, warga Tanjungtiga dan Muara memang bermukim di pinggir sungai Ciasem dan hanya dibatasi tanggul yang berada persis di tepi Sungai. Tanggul ini sering jebol dan membuat banjir besar. Bahkan saat tanggul Ki Nari jebol sekitar tahun 1955, desa Tanjungtiga mengalami banjir besar yang membuat lahan pesawahan Tanjungtiga tenggelam dan bahkan bisa untuk berlayar karena berubah seperti lautan.

Pada awal tahun 1960, tanggul besar kemudian dibuat dan warga pun mulai berpindah dari pinggir sungai ke lokasi yang sekarang. Dengan tanggul (deck) yang ada saat ini, potensi banjir besar pun bisa dihindari karena lokasi tanggul yang lebih jauh dari sungai dan mampu menampung debit air lebih banyak.

Setelah Balai Desa Tanjungtiga berdiri di lokasi saat ini pada sekitar 1958, tak lama kemudian SD Taman Siswa pun ikut pindah. Bangunan SD Taman Siswa yang ada saat ini diperkirakan mulai dibangun pada awal tahun 1960. Tak lama setelah pindah, Pak Rosman kemudian meninggal dunia dan diganti oleh Pak Abdul Muin (Alm) sebagai Kepala Sekolah. 

SD Taman Siswa sendiri menerapkan sistem pendidikan seperti yang diajarkan Ki Hadjar Dewantara. Kala itu, para siswa yang pernah bersekolah di Taman Siswa Tanjungtiga akan merasakan betul suasana keakraban dan kedekatan para pengajar dengan anak didiknya. Selain pelajaran membaca, menulis dan berhitung, Taman Siswa juga berusaha menanamkan sikap luhur budaya Indonesia.

Selain diwajibkan untuk menguasai ilmu pendidikan, para pelajar di SD Taman Siswa Tanjungtiga juga dituntut untuk mampu mengedepankan sikap tenggang rasa, toleransi dan saling menghormati baik sesama siswa, orang tua dan guru. SD Taman Siswa berusaha menanamkan sikap luhur dan budi pekerti sebagai bagian paling penting dalam mata pelajarannya.

Sebagai salah satu Sekolah Dasar tertua, SD Taman Siswa Tanjungtiga telah berjasa besar memberi pendidikan dasar bagi masyarakat Desa Tanjungtiga dan Desa Muara. BDLV/TM
Nasi Uduk Ibu Radem Sukamanah Lama, Salah Satu Kuliner Favorit Warga Desa Muara

On February 22, 2017 with No comments

Nasi uduk ibu radem sukamanah desa muara
Nasi Uduk Ibu Radem, Sukamanah Lama Desa Muara/foto ist.
Soeara Rakjat, Kuliner. Nasi Uduk, adalah makanan berbahan dasar nasi putih yang diolah dengan campuran santan. Tak hanya di Pulau Jawa atau Indonesia, nasi uduk juga dikenal luas oleh masyarakat Malaysia dan Brunei Darussalam, tentunya dengan nama dan penyajian yang sedikit berbeda.

Mayoritas penduduk pulau Jawa terutama di Jawa Barat dan juga penduduk asli Betawi memang biasa menyebutnya sebagai nasi uduk. Sementara sebagian masyarakat di Jawa Tengah juga mengenalnya sebagai nasi gurih. Sedangkan mayoritas masyarakat di Sumatera menyebutnya dengan Nasi Lemak.

Di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat, cukup banyak penjual nasi uduk yang biasa menjajakan dagangannya di waktu pagi atau saat sarapan, dan juga saat menjelang maghrib hingga malam. Bahkan beberapa penjual nasi uduk di Desa Muara juga ada yang buka hingga 24 jam.

Selain beberapa penjual nasi uduk yang cukup populer di Dusun Sukaasih (Kalimalang) dan juga di Sukamulya, di Dusun Sukamanah Lama juga terdapat penjual nasi uduk yang belakangan cukup dikenal luas oleh masyarakat. Nasi Uduk Ibu Radem, begitulah masyarakat desa Muara Ciasem menyebutnya.
Hanya dengan merogoh kocek sebesar Rp 7.000, pelanggan sudah bisa menikmati seporsi nasi uduk dengan bahan pelengkap seperti sepotong semur tahu/tempe, semur jengkol dan semur/dadar telor. Selain itu, kita bisa menambahnya dengan beberapa potong gorengan bakwan atau tahu isi dengan harga yang sangat merakyat.

Dengan kualitas dan rasa yang tergolong istimewa untuk ukuran masyarakat desa, Nasi Uduk Radem sepertinya menjadi salah satu pilihan pavorit bagi sebagian warga desa Muara. Letaknya yang sangat strategis karena berada persis di jalan utama desa, membuat nasi uduk Ibu Radem selalu antri dibanjiri pelanggannya.

Jika dari arah utara desa, Nasi Uduk Ibu Radem hanya berjarak kurang lebih 1 KM setelah Tugu Nelayan. Jika dari arah selatan, lokasinya hanya beberapa ratus meter setelah melewati pohon rengas tua desa Muara. BDLV/TM
Mengecek Kapal Tol Laut, Jokowi Yakin Harga Kebutuhan Bisa Ditekan Hingga 30%

On February 22, 2017 with No comments

Presiden Jokowi saat meninjau Kapal Tol Laut di Ambon/foto @Jokowi.
Soeara Rakjat, Nasional. Presiden Republik Indonesia Ir. H Joko Widodo (Jokowi), kembali mengungkap rasa optimisnya akan harga-harga kebutuhan yang murah saat dirinya mengecek dua buah kapal Tol Laut di Ambon. Menurut Jokowi, dengan kapal-kapal tersebut masyarakat tak akan lagi dibebani oleh harga-harga yang tinggi.

Hal itu diegaskan oleh Jokoei melalui akun Twitter resmi Keperesidenan. Melalui jejaring sosial tersebut, Jokowi pun mengungkapakan keyakinannya bahwa harga-harga akan visa ditekan hingga 30%.

"Ngecek dua kapal tol laut di Ambon: Kapal Lelemuku dan Kapal tanjung Sole. Harga komoditas bisa ditekan sampai 30% - Jkw."
Namun demikian, meski sebelumnya sudah ada beberapa kapal Tol Laut yang beroperasi tetapi beberapa harga kebutuhan sepertinya enggan untuk turun. Bahkan harga daging sapi tetap tinggi meski sebelumnya Presiden Jokowi juga merasa yakin bahwa dengan Kapal Tol Laut harga daging sapi bisa ditekan hingga Rp 80.000 per kilogram.

Di beberapa tempat, harga daging sapi masih terbilang mahal dan di atas Rp 100.000 per kilogram. Tak hanya daging sapi, belakangan harga cabe rawit juga sempat meroket tinggi di pasaran. BDLV/TM
Ada 44 Jagoan PDIP yang Keok di Pilkada Serentak Termasuk Rano Karno, Ini Daftar Namanya

On February 22, 2017 with No comments



Soeara Rakjat, Pilkada. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) harus menerima kenyataan, 44 calon yang diusungnya gagal menjadi pemenang pilkada serentak 2017. Cukup banyak kader partai pimpinan Megawati Soekarnoputri yang semula diprediksi menang akhirnya tumbang.

Selain nama-nama yang sudah beken dan juga menjadi calon petahana seperti Rano Karno di Banten, di Sumatera Utara, yakni di Pilkada Tapanuli Tengah, jagoan PDIP yakni AMIN Pardomuan Napitupulu, SH, MH dan Drs. Ramses Hutagalung, MM juga tumbang. 

Seperti dipublikasi Tribunnews, berdasar pada data sementara yang dirilis oleh situs kpu.go.id, berikut 44 Calon yang diusung PDIP yang dinyatakan sementara kalah dalam pilkada serentak. 

1. Kabupaten Kepulauan Yapen ,Papua, calon yang diusung PDIP adalah Benyamin Arisoy, S.E., M.Si. dan Drs. Nathan Bonay, M.Si. 

2. Kota Jayapura, Papua calon yang diusung adalah Jansen Monim, ST. MM dan H.Abdul Rahman Sulaiman, SE 

3. Halmahera Tengah, Maluku Utara, calon yang diusung adalah Muttiara T Yasin, S.E.,dan M.Si. dan Kabir Kahar, S.Ag. 

4. Kota Ambon, Maluku calon yang diusung adalah Drs Paulus Kastanya, M.Si dan Muhamad Armyn. S. Latuconsina, ST. MT 

5. Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku calon yang diusung adalah Drs. Moh. Yasin Payapo, M.Pd dan Timotius Akerina, SE, M.Si 

6. Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan calon yang diusung adalah H.Burhanuddin B, S.E.,Ak., M.Si dan H. M. Natsir Ibrahim, S.E 

7. Kabupaten Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah calon yang diusung adalah Hery Ludong, ST dan Adjumain Lumbon, S.Sos 

8. Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara calon yang diusung adalah Kasra Jaru Munara dan Man Arfah

9. Kota Kendari, Sulawesi Tenggara calon yang diusung adalah Drs. Mohammad Zayat Kaimoeddin, M.Si. dan Suri Syahriah Mahmud, S.E., M.M.
1 2 3
Makin Profesional, Penyanyi Remaja Asal Subang Tegar Septian Akan Segera Merilis Lagu Baru

On February 22, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Selebrita. Penyanyi beken Tegar Septian, kian hari kian terasa matang dan makin profesional. Pemuda kelahiran Subang 18 September 2001 ini berhasil mencuri perhatian para pencinta musik di tanah air, dan bahkan remaja yang lebih akrab disapa Tegar ini juga sangat populer hingga ke negeri jiran, Malaysia.
Tegar penyanyi asal subang semakin dewasa
Tegar, penyanyi cilik Subang beranjak dewasa/tegar_official
Berkat kemampuan olah vokalnya, Tegar "Si Pengamen Subang" ini berhasil menjadi salah satu penyanyi yang paling diminati di blantika musik populer Indonesia. Dalam usia muda, Tegar yang sangat populer sejak 2013 telah mampu menciptakan banyak lagu yang beberapa diantaranya menjadi Single Hits yang sangat terkenal.

Di jejaring sosial maupaun di situs berbagi video youtube, nama Tegar pun sudah tak asing lagi. Salah satu lagunya berjudul Aku Yang Dulu Bukanlah Yang Sekarang adalah yang paling fenomenal. Sejak itu, Tegar menjadi salah satu penyanyi muda dengan raihan penghasilan yang fantastis.

Setelah merilis beberapa lagu yang cukup hits pada tahun 2013 seperti Aku Yang Dulu Bukan Yang Sekarang, Rindu Ibu, Sekolah, dan Sahabat Tegar, pada tahun 2014 Tegar juga berhasil melambungkan beberapa lagu diantaranya Kemana Kasih Ibu dan Bengawan Solo. Belakangan, Tegar juga dikabarkan akan segera merilis lagu baru.

Kabar itu juga dikonfirmasi langsung oleh Tegar melalui akun jejaring sosial. Melalui sebuah video yang diunggah ke akun Instagram, Tegar menyebutkan bahwa lagu berjudul Kau Yang Terbaik ini akan dirilis pada April 2017 mendatang.
Tegar Septian adalah penyanyi remaja yang sudah menunjukan bakat luar biasa dalam dunia tarik suara sejak usia 5 tahun. Kondisi ekonomi keluarganya yang tergolong biasa-biasa saja telah membuat Tegar menjadi mandiri dan semakin 'Tegar' sejak usia 7 tahun. 

Dengan pengikut yang mencapai jumlah hingga puluhan ribu, saat ini Tegar telah menjelma menjadi selebgram yang selalu mendapat perhatian, apresiasi hingga motivasi dari para penggemarnya terutama warga Subang, Jawa Barat. BDLV/TM
Relawan FPI Bahu-Membahu Meringankan Beban Warga Korban Banjir di Ibukota #BanjirJakarta

On February 22, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Megapolitan. Hingga Selasa 21 Februati kemarin, masyarakat Jakarta masih berjibaku melawan genangan air yang membanjiri lingkungan dan rumah-rumah mereka. Banjir yang terjadi kali ini pun terbilang sangat besar meski hujan yang turun tak seekstrem atau selebat beberapa tahun sebelumnya.
Relawan FPI bantu korban banjir Jakarta/foto DPP_LPI
Menyikapi banjir yang melanda sejak beberapa hari terakhir, tim relawan baik dari Pemprov DKI maupun aktivis dan organisasi kemasyarakatan pun ikut terjun guna membantu para korban banjir di DKI. 

Front Pembela Islam (FPI) salah satunya. Omas Islam pimpinan Habib Rizieq Shihab ini memang dikenal sangat berempati dan selalu berusaha membantu warga saat terjadi bencana di berbagai kota di Indonesia.
Hingga saat ini, sebagian masyarakat Jakarta masih disibukan untuk kembali membenahi rumah-rumah mereka yang terdampak genangan banjir. Hal itu terlihat dari foto-foto maupun video yang diunggah oleh para pengguna media sosial.
Sebuah kiriman dibagikan oleh Nobody (@abigets) pada
Tak hanya di jejaring sosial Facebook dan Twitter, para pengguna akun Instagram pun seolah tak mau ketinggalan untuk menginformasikan kondisi dan situasi yang terjadi saat banjir besar kembali melanda hampir seluruh wilayah Ibu Kota. BDLV/TM
PDIP Sebut Banjir Hari Ini Membuktikan Jakarta Sangat Butuh Ahok-Djarot

On February 22, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Megapolitan. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, banjir yang terjadi di sejumlah tempat di DKI Jakarta sepanjang hari ini, merupakan bukti masyarakat Jakarta membutuhkan pemimpin yang berani mengambil langkah terbaik. Meski langkah tersebut tidak populer di mata sebagian orang.
Banjir kembali merendam Ibukota Jakarta
"Apa yang terjadi hari ini, banjir, di situ masyarakat melihat, untuk memimpin Jakarta diperlukan keberanian melihat persoalan di lapangan. Meski itu dengan risiko dianggap tak populer," ujar Hasto, dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Nasional, mengevaluasi pelaksanaan Pilkada 2017 dan persiapan Pilkada 2018 di DPP PDIP, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Selasa (21/2).

Menurut Hasto, ‎ masyarakat Jakarta tentu telah melihat bagaimana upaya-upaya yang dilakukan pasangan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat selama ini.

Meski menghadapi tantangan berat, pasangan yang kembali maju dalam pilgub DKI tersebut, tetap melakukan berbagai upaya mengatasi banjir.

"Ketegasan Ahok-Djarot, itu jawaban untuk memastikan Jakarta bebas banjir, berkebudayaan, maju dan masyarakat kurang mampu dapat menikmati berbagai pelayanan yang mengangkat harkat dan martabat yang ada," ucap Hasto.

Hasto mengakui, PDIP maupun parpol pengusung Ahok-Djarot lainnya, butuh terus menjalin kerja sama politik, untuk memenangi Pilkada DKI putaran kedua.

Namun di atas itu, hal yang paling penting membari jawaban konkret terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. "‎Kerja sama parpol penting, tapi paling penting memberi jawaban konkret bagi masyarakat DKI. Ini jauh lebih penting dari sekadar populer," pungkas Hasto kepada JPNN.

Selain menjadi pemberitaan terhangat, banjir kali ini juga menjadi perbincangan masyarakat terutama netizen di jejaring sosial. Cukup banyak netizen yang mengunggah foto-foto maupun video terkait genangan besar yang kembali membanjiri Ibukota. Berikut ini adalah beberapa foto yang diunggah oleh para pengguna akun Instagram:
Bahkan melalui akun instagram, seorang netizen mengupload sebuah meme kocak yang sangat menggelitik dan terbilang unik. Hingga saat ini, meme-meme lucu terkait banjir Jakarta makin marak bertebaran di jagat maya. BDLV/TM
Warga Sambut Hangat Anies Baswedan Saat Bulusukan Meninjau Genangan Banjir

On February 21, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Megapolitan. Hingga hari ini, Selasa 21 Februari 2017, beberapa wilayah di DKI masih digenangi air banjir dengan ketinggian yang bervariasi. Banjir kali ini juga terbilang menghebohkan karena sebelumnya ada klaim dari beberapa pihak yang menyebut bahwa Jakarta sudah menjadi kota yang anti atau bebas banjir.
Anies Baswedan disambut warga korban banjir
Bahkan sebelumnya, Gubernur DKI sendiri merasa sangat yakin bahwa Jakarta tak akan banjir meski diguyur hujan hingga tiga hari tiga malam. Konon, Jakarta baru bisa banjir jika terjadi sesuatu yang bersifat non teknis seperti adanya unsur sabotase dari oknum-oknum tertentu.

Saat ini, banjir dan kemacetan lalu lintas yang sangat luar biasa parah masih terjadi di DKI. Beberapa media nasional bahkan menyebutkan ada puluhan hingga ratusan titik genangan atau banjir yang merendam ribuan rumah warga. Hastag #JakartaMasihBanjir #JakartaBanjirLagi atau #BanjirJakarta pun merebak di ranah maya.

Menurut BNPB, hujan yang turun tidak terlalu ekstrem dan merata. Namun anehnya, genangan banjir merata di wilayah Ibu Kota. Banjir, memang selalu menjadi momok menakutkan bagi warga Jakarta.
Menariknya, hampir tak ada pemberitaan yang menyebut adanya beberapa tokoh yang sedang blusukan atau meninjau lokasi banjir, dan berbasah-basahan bersama warga.

Meski demikian, netizen akhirnya dikejutkan oleh aksi blusukan yang dilakukan oleh Anies Baswedan. Aksi blusukan Anies yang meninjau banjir bersama warga ini sontak menjadi perbincangan hangat para netizen di jejaring sosial.
Hingga saat ini, foto-foto maupun video aksi blusukan Anies Baswedan yang beredar sejak kemarin masih menjadi perhatian dan menjadi salah satu perbincangan paling menarik di kalangan netizen. BDLV/TM
Genangan Besar Kembali Membanjiri DKI #JakartaBanjirLagi

On February 21, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Megapolitan. Genangan besar, kembali melanda dan membanjiri beberapa wilayah di Ibukota Jakarta. Genangan banjir kali ini juga terbilang sangat menyulitkan karena aktivitas warga yang tempat tinggal atau lingkungannya terendam genangan banjir otomatis terhenti.
Banjir besar kembali melanda DKI
Selain menjadi headline media-media nasional baik cetak, elektronik hingga TV. Genangan banjir saat ini juga sangat menghebohkan netizen di berbagai jejaring sosial. Cukup banyak dari mereka yang tak menyangka bahwa kota Jakarta yang diklaim anti genangan ini bisa kembali terendam.

Dalam beberapa foto yang diunggah oleh para netizen, nampak saat ini situasi Ibukota sedang disibukan oleh aktivitas warga maupun tim relawan yang sedang berusaha menyelamatkan harta bendanya, maupun upaya evakuasi para korban genangan.

Seorang netizen bernama Wawan Kurniawan bahkan mengunggah beberapa foto yang satu diantaranya adalah saat seorang bayi diselamatkan dari genangan oleh tim penyelamat. Sebuah aksi heroik dan sangat mengharukan.

Selain di jejaring sosial Facebook, genangan banjir ini juga sangat mengehebohkan para netter pengguna akun Twitter. Sejak beberapa wilayah di DKI kembali tergenang, hastag #JakartaMasihBanjir atau #JakartaBanjirLagi mendadak menjadi viral.

Selain foto-foto, di ranah Twitter juga tersebar luas beberapa video yang menayangkan genangan air yang membanjiri Ibukota. video genangan besar yang membanjiri Jakarta juga beredar di situs youtube.

Sebelumnya, pihak Pemprov sendiri menjamin bahwa DKI sudah bebas dari genangan banjir meski akan diguyur hujan hingga berhari-hari. Tak hanya Pemprov, cukup banyak pula para tokoh yang mengklaim Jakarta akan bebas banjir meski diguyur hujan hjngga berjam-jam bahkan berhari-hari.
Lebih dari itu, Gubernur DKI sendiri sudah memberi jaminan bahwa Jakarta Sudah Anti Banjir jika memang tidak ada unsur sabotase atau kesengajaan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu. BDLV/TM
Sering Terjadi Kecelakaan Tragis, Bukti Keangkeran Pohon Rengas Tua Desa Muara yang Mistis?

On February 20, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Kisah Misteri. Pohon Rengas, terutama Rengas Tembaga (Glutha Renghas L) yang menjulang lebih tinggi dari jenis rengas lainnya, adalah sejenis pohon anggota marga Gluta dari suku Anacardiaceae. Pohon ini tumbuh subur di negara-negara tropis termasuk di Indonesia.
Mitos pohon rengas yang angker
Pohon rengas tua di Desa Muara Blanakan
Selain sebagai pohon yang cukup ikonik, pohon rengas tembaga juga memiliki sisi mistis yang kental. Saat mayoritas penduduk Indonesia masih menganut Animisme atau menyembah benda tak bergerak seperti pohon, gunung atau batu, pohon-pohon besar termasuk rengas diyakini sebagai tempat bersemayamnya penguasa alam termasuk arwah para leluhur dan juga bangsa lelembut atau siluman.

Di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat, terdapat sebuah pohon rengas tua yang di masa lalu dianggap keramat dan sangat angker. Pohon rengas ini berlokasi di Dusun Sukamanah, Desa Muara. Selain diyakini sebagai tempat keramat, pohon ini juga menjadi ikon (penanda) desa.

Konon di tahun 1930-an, setiap warga yang melintas di jalan setapak yang menghubungkan Desa Muara dan Ciasem atau menuju jalan nasional yang dulu menjadi bagian dari Grote Postweg (dibangun semasa Herman Willem Daendeles 1808-1809) akan menyadari bahwa mereka mulai memasuki Desa Muara jika melihat pohon rengas. Saat itu, suasana di kiri-kanan jalan masih sangat sepi dan banyak ditumbuhi pepohonan besar juga masih banyak binatang liar seperti macan tutul dan babi hutan.

Di tahun 1960-an, pohon rengas ini diketahui sudah sangat dikeramatkan oleh sebagian warga desa. Hal itu dikarenakan masih adanya sebagian warga yang mempraktekan faham Animisme atau mungkin Sunda Wiwitan meskipun telah memeluk agama Islam. Saat itu, batang  pohon rengas dilingkari kain kafan putih dan sering diberi sesaji.

Karena dikeramatkan, suasana dan aura mistis nan horor pun seolah menyelimuti pohon ini. Hingga pertengahan 1980-an saat masih belum ada listrik dan suasana masih sangat sepi mencekam, cukup banyak penampakan atau pendengaran aneh yang dialami warga saat melintas di sekitar pohon ini pada malam hari.

Selain penampakan perempuan yang suka menangis di bawah pohon, para orang tua juga sering bercerita akan adanya ular besar yang melingkar di pohon ini. Karena keangkerannya, di masa lalu pohon rengas sering menjadi tempat menyepi atau bertapa bagi para ahli Supranatural.

Menurut para ahli kebatinan, cukup banyak pusaka ampuh yang menunggui pohon rengas, yang diantaranya adalah Selendang Mayang yang sering berubah wujud menjadi wanita yang menangis di malam hari, dan sebilah keris sakti yang sering berganti rupa menjadi seekor ular besar.

Lebih dari itu, ada beberapa tokoh spiritual Desa Muara yang kabarnya pernah bertapa atau melakukan ritual olah kebatinan di pohon rengas tua desa Muara.  Kisah misteri pohon rengas tua Desa Muara, sepertinya akan menjadi cerita turun-temurun bagi warganya.

Meski sebagian masyarakat menganggap takhayul, namun setidaknya kisah pohon rengas adalah sebuah kearifan lokal dan salah satu peninggalan berharga dari leluhur masyarakat Desa Muara. Tentunya bukan tanpa maksud dan tujuan jika para leluhur kita menanam pohon rengas di tikungan?

Sementara para ahli Sufi dalam beberapa risalah yang tertulis dalam kitab Suluk menyebutkan bahwa beragam mitos yang ada di tempat-tempat angker termasuk pohon rengas ini adalah karena keyakinan masyarakat itu sendiri. Jika masyarakat meyakini adanya sosok penunggu atau siluman di pohon itu, maka golongan Jin akan menjelma sesuai dengan apa yang difikirkan oleh manusia.

Karena hal itu pula manusia harus tetap yakin kepada Tuhan sebagai penguasa alam. Manusia harus berlindung kepada Allah SWT dari kejahatan dan juga rasa was-was yang ditimbulkan oleh golongan Jin dan manusia, seperti yang diterangkan Al Qur'an dalam Surat Annas.

Namun demikian, meski keyakinan masyarakat desa Muara akan faham Animisme berangsur-angsur mulai berkurang tetapi 'keangkeran' pohon rengas seolah tak lekang oleh zaman. Pohon yang diyakini berusia ratusan tahun ini tetap menyita perhatian warga karena seringnya kecelakaan kendaraan yang terjadi dan diantaranya hingga meninggal dunia.

Saat jalan masih belum bagus pun kecelakaan lalu lintas memang sering terjadi, apalagi saat jalanan sudah mulus seperti saat ini? Beberapa bulan yang lalu, warga menemukan dua perempuan targeletak di sekitar pohon rengas. Meski tak ada yang mengetahui persis kronologisnya, namun warga meyakini itu adalah karena kecelakaan. Yang terakhir, seorang warga meninggal karena mengalami kecelakaan di sekitar pohon ini.

Karena jalan yang menikung dengan sudut yang mencapai hingga 75°, tak jarang pengendara dari arah selatan akan bersinggungan atau bahkan tabrakan dengan pengendara dari arah utara. Tak jarang pula terjadi kecelakaan tunggal karena pengendara tak mampu menguasai kendaraannya terutama roda dua saat melintas di sekitar pohon rengas tua.

Menurut pengakuan beberapa pengendara yang pernah hampir mengalami kecelakaan, tanpa sadar mereka melaju di tengah jalan hingga keluar dari jalurnya. Saat mereka menyadari berada di tengah dan menghalangi jalur kendaraan lain dari arah berlawanan, mereka pun mengaku sangat sulit mengendalikan motornya.

Hal itu pula yang membuat kisah mistis nan horor di sekitar pohon rengas masih tetap diyakini oleh sebagian masyarakat. Namun terlepas dari semua mitos yang ada, kondisi jalan yang menikung dan kecepatan kendaraan yang melebihi batas aman adalah penyebab utamanya.

Jalan desa yang rata dan datar tentunya sangat berbeda dengan sirkuit atau arena balap yang kontur (permukaan) jalan atau kemiringannya disesuaikan dengan tikungan. Sirkuit balap atau jalan nasional terutama di pegunungan akan sedikit miring agar roda tidak keluar jalur saat melintas di trek yang menikung.

Sementara jalan desa yang tetap datar saat menikung adalah sesuatu yang mengundang bahaya jika kita berkendara dengan kecepatan di atas batas aman. Saat melaju di tikungan dengan kecepatan tinggi, pengendara cenderung sedikit ke tengah agar tak keluar jalur (tekor). Kondisi ini tentu sangat berbahaya jika di saat yang sama ada kendaraan lain dari arah berlawanan.

Saat dua kendaraan berpapasan di tikungan dan salah satunya dalam kecepatan tinggi, maka dipastikan akan ada kepanikan yang sangat berpotensi pada kecelakaan. Video pendek ini bisa menjelaskan bagaimana kecelakaan lalu-lintas masih sering terjadi di pohon rengas tua ini.
Menyikapi masih maraknya kecelakaan yang terjadi, Pemerintah Desa lantas memasang tanda peringatan bagi para pengendara baik dari arah selatan maupun arah utara, yang akan memasuki atau melintas di sekitar pohon Rengas Tua Desa Muara. Bukan pohon tua angker, tetapi jalan menikung yang harus diwaspadai oleh para pengendara. BDLV/TM
Manggung di Desa Muara Blanakan, Ini Kesan Mendalam Bintang Pantura Indosiar Duo Intan

On February 18, 2017 with No comments


Soeara Rakjat, Selebrita. Pedangdut kenamaan yang juga mantan Bintang Pantura Indosiar Duo Intan, merasa sangat terkesan saat manggung di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat. Duo Intan mengaku bahwa mereka disambut layaknya keluarga oleh masyarakat desa Muara khususnya oleh sang empunya hajat.
Duo intan bintang pantura manggung di blanakan
Duo Intan saat manggung di Desa Muara Blanakan
Duo Intan sendiri menjadi bintang tamu istimewa saat seorang warga Desa Muara melangsungkan resepsi Walimatul Urusy pada 6 Januari 2017 kemarin. Selain Duo Intan, hadir pula jawara Bintang Pantura lainnya yaitu Selvi Aprilia.

Duo Intan mengaku bahwa mereka seperti bukan bintang tamu yang akan pentas. Mendapat sambutan hangat keluarga hajat, Duo Intan pun merasa menjadi bagian dari warga Desa Muara.. Melalui akun Instagramnya, Duo Intan pun mengungkapkan rasa terimakasihnya.
Sebuah kiriman dibagikan oleh DUO INTAN BINTANG PANTURA 3 (@duointan) pada
Bersama Selvi Aprilia, Duo Intan berhasil membius warga Desa Muara dengan penampilannya yang menawan. Hampir dua jam lamanya Duo Intan tampil dengan membawakan lagu-lagu yang menjadi hitsya. Dalam tayangan sebuah video, kita bisa menyaksikan langsung penampilan Duo Intan tersebut.

Dikirim oleh Ratno Hartono Syaripudin pada 7 Januari 2017
Inilah Tempat-tempat Indah dan Eksotis di Desa Muara yang Wajib Dijadikan Ajang Selfie

On February 18, 2017 with No comments

Wisata Tambak Udang Vanamee Desa Muara, Blanakan, Subang/foto @SoearaRakjat2016
Soeara Rakjat, Selebrita. Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, adalah salah satu desa yang mayoritas luas wilayahnya didominasi oleh lahan pertanian baik itu hamparan pesawahan maupun tambak (kolam) budidaya ikan dan udang.

Di desa ini, mayoritas warganya bekerja sebagai petani baik itu di sawah, budidaya tambak, dan sebagian lainnya bermata pencaharian sebagai nelayan. Dengan statusnya sebagai Desa Tani, tentunya sebagian besar wilayah desa tersebut adalah lahan pertanian selain dari pemukiman warganya.

Saat musim tanam tiba, desa ini akan menyajikan pemandangan nuansa hijau yang membentang sepanjang mata memandang. Nuansa Desa Tani pun sangat melekat dan menjadi ikon bagi desa yang berada di pesisir Laut Jawa ini. 

Seorang fotografer yang juga warga asli desa tersebut, bahkan berhasil mengabadikan momen berharga nan indah yang terjadi di salah satu sudut desa Muara. Berikut foto-fotonya:
Selain lahan pertanian, desa ini juga menyimpan pesona Wisata Bahari yang menjadi salah satu daya tarik tersendiri di desa tersebut. Sebagai desa yang berada persis di pesisir laut Jawa, Desa Muara adalah desa yang penuh pesona.
Potensi Wisata Bahari Desa Muara, Blanakan, Subang/foto @SoearaRakjat2015
Sayangnya, potensi Wisata Bahari ini masih belum tergali secara maksimal karena satu dan lain hal. Belum adanya pihak investor yang bersedia menggarap potensi pariwisata di desa Muara secara maksimal, dan juga masih belum rampungnnya perbaikan infrastruktur terutama jalan desa adalah kendalanya. BDLV/TM