ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Ada Korban Tewas Dan Ratusan Warga Mengungsi Akibat Banjir Dan Longsor Di Garut, Jawa Barat

On September 21, 2016 with No comments

Banjir dan longsor garut 10 tewas

Soeara Rakjat, Jawa BaratMusibah banjir disertai longsor kembali melanda wilayah Indonesia, tepatnya di Garut, Jawa Barat. Di salah satu daerah paling selatan provinsi Jawa Barat ini, banjir dan longsor telah merenggut sedikitnya 10 korban jiwa dan merusak rumah-rumah warga.

Tercatat ada enam kecamatan di wilayah kabupaten Garut yang terdampak akibat terjangan banjir bandang dan longsor tersebut. Banjir bandang ini sendiri terjadi akibat hujan yang terus mengguyur sebagian wilayah Garut sejak Selasa 20 September kemarin.

Menurut data yang dirilis detik.com yang diterima dari Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, lokasi banjir dan longsor ini tersebar di enam kecamatan diantaranya adalah Kecamatan Garut, Bayongbong, Pasirwangi, Samarang, Tarogong Kidul dan Banyuresmi.

Kombes Pol Yusri memaparkan bahwa di Kecamatan Tarogong Kidul terjadi banjir bandang yang disebabkan oleh meluapnya sungai Cimanuk. Luapan air sungai ini telah menyebabkan sejumlah bangunan disekitar Kampung Sukapadang terendam. RSUD Dr. Slamet, Mapolsek Tarogong Kidul dan Kantor Kecamatan Tarogong Kidul adalah diantara bangunan yang terendam banjir.

Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di daerah Kecamatan Bungbulang-Cijayana yang masuk Kecamatan Mekarmukti, tepatnya di Jalar Raya Balungbung, ruas jalan disekitar Kampung Pasir Langu dan Werkip ini tertutup longsor dan tidak bisa dilalui kendaraan kendaraan roda empat.

Hampir sebagian besar wilayah Garut saat ini mengalami banjir dan tanah longsor. Diberbagai ruas jalan yang ada di Garut, timbunan tanah longsor hinggga kini masih dalam penanganan oleh aparat dengan dibantu masyarakat.

Akibat bencana tersebut, tercatat sedikitnya 8 orang tewas, 1 orang hilang, 4 orang luka berat, 26 luka ringan dan ratusan penduduk mengungsi.

"Pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat. Ratusan pengungsi ditempatkan di kantor Korem. BPBD Provinsi Jawa Barat membantu penanganan darurat. Posko dan dapur umum telah didirikan. Bupati Garut menunjuk Dandim sebagai komamdan tanggap darurat. Pendataan masih dilakukan," papar Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu 21 September 2016.

"Saat ini sebagian banjir sudah surut. Ini menunjukan kondisi hulu DAS Cimanuk sudah rusak dan kritis," imbuh Sutopo, kepada detik.com.

Diwaktu yang hampir bersamaan, yakni pada Selasa malam, terjadi pula longsor di Desa Cimareme, Sumedang Selatan. Longsor ini menimbun dua rumah milik warga, 2 orang ditemukan tewas, sementara 2 orang lainnya diduga masih tertimbun material tanah longsor. BDLV/TM
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »