ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Kesalahan Penulisan Yang Sering Terjadi Yang Membuat Kita Ingin Senyum-Senyum Sendiri

On October 15, 2016 with No comments

Kesalahan penulisan bahasa asing di indonesia

Soeara Rakjat, Kisah Inspiratif. Indonesia, adalah sebuah negara dengan beribu pulau, suku bangsa, budaya, sekaligus bahasanya. Bahasa Indonesia, adalah bahasa nasional kita yang menjadi pemersatu dan bahasa komunikasi resmi bagi seluruh penduduk Indonesia.

Sebagai negara yang pernah disinggahi oleh banyak bangsa-bangsa di dunia yang beberapa diantaranya pernah menjajah, tentunya akan banyak istilah atau kata dari bahasa asing yang lantas diserap kedalam bahasa Indonesia dan tanpa sadar kini dipergunakan dalam kehidupan keseharian kita.

Cukup banyak kalimat atau kata yang berasal dari bahasa Belanda, Inggris, Arab hingga bahasa China yang kini berubah menjadi bahasa Indonesia. Beberapa kata dari berbagai bahasa asing tersebut kemudian menjadi kata serapan dalam bahasa Indonesia, baik secara utuh maupun sedikit berbeda dengan penulisan dan pelafalan yang sedikit berubah.

Bahasa Indonesia serapan yang berasal dari bahasa asing diantaranya adalah lampu : lamp, buku : book, kalender : calendar, sekolah : school, yang kesemuanya berasal dari bahasa Inggris. Jika dari bahasa Belanda, kata ajudan berasal dari adjudan, maskapai : maatshappij, karoseri : carroserrie, karcis : kartje. Jika dari Bahasa Arab, ada miskin, madrasah, khitan, khatulistiwa, fakir, ente : anta, dan lain sebagainya.

Tentunya kita juga tak menyangka bahwa banyak benda disekitar kita yang terlihat sepele namun sebenarnya berasal dari bahasa Eropa tepatnya Belanda. Contohnya adalah Baskom, peralatan rumah tangga yang sederhana ini sebenarnya berasal dari bahasa Belanda yaitu Waskom, atau Karbit yang dalam bahasa Belanda disebit Karbid.

Bagi sebagian orang, cukup banyak kata serapan dari bahasa asing ini yang lantas sedikit melenceng dari bahasa aslinya baik secara penulisan maupun pengucapan. Memang masih cukup banyak masyarakat kita yang tak mengetahui asal-usul bahasa tersebut, namun mereka sering mengucapkannya saat berkomunikasi.


Contohnya adalah kata Shockbreaker. Shocbreaker adalah piranti keras yang biasa di gunakan untuk meredam goncangan di kendaraan bermotor. Shocbreaker berasal dari kata Shock yang berarti gonjangan, kejut atau hentakan dan Breaker yang berarti peredam, pematah, atau perusak. Shockbreaker berarti peredam atau penahan kejut atau goncangan untuk kendaraan.

Namun dibeberapa daerah khususnya di pedesaan dan pedalaman, kata Shocbreaker sendiri lantas berubah menjadi beberapa varian kata diantaranya Sebreker, Sebleker, bahkan ada yang dengan tegas 'mengadopsi' kata Shock-Breaker ini dengan kata atau tulisan Shockbleker.

Kesalahan dalam pengucapan dan penulisan inilah yang kadang terdengar sedikit lucu dan konyol bagi sebagian orang yang memang mengetahui dengan persis baik penulisan, pengucapan sekaligus arti dari bahasa tersebut.

Namun begitu, karena kesalahan pengucapan dan penulisan inilah cukup banyak kata dan istilah dari bahasa asing yang lantas berkembang disuatu daerah di Indonesia. Dengan ribuan aksen dan logat bahasa yang ada di Indonesia, tentunya akan membuat banyak bahasa asing ini yang lantas kehilangan identitas aslinya. BDLV/TM
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »