ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Kasus Munir Terjadi di Era Megawati, SBY : Ketika Munir Meninggal Saya Masih Berstatus Capres

On October 25, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Kasus pelanggaran HAM yaitu kematian aktivis Kontras, Munir Said Thalib, kembali mencuat ke permukaan. Publik pun masih terus menanti akhir dari tragedi maut yang merenggut nyawa suami dari Suciwati ini.

Mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY, adalah salah satu pihak yang paling ditunggu-tunggu oleh publik terkait sikap dan pernyataannya. Tentunya sikap dan pernyataan SBY ini adalah mewakili pemerintahannya sejak 20 Oktober 2004 silam.

Menyikapi persoalan ini, partai Demokrat sendiri menyebut bahwa kasus pembunuhan terhadap aktivis HAM Munir ini terjadi di zaman Presiden Megawati Soekarnoputri. Sementara Tim Pencari Fakta dalam kasus tersebut dibentuk di era Presiden SBY.

"Kasus Munir ini dahulu (terjadinya saat) Presidennya Mega. Begitu Pak SBY jadi Presiden, langsung dihubungi Ibu Suciwati (Istri Munir), dan langsung bikin tim," tegas Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto kepada sindonews, Senin 24 Oktober 2016.

Senada dengan pernyataan Agus Hermanto, mantan Presiden SBY juga turut buka suara. Melalui beberapa cuitan di akun Twitternya, SBY menegaskan bahwa dalam beberapa hari ke depan dirinya akan membuka semuanya terkait penegakan hukum dan berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintahannya dalam menyelesaikan kasus tersebut.
"Ketika aktivis HAM Munir meninggal, saya masih berstatus sebagai Capres. 3 minggu setelah jadi Presiden, Ibu Suciwati (isteri alm) temui saya," tulis SBY.

Dalam cuitan yang lain, SBY lantas mengajak rakyat Indonesia khususnya Netizen semuanya untuk mengingat-ingat kembali kapan persisnya peristiwa 7 September ini terjadi. Sebaliknya, SBY sendiri baru dilantik dan resmi menjadi Presiden RI pada 20 Oktober di tahun yang sama.

"Untuk segarkan ingatan kita, Almarhum Munir meninggal dunia di atas pesawat Garuda yang tengah menuju Amsterdam 7 September 2004," tegas Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY ini. BDLV/TM
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »