ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Kisah Mistis Jembatan Gantung Desa Muara Ciasem Yang Terjadi di Masa Lalu

On December 15, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa Barat. Jembatan Gantung Desa Muara Ciasem, adalah salah satu jembatan tua yang kondisinya sudah memprihatinkan dan sedikit menyeramkan jika di malam hari. Jembatan gantung yang berlokasi diantara Desa Muara dan Tanjungtiga, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat ini adalah satu-satunya jembatan penyebrangan yang ada di kedua desa pesisir ini.
Cerita misteri di Jembatan gantung desa muara blanakan
Jembatan gantung Desa Muara-Tanjungtiga Blanakan
Hingga akhir tahun 1980-an, kondisi jembatan gantung masih sangat menyeramkan karena masih banyak tumbuh pohon besar saat akan memasuki jembatan ini. Sebelum listrik masuk desa sekitar tahun 1988, kondisi jembatan ini memang tampak menakutkan karena suasana yang gelap dan mencekam. Terlebih, baik di desa Muara dan Tanjungtiga sendiri masih belum seramai sekarang.

Tak ayal suasana horor ini banyak melahirkan kisah atau cerita-cerita misteri yang pernah dialami oleh beberapa warga desa. Bahkan menurut para sesepuh desa, pernah ada seorang warga yang jatuh pingsan di tengah jembatan karena diganggu oleh penampakan mahluk halus saat menyebrang di jembatan gantung tersebut.

Saat itu, jembatan gantung desa muara menjadi tempat yang dianggap paling angker di sekitar dua desa ini. Cukup banyak para orang tua yang menceritakan berbagai penampakan dan juga gangguan-gangguan yang dialami oleh warga di sekitar tahun 1970-an. Suasana yang masih sangat sepi dan juga gelap pekat mencekam, memang sangat mendukung terjadinya berbagai 'penampakan'.

Beberapa penampakan yang sering terjadi dan kerap mengganggu adalah adanya sosok wanita berambut panjang mengenakan baju putih. Sosok wanita yang menurut sebagian warga disebut-sebut sebagai Kuntilanak ini sering menampakan dirinya sedang duduk uncang-uncang kaki di atas kayu melintang yang menjadi penyangga seling (tali baja) persis di bawah pohon randu besar yang saat itu masih ada.

Selain sosok kuntilanak, adalah suara orang sedang menjala ikan di sungai Ciasem yang mengalir persis di bawah jembatan. Tak hanya suara orang sedang menjala, terkadang warga juga dikagetkan oleh suara kejebur atau benda jatuh ke dalam air yang terdengar sangat keras. Tak jarang pula mereka mengaku melihat orang sedang memancing sambil menaiki perahu sambil membawa lampu cempor (lampu minyak tanah kecil).

Pada awal tahun 1980, seorang warga mengaku pernah diikuti suara beberapa ekor anak ayam (pitik bhs Jawa) saat ia hendak menyeberang pulang setelah menonton kesenian Dombret di pelelangan ikan Desa Muara. Namun saat sampai ke seberang persisnya di bawah pohon randu, suara anak ayam itu hilang lenyap begitu saja.

Dari semua penampakan yang ada, suara wanita yang meminta tambangan atau bayaran kepada orang yang menyeberang saat tengah malam yang disebut-sebut paling menakutkan. Suara ini konon sering muncul dari sebuah gubuk yang saat siang ditempati oleh pemilik jembatan untuk memungut tambangan (bayaran nyebrang). Gubuk ini berada di pintu masuk jembatan di bawah sebatang pohon seri (Kersen), yang persisnya berada di sebelah barat jembatan.

Saat itu, suasana memang masih sangat mendukung bagi para penghuni dunia lain untuk melakukan penampakan yang kadang menurut manusia dianggap sebagai sebuah gangguan. Setelah listrik masuk desa dan suasana semakin ramai juga terang, secara drastis penampakan ini sangat jarang dan bahkan hampir tak pernah terjadi lagi.

Menurut beberapa ahli Supranatural, mahluk-mahluk penghuni dunia gaib akan menampakan diri sesuai tempat dan mitos yang berlaku di suatu daerah. Di masa kini, penampakan-penampakan juga masih tetap ada namun kita tidak menyadarinya. Penampakan mahluk halus tetap real dan sering kita jumpai di berbagai tempat. Seiring suasana yang semakin ramai, tak jarang kita berpapasan dengan orang asing yang sebenarnya adalah mahluk halus.
Berbeda dengan saat itu, saat ini sangat jarang seorang penghuni kampung begitu mengenal dan hafal semua penduduk kampung atau desanya. Saat anda melintas di jembatan gantung Desa Muara pada tengah malam, bukan tidak mungkin anda akan berpapasan dengan mahluk halus yang menyerupai orang asing yang tidak anda kenal. BDLV/TM
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »