ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Google+ Badge

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

PAUD Al Islam Desa Muara, Blanakan Subang, Mengedepankan Pendidikan Agama Pada Siswanya

On September 30, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD, adalah sebuah lembaga pendidikan anak yang diperuntukan bagi pendidikan anak usia 3 hingga 6 tahun. Saat ini, PAUD khususnya yang berada di Desa Muara juga berfungsi sudah seperti TK atau taman kanak-kanak.
Paud al islam dusun sukaasih, desa muara, blanakan subang
PAUD Al-Islam Sukaasih, Desa Muara Blanakan
PAUD Al Islam, Sukasih, Desa Muara Blanakan, adalah salah satu lembaga pendidikan untuk anak yang ada di desa Muara, Balanakan Subang, Jawa Barat. PAUD ini adalah salah satu PAUD yang berada di setiap dusun yang ada di desa tersebut. Desa Muara adalah sebuah desa yang persisnya berada di garis pantai laut Jawa.

Bertempat di samping Mushala atau Langgar Nurul Hidayah, PAUD ini selalu disibukan oleh aktivitas dan kegiatan belajar-mengajar dari sejak hari Senin sampai Jumat mulai pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WIB.

Bersama beberapa PAUD dan lembaga pendidikan lain yang tersebar disetiap dusun yang ada di Desa Muara, PAUD Al Islam berkomitmen untuk turut mencerdaskan generasi bangsa, khususnya warga dusun Sukaasih RT 03 RW 03, Desa Muara dan sekitarnya.

Selain pelajaran reguler berupa membaca, menulis, berhitung maupun berpidato, PAUD Al Islam juga menekankan pentingnya pelajaran agama Islam kepada anak usia dini. Di PAUD ini, pelajaran dasar agama Islam seperti tata cara berwudlhu, shalat dan sejarah singkat nabi dan rasul mulai diperkenalkan.

Namun begitu, pihak pengelola kerap mengeluhkan tempat belajar-mengajar yang masih memanfaatkan ruang terbuka di samping halaman sebuah Mushola. Dengan kondisi ini, konsentrasi para siswa pun kerap terganggu dengan adanya para penjual makanan dan mainan yang ikut menjajakan dagangannya.

Menyikapi hal ini, Kepala Desa Muara berjanji akan turut membantu untuk membangun ruang kelas bagi kenyamanan para siswa maupun guru dalam proses belajar-mengajar. Lurah Ita, sapaan akrab Kades Muara Ita Sudita, juga berjanji akan lebih meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan bagi warganya. BDLV/TM
Gulai Kepala Ikan Manyung Simpang Cikampek, Sedap Nikmatnya Meresap Hingga Ke Dasar Tulang

On September 29, 2016 with No comments

Gulai kepala ikan manyung cikampek

Soeara Rakjat, Gulai Kepala Ikan Manyung, adalah salah satu masakan khas daerah yang lumrah bagi masyarakat di seputaran Jawa Barat. Meski di daerah lain juga ada masakan sejenis, namun masyarakat Jawa Barat juga memiliki racikan dan bumbu tersendiri terkait salah satu ikon kuliner masyarakat pesisir ini.

Gulai kepala ikan Manyung, sebenarnya hampir sama dengan gulai kepala kakap khas ranah Minang. Gulai kepala ikan manyung juga tak kalah nikmat dari kepala kakap, hanya kekentalan santan dan racikan serta tambahan beberapa jenis bumbu yang membuat keduanya terasa berbeda.

Jika gulai Kepala Kakap diracik dengan sedikit kuah dan santan yang cukup kental, maka gulai ikan Manyung diramu dengan lebih sedikit santan dan kuah yang lebih encer dan hampir menyerupai sup ikan. Dengan bumbu-bumbu racikan warisan para leluhur, gulai Kepala Manyung tentunya menjadi hidangan lezat yang tak tergantikan.

Lebih dari itu, ikan manyung juga memiliki daging yang tebal dan lebih banyak. Dengan proses memasak yang cukup lama, racikan bumbu-bumbu pun terasa begitu meresap hingga ke dalam tulang. Didalam tulang kepala ikan manyun, cukup banyak terdapat daging yang empuk dan begitu nikmat.

Untuk warga Jawa Barat khususnya masyarakat Karawang, Subang dan Purwakarta atau anda yang sering melintas di seputaran Simpang Jomin Cikampek, mungkin anda sudah tidak asing dengan sebuah warung makan yang menjual menu kepala manyun ini.

RM Barokah Putra Pasundan Cikampek, adalah salah satu yang paling sohor dengan menu gulai kepala ikan Manyung tersebut. Warung sederhana yang berlokasi hanya beberapa puluh meter dari Simpang Jomin mengarah gerbang tol Cikopo ini tak pernah sepi dari pelanggan. Mayoritas dari mereka adalah para pecinta kepala ikan manyun.
Meski awalnya warung tersebut hanya populer bagi para pengendara truk yang yang melintasi kawasan ini, belakangan RM Barokah juga selalu ramai dikunjungi oleh kalangan menengah yang tentunya merasa ketagihan dengan gulai kepala ikan Manyung ini. BDLV/TM
Memasuki Musim Panen Petani di Pantura Subang Berharap Harga Jual Gabah Stabil

On September 29, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Musim panen, saat ini sudah mulai memasuki tahap awal. Beberapa petani di wilayah Subang yang merupakan lumbung padi nasional mulai memanen sawahnya. Para petani di wilayah pantai utara Subang, khususnya di wilayah Desa Muara, Blanakan terlihat sudah mulai mendapatkan hasilnya.
Harga ketan dan ciherang di subang
Petani di Subang Utara menasuki musim panen
Menurut beberapa petani, panen di wilayah ini akan berlangsung cukup lama. Hal tersebut disebabkan karena dibeberapa tempat masih banyak terdapat padi yang masih muda dan hijau, bahkan diantaranya baru saja menanam.

Namun begitu, secara umum petani di daerah Subang utara akan mengalami masa panen yang bersamaan dalam satu atau dua pekan mendatang. Di sekitar wilayah kecamatan Blanakan, Ciasem dan Pamanukan hingga bagian selatan, sebagian besar tanaman padi memang sudah mulai siap di panen.

Menyikapi hal ini, para petani pun berharap agar harga jual gabah tidak mengalami penurunan yang tajam. Petani berharap harga jual gabah khususnya jenis Ketan, bisa stabil dan mendatangkan hasil dan pendapatan yang cukup lumayan.

"Untuk saat ini harga gabah Ketan sekitar 4,4 (Rp 440.000/kuintal), kalau Ciherang masih stabil. Kami khawatir harga gabah khususnya ketan akan jatuh pada saat panen bersamaan beberapa waktu ke depan," ujar Wastum, seorang petani asal Desa Muara, Blanakan, Kamis 29 September 2016.

Harga jual gabah, memang sangat dipengaruhi oleh masa panen. Jika cukup banyak petani disuatu daerah yang mengalami panen secara bersamaan, harga gabah juga kerap mengalami penurunan. Selain itu, harga gabah juga dipengaruhi adanya kebijakan beras impor, yang kadang masuknya beras impor tersebut bersamaan dengan saat musim panen.

Selain terkenal sebagai lumbung padi nasional yang menanam padi reguler seperti jenis Ciherang, para petani di Kabupaten Subang juga sedang menggalakan padi jenis Ketan untuk memenuhi kebutuhan nasional. Padi jenis Ketan sendiri hanya digunakan untuk beberapa kebutuhan yang bukan konsumsi utama pangan.

Beras Ketan asal Subang juga sudah sangat terkenal hingga ke seantero Indonesia. Sebagai penghasil padi dengan kualitas terbaik ditingkat nasional, Subang memang memiliki stok beras yang sangat melimpah termasuk salah satunya beras Ketan. BDLV/TM
Nasi Grombyang Sajian Kuliner Khas Kota Pemalang Yang Akan Membuat Anda Selalu Terkenang

On September 29, 2016 with 2 comments

Nasi grombyang kuliner khas pemalang

Soeara Rakjat, Jika anda pernah berkunjung ke Kota Pemalang, tentunya anda pasti pernah mencicipi atau minimalnya mendengar salah satu kuliner paling khas di kota ini. Nasi Grombyang, adalah makanan berkuah sejenis soto atau empal yang paling populer dan merakyat bagi warga Pemalang dan sekitarnya.

Nasi Grombyang adalah soto yang terbuat dari daging sapi atau kerbau yang langsung di campur dengan nasi dan disajikan dalam sebuah mangkuk ukuran sedang. Selain soto, sajian ini juga biasanya dilengkapi dengan sate daging yang diiris tipis berbentuk segi panjang.

Berbeda dengan sate pada umumnya, sate pelengkap dalam sajian nasi grombyang ini tidak dibakar. Sate ini dimasak sedemikian rupa hingga berwarna kecoklatan dengan baluran kelapa parut yang dirajang dan digoreng hingga kehitaman.

Nasi Grombang Haji Warso, adalah yang paling terkenal di kota Pemalang. Meski warung nasi grombyang Pak Warso tidak terlalu besar, akan tetapi warung ini selalu menjadi rujukan bagi mereka para pecinta Nasi Grombyang. Selain dikenal paling enak, harganya pun relatif terjangkau bagi semua kalangan.
Nasi Grombyang Pak Haji Warso, Kota Pemalang
Nasi Grombyang Pak Warso hanya berjarak sekitar 100 meter dari alun-alun kota Pemalang. Dengan mengambil arah ke jalan Re Martadinata atau menuju jalan lingkar luar Pemalang, anda akan langsung disuguhi deretan warung-warung kuliner yang salah satunya adalah milik Haji Warso ini.

Rasanya belum lengkap jika kita berkunjung ke kota Pemalang tetapi tidak singgah dan menikmati Nasi Grombyang. Cita rasa yang ada dalam semangkuk nasi grombyang, betul-betul akan mengingatkan kita pada suasana kota Pemalang. BDLV/TM
Sempat Booming, Bagaimana Nasib dan Kabar Batu Akik Saat Ini ?

On September 27, 2016 with No comments

Bisnis batu akik meredup dan bangkrut

Soeara Rakjat, Batu Akik atau Gemstone, adalah sebuah benda yang seolah tak dapat dipisahkan dari kehidupan sebagian kaum pria. Tak hanya pria, bahkan tak sedikit kaum yang hawa yang turut tergila-gila dengan keberadaan batu akik ini.

Beberapa waktu lalu, batu akik adalah sebuah komoditas yang bukan hanya sekedar perhiasan saja. Batu akik bahkan menjadi ladang bisnis yang cukup menggiurkan. Tak sedikit dari mereka yang 'kaya mendadak' gara-gara batu akik.

Namun kini, batu akik seolah kehilangan gairahnya. Beberapa jenis batu yang semula di jual dengan harga ratusan ribu hingga jutaan, kini diobral hingga harga termurah bahkan hanya Rp 25.000 atau Rp 10.000 saja. Meski di obral, terkadang batu akik ini masih tetap sulit terjual untuk saat ini.

Mengikuti trend batu akik yang sedang booming saat itu, beberapa waktu yang lalu kami bahkan sempat berkunjung ke Purbalingga, selepas sebuah kunjungan di kota Yogyakarta. Purbalingga adalah sebuah daerah di Jawa Tengah yang terkenal dengan batu Klawing, jenis batu yang memang di dapat dari sungai Klawing, Purbalingga.

Layaknya jenis batu akik yang cukup populer seperti Kalimaya, Garut Edong, Zafir, dan masih banyak jenis batu akik lainnya, batu Klawing juga memiliki nilai artistik bahkan mistik yang tinggi bagi mereka para penggemar batu akik. Konon yang paling tenar adalah batu Klawing dengan warna merah darah.

Diseputaran Kota Purbalingga, cukup banyak terdapat pengrajin dan penjual batu akik khususnya batu Klawing yang berjejer di sepanjang jalan. Sebagian dari mereka para penjual batu akik ini bahkan tak terlihat karena terhalang oleh kerumunan warga yang hendak membeli atau hanya sekedar melihat-lihat.

Namun kini, para pengrajin dan penjual batu akik ini sepertinya menghilang entah kemana. Tak hanya di kota Purbalingga, di kota-kota lain pun batu akik mengalami nasib yang sama.

Mencermati fenomena ambruknya 'industri' batu akik, tentunya banyak dari kita yang lantas bertanya-tanya. Mengapa bisnis batu akik kini seolah mati suri ? Padahal beberapa waktu yang lalu, batu akik menjadi sebuah kebutuhan yang bagi sebagian orang seolah lebih penting dari bahan kebutuhan pokok.

Apakah ambruknya bisnis batu akik ini juga ada kaitannya dengan perlambatan dan penurunan pertumbuhan ekonomi bangsa Indonesia ? Sebuah pertanyaan yang membutuhkan analisa dan mungkin survei secara mendalam.
Meski secara pribadi kami bukan penggemar batu akik, namun pengalaman bersama rekan-rekan para pecinta Gemstone tentunya meninggalkan banyak cerita dan kisah. Perburuan batu akik Klawing di Purbalingga, Bobot Sari, Randudongkal, Bantar Bolang hingga Pemalang adalah satu diantaranya.

Perjalanan menikmati suasana pedesaan disepanjang jalur Pubalingga - Pemalang ini pun meninggalkan kesan yang cukup mendalam. Panorama pedesaan diselingi tebing dan perbukitan juga sawah yang hijau membentang, adalah sesuatu yang tak pernah terlupakan. BDLV/TM
Dipimpin Habib Salim, DPW FPI Bekasi Kembali Kirimkan Bantuan Untuk Korban Bencana Garut

On September 27, 2016 with No comments

Dpw fpi bekasi kirim bantuan untuk korban bencana garut

Soeara Rakjat, Pasca tragedi banjir bandang dan tanah longsor, masyarakat di beberapa wilayah Garut, Jawa Barat, tentunya masih sangat membutuhkan berbagai macam bantuan. Bantuan berupa makanan atau minuman, pakaian dan obat-obatan, memang masih sangat dibutuhkan mengingat begitu seriusnya dampak yang ditimbulkan oleh bencana tersebut.

Untuk kesekian kalinya pula Front Pembela Islam atau FPI, kembali mengirimkan bantuan logistik ke wilayah bencana ini. Bantuan kali ini datang dari relawan FPI Bekasi, dengan menggunakan 1 unit kendaraan truk, DPW FPI Bekasi raya kembali mengirimkan bantuannya.

Keberangkatan sekitar 8 orang relawan FPI yang sekaligus membawa bantuan berupa makanan/minuman, pakaian dan obat-obatan ini dipimpin langsung oleh Habib Salim, yang sekaligus merupakan pimpinan DPW FPI Bekasi Raya.
DPW FPI Bekasi Raya kembali kirimkan bantuan ke Garut
"8 orang relawan DPW FPI Bekasi  Raya Kloter 2 berangkat ke Garut dipimpin Habib Salim, Ketua DPW FPI Bekasi Raya. Juga membawa 1 truk bantuan pakaian, makanan, minuman dan obat-obatan," tegas akun Fans Page FPI

Sejak pertama tersiar kabar bahwa Garut ditimpa bencana, FPI memang sangat cepat tanggap dan langsung menurunkan relawan-relawannya ke lokasi bencana. Selain DPW FPI Garut, cukup banyak pula relawan FPI dari berbagai kota yang datang dan turut membantu.

Lebih dari itu, Habib Rizieq Shihab selaku Imam Besar FPI pun tak henti-hentinya mengeluarkan seruan dan ajakan kepada masyarakat khususnya umat Islam, agar bisa turut membantu dan meringankan beban para korban bencana di Garut, Jawa Barat.

Saat ini, FPI menjadi salah satu kelompok atau organisasi Islam yang paling aktif dan terlibat langsung untuk membantu warga korban bencana di Garut. FPI bersama aparat dan warga, terus bergotong-royong mengembalikan keadaan dan berusaha untuk meminimalisir dampak dari bencana alam. BDLV/TM
Produksi Meningkat, Pekerja Industri Pengolahan Ikan Lapan di Desa Muara, Blanakan Lembur Hingga Malam

On September 27, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Desa Muara, adalah salah satu desa yang produktif dengan hasil perikanan baik kering maupun basah. Desa yang terletak di kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat ini menjadi salah satu sentra penghasil ikan kering baik asin maupun tawar.
Produksi ikan lapan desa muara, blanakan, subang
Pekerja pengolahan ikan kering lembur hingga malam
Di desa ini, cukup banyak berdiri industri pengolahan ikan kering dari skala kecil, menengah, hingga besar. Salah satu jenis ikan yang cukup banyak di produksi diantaranya adalah ikan Lapan, jenis ikan yang memiliki market cukup luas dan sangat laku di pasaran.

Ikan Lapan Desa Muara, di produksi secara tradisional mulai dari proses pengolahan, pengeringan hingga pengemasan. Karena di produksi dengan cara-cara tradisional, ikan kering Lapan cukup aman untuk di konsumsi.

Industri ikan lapan sendiri melibatkan cukup banyak pekerja dalam proses pengolahannya. Pada saat pasokan ikan dan produksi pengolahan meningkat, tak jarang para pekerja pun harus lembur hingga larut malam. 

Dengan mengantongi penghasilan antara Rp 100.000 hingga Rp 150.000, para pekerja ini merasa tak keberatan untuk bekerja diwaktu pagi, siang ataupun malam. "Yang penting hasilnya lumayan, bekerja siang atau malam tak masalah bagi kami," ujar Soniah, seorang pekerja UD Kacung Jaya.

Menurut mereka, pengerjaan (pengolahan) ini juga tergantung pada pasokan ikan yang masuk ke pabrik. Saat ini mereka bekerja di malam hari, karena kebetulan pasokan ikan pun tibanya menjelang malam.

Ikan lapan siap edar yang umumnya memiliki cita rasa tawar ini dibanderol dikisaran harga Rp 80.000 hingga Rp 100.000 per kilo gram. Selain ikan lapan mentah, di Desa Muara juga ada beberapa industri rumahan yang mengolah ikan Lapan dalam kemasan siap saji (matang) dengan beberapa pilihan bumbu dan rasa. BDLV/TM
Iklim Band Rock Asal Malaysia Yang Cukup Populer di Indonesia di Awal Tahun 1990

On September 25, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Bagi anda yang mengalami masa-masa remaja di awal tahun 1990 hingga pertengahan 2000-an, tentunya anda hafal betul dengan kiprah salah satu band asal Malaysia, Iklim. Iklim adalah salah satu band genre Rock negeri jiran yang turut meramaikan blantika musik Indonesia saat itu.

Pasca boomingnya lagu Isabella yang melejitkan nama Amy (Suhaimi) bersama grup Seacrh, cukup banyak band-band Malaysia yang menyerbu dan turut mendulang sukses di Indonesia. 

Di tahun 1990-an, mereka cukup berjaya, bahkan hanya penyanyi dan band Indonesia yang memiliki kualitas di atas rata-rata yang dinilai mampu menyaingi mereka saat itu. Ahmad Albar (Gong 2000), Slank, Dewa 19, Nicky Astria, Nike Ardila, adalah beberapa nama yang tak tergoyahkan ditengah sebuan band-band asal Malaysia tersebut.

Iklim sendiri adalah band Malaysia asal Trengganu yang dibentuk pada tahun 1990, dengan debut album mereka yang cukup sukses yakni Satu Kesan Abadi. Album ini berhasil meraih Platinum dan melejitkan beberapa singel hit diantaranya Suci Dalam Debu di tahun pertamanya.

Terbentuknya Iklim adalah atas prakarsa sang vokalis utama yakni Saleem Abdul Majid atau yang lebih populer dengan nama Saleem. Saleem lantas mengajak beberapa temannya untuk membentuk sebuah grup musik dan mulai berpetualang dari panggung ke panggung.

Sebelum nama Iklim resmi digunakan, mereka sering manggung di pub. Mereka juga menerima undangan secara eksklusif ataupun di resepsi pernikahan di negara bagian Trengganu pada awal tahun 1998.

Keberuntungan mulai berpihak pada band ini saat SCS Record memberi kepercayaan pada mereka untuk membuat album perdana di tahun 1990. Nama Iklim pun mulai resmi digunakan seiring dengan debut album yang diluncurkan. 

Album ini cukup sukses dan laris manis, lagu Suci Dalam Debu, Sandiwara Cinta Semusim, atau Hakikat Sebuah Cinta, adalah beberapa singel hit yang sangat populer di Malaysia, Brunei dan bahkan hingga ke Indonesia.
Berbeda dengan album pertama yang beredar di Malaysia yang bertajuk Satu Kesan Abadi, album pertama Iklim yang beredar di Indonesia bertitel Suci Dalam Debu. Saking populernya di Indonesia, Saleem pun lantas diduetkan dengan salah satu penyanyi Indonesia yakni Popy Mercury.

Pada awal masa berdirinya, band ini beranggotakan 5 pemuda asal Trengganu, Malaysia diantaranya adalah:
  1. Saleem Abdul Majid - Vokal
  2. Umarul Mahdzar - Lead Guitar
  3. Moh Salim - Guitar Bass
  4. Fadhil Suhaimi - Guitar
  5. Kamaruddin - Drum
Hingga kini, Iklim sudah beberapa kali merilis album dan berganti personel. Namun sampai saat ini, Saleem sebagai pionir dan maskot dari grup band Iklim tersebut tetap bertahan dan terus melekat di hati para penggemarnya.

Seiriring dengan pergeseran trend dan selera musik masyarakat di Indonesia khususnya, popularutas Iklim pun mulai memudar di awal tahun 2000-an. Namun begitu, lagu-lagu Iklim masih kerap diperdengarkan dan didendangkan oleh sebagian kita yang menginjak usia remaja di awal tahun 1990-an. BDLV/TM
Submit URL Ke Google, Cara Termudah Agar Postingan Terbaru Cepat Terindeks di Mesin Pencarian

On September 25, 2016 with 2 comments

Submit url ke google search console agar postingan terindeks

 Soeara Rakjat, Jika anda seorang penulis, tentunya akan sangat merasa bangga jika berbagai artikel yang telah diposting selalu muncul di laman pertama mesin pencarian. Artikel yang selalu muncul di mesin pencarian dengan keyword atau kata kunci yang relevan, tentunya akan memiliki pengaruh kuat pada SERP sebuah website.

Namun sayangnya, tulisan atau artikel yang telah kita posting juga tidak serta merta langsung muncul di engine search atau mesin pencarian sesaat setelah kita posting. Butuh waktu berjam-jam, berhari-hari, seminggu bahkan hingga sebulan atau lebih agar artikel kita terindeks mesin pencarian.

Ada beberapa kiat atau trik yang bisa kita lakukan agar postingan kita langsung terindek hanya beberapa saat setelah kita posting. Selain mengirim sitemap dalam format xml dan melakukan ping ke berbagai genetator, seperti Google, Yahoo atau Bing, kita juga bisa melakukan submit URL.

Submit URL ke Google, adalah sebuah upaya untuk memberi sinyal kepada mesin pencarian bahwa kita memiliki artikel teranyar yang baru saja di publikasi. Karena mesin pencarian Google adalah yang terpopuler, maka submit URL yang sering menjadi prioritas adalah ke mesin pencarian Google.

Sebelumnya kita harus sudah memiliki akun webmaster tool di Google Search Console. Jika belum, kita bisa mendaftar dengan akun gmail yang kita miliki, tentunya dengan mudah dan cepat.
Cara Submit URL postingan terbaru ke Google Search Console
Kolom Submit URL adalah langkah berikutnya yang bisa kita lakukan dengan mengisi kolom tersebut dengan URL atau alamat postingan terbaru kita. Salin dahulu URL artikel kita, lalu paste atau tempelkan di kolom tersebut, isi Captcha dan kirim.

Jika dilakukan dengan cara yang benar, postingan kita bisa muncul dengan cepat di indeks mesin pencarian. BDLV/TM
Google Pilihan Utama Dalam Dunia Blogging, Mengapa Harus Pilih Google?

On September 25, 2016 with No comments

Membuat blog dengan blogspot

Soeara Rakjat, Menulis, adalah salah satu kegiatan yang paling digemari dan memberi banyak manfaat dan inspirasi bagi umat manusia sejak dahulu kala. Berkat kegiatan tulis-menulis, beragam ilmu pengetahuan hingga sejarah peradaban umat manusia bisa terdokumentasikan dengan baik dan bisa kita nikmati hari ini.

Babad Diponegoro, Kisah Mahabharata hingga tragedi dari Yunani seperti Iliad, Odyssey yang bisa kita nikmati hingga hari ini, adalah berkat adanya kegiatan tulis menulis. Apa jadinya dunia ini jika dimasa lalu tak ada manusia yang menggemari hobi tulis menulis ini.

Jika dimasa lalu kegiatan ini membutuhkan media seperti batu, lempengan tanah, kulit kayu, daun hingga kertas. Diera digital, manusia juga kemudian mengenal adanya internet sebagai media untuk menulis atau yang sering kita sebut sebagai Blogging.

Kehadiran internet memang memudahkan kita yang menggemari jurnalistik, korespondensi atau hanya sekedar mendokumentasikan karya tulis pribadi. Saat ini, begitu banyak situs-situs yang menawarkan Hosting atau ruang kepada kita untuk bisa menjadi seorang penulis baik profesional maupun secara amatiran.

Blogger dan Wordpress, adalah dua flatform yang begitu dikenal dan sudah sangat familiar bagi kita selain beberapa flatform lainnya. Lalu mana yang harus kita pilih menjadi host agar aman dan nyaman dalam mendokumentasikan tulisan ?

Google adalah jawabannya. Sebagai pemilik dan sang empunya ranah internet, Google memang sangat direkomendasikan untuk kita. Bahkan bagi sebagian kalangan, menggunakan produk Google salah satunya adalah Blogger, seolah menjadi sebuah kewajiban.

Sejak diluncurkan pada 23 Agustus 1999 oleh Pyra Labs dan lantas diakuisisi oleh Google pada 2003, Blogger menjadi pilihan utama masyarakat dunia. Blogger menjadi flatform paling populer sejagat raya diantara flatform sejenis lainnya.

Blogger dipilih karena dinilai paling aman dan nyaman bagi para penggunanya. Tidak perlu membayar untuk bisa memanfaatkan Blogger, kita hanya butuh akses internet seperti biasanya, seperti halnya saat kita mengakses situs atau jejaring sosial lainnya.

Meski Blogger sendiri berada dibawah subdomain blogspot.com, namun Google memberi kebebasan bagi penggunanya untuk mengcustom atau mengganti domain blogspot.com tersebut dengan TLD, ccTLD atau yang lainnya. Selain itu, pengguna juga bebas mengkrasikan template atau tampilan selain dari yang sudah disediakan oleh Blogger sendiri.

Karena Blogger adalah milik Google, tentunya kita tak perlu pusing memikirkan bandwidth, atau server yang down. Keamanan Blogger pun sangat terjamin, Blogger bebas dari injeksi script serta terpantau selama 24 jam dari virus dan malware. Setiap aktivitas di Blogger juga selalu di-enkripsi dengan sangat tepat dan akurat oleh Google.

Karena kita menggunakan Google Mail atau gmail sebagai 'modal utama' mengakses Blogger, Google pun sudah memproteksi email kita dengan sangat kuat salah satunya dengan verifikasi dua langkah, sebuah perlindungan dan langkah keamanan yang konon disebut-sebut sebagai yang tercanggih di seluruh kolong langit.

Mengapa Kita Harus Memilih Google? Karena Google adalah yang terbaik, Google adalah penguasa alam maya yang memang menjadi pilihan utama bagi para pencinta Blogging di seluruh dunia. BDLV/TM
Warga Desa Muara Manfaatkan Lahan Disepanjang Aliran Sungai Ciasem Untuk Pertanian

On September 25, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Petani di Desa Muara, Blanakan, Subang, saat ini sedang menunggu musim panen yang tak lama lagi akan segera tiba. Petani pun terlihat semakin bersemangat manakala musim panen kali diperkirakan memberi hasil yang maksimal dan memuaskan.
Sawah di aliran sungai ciasem desa muara blanakan tanjungtiga
Lahan pertanian di aliran sungai Ciasem Desa Muara
Adalah para petani yang memanfaatkan lahan disepanjang aluran sungai Ciasem, yang saat ini sedang sibuk mengurusi tanaman padi yang mulai berisi dan menguning. Jika tak ada aral melintang, para petani merasa yakin panen kali ini mereka bisa mendapat keuntungan yang lumayan besar.

Berbeda dengan para petani yang menggarap sawah di areal yang memang diperuntukan bagi pertanian, para petani yang menggarap lahan disepanjang aliran sungai ini terkadang ditimpa kerugian. Bertani disepanjang aliran sungai memang terkesan mengadu nasib dan untung-untungan.

Bertani disepanjang aliran sungai Ciasem, memang tak jarang mengalami kegagalan. Hal tersebut disebabkan oleh sungai Ciasem yang sering meluap dan merendam areal pesawahan saat musim penghujan. Namun begitu, jika pun ada luapan tetapi usia padi sudah matang, tentunya akan bisa terselamatkan.

Berbeda dengan usia padi yang sudah tua, saat padi masih muda atau berusia hanya beberapa pekan setelah ditanam tentunya sangat rentan apabila terjadi luapan. Beberapa bulan yang lalu, petani merasa optimis bisa memanen hasil. Namun akhirnya sungai Ciasem kembali meluap, sebagian petani pun mengalami kerugian.
Selain bertanam padi, para petani disepanjang sungai ini juga sebagian kecilnya bertanam palawija atau mencetak batu bata. Selain berprofesi sebagai nelayan, sebagian masyarakat juga memanfaatkan lahan milik pemerintah disepanjang aliran sungai ini untuk pertanuan. BDLV/TM
Deep Purple Legenda Dunia Dalam Sejarah Musik Hard Rock

On September 23, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Deep Purple, adalah salah salah satu band legendaris dan sarat sejarah dalam dunia musik Rock. Band Hard Rock asal Inggris ini memiliki begitu banyak penggemar di seluruh penjuru dunia. Deep Purple juga disebut-sebut sebagai salah satu pelopor genre Heavy Metal, selain Led Zeppelin dan Black Sabbat tentunya.

Grup band ini memiliki sejarah dan perjalanan panjang sebelum akhirnya terbentuk Deep Purple yang sebenarnya. Adalah John Lord yang memiliki kepiawaian dalam memainkan keyboard. John Lord juga seorang komposer musik yang handal, sebagian besar lagu-lagu Deep Purple adalah hasil kreasi dari John Lord.

John Lord sendiri sebelumnya bermain untuk The Flowerport Man bersama Chris Curtis dan seorang pengusaha yang juga seorang produser yakni Tony Edwards. Pada 1967, rekan John yakni Chris Curtis merekrut Ritchie Blackmore yang saat itu sedang bermain bersama Neil Christian And The Crusaders di Jerman.

Ritchie Blackmore, sering sebut-sebut sebagai salah satu gitaris terbaik dunia kala itu. Selain John Lord, Blackmore juga dianggap sebagai ruh dari permainan impresive Rock Blues yang diusung oleh Deep Purple. Blackmore menjadi gitaris Deep Purple hingga tahun 1993, Blackmore hanya absen setahun saat posisinya digantikan oleh Tommy Bolin pada 1975-1976.

Dengan keberadaan Blackmore dan John Lord, Deep Purple menjelma menjadi band paling populer di dunia. Hampir semua penggemar musik rock dipastikan akan mengenal lagu-lagu Deep Purple. Tak hanya mempengaruhi dunia musik, Deep Purple juga memiliki pengaruh yang kuat dalam dunia fashion. Apa yang dikenakan oleh personel Deep Purple, akan selalu menjadi trend setter bagi penggemar musik cadas tersebut.

Sebelum nama Deep Purple resmi digunakan pada tahun 1968, nama lain seperti Orpheus, Concrete God dan juga Sugarlump sempat diusulkan untuk menamai band ini. Deep Purple adalah nama yang diusulkan oleh Blackmore, Deep Purple adalah judul lagu yang sangat disukai oleh nenek dari Blackmore dan pernah hits di era 1920 an.

Formasi awal Deep Purple sendiri di isi oleh beberapa nama diantaranya adalah:
  • John Lord - Keyboard
  • Ritchie Blackmore - Guitar 
  • Rod Evans - Vocal
  • Nick Samper - Bass Guitar, dan
  • Ian Paice - Drumer
Formasi ini hanya bertahan seahun saja, pada 1969 Rod Evans dan Nick samper didepak secara mendadak oleh Blackmore, John Lord dan Paice. Blackmore yang berusaha mencari pengganti dari keduanya, lantas keluar masuk pub dan akhirnya bertemu dengan Ian Gillan dan Roger Glover yang merupakan personel dari Episode Six.

Sejak itu, Deep Purple pun menjelma menjadi band besar dan mendunia. Kombinasi Ritchie Blackmore, John Lord, Ian Gillan, Roger Glover dan Ian Paice, betul-betul membuat Deep Purple menjadi legenda Rock hingga kini. Lagu-lagu Deep Purple pun selalu menjadi hits, Deep Purple pun disambut sangat antusias saat konser maupun tour keliling dunia.

Soldier Of Fortune, Burn, Highwaystar, Smoke On The Water, Women From Tokyo, dan masih banyak lagu-lagu lain yang begitu mendunia dan melegenda.
Ian Gillan adalah vokalis Deep Purple paling lama. Ian Gillan hanya absen saat digantikan oleh David Coverdale dari tahun 1973 hingga 1976. Dalam periode yang sama, Roger Glover juga pernah digantikan oleh Glen Hughes. Selebihnya, mereka adalah formasi 'abadi' bersama John Lord, Ian Paice dan Ritchie Blackmore yang hengkang pada 1993.

Dalam kurun 1993 hingga 1994, posisi Blackmore sempat digantikan oleh salah satu 'Dewa Guitar' dunia yakni, Joe Satriani. Lalu masuklah Steve Morse menggantikan Satriani pada tahun 1994. Formasi Deep Purple bersama Steve Morse inilah yang pada tahun 2002 pernah mengunjungi Indonesia, dan merilis album Abandon. Selain itu, Deep Purple adalah band barat pertama yang mengunjung Indonesia pada 1975.

Pada tahun 2002, Don Airey masuk menggantikan John Lord yang mulai termakan usia. John Lord sendiri tutup usia beberapa tahun yang lalu. Hingga kini, Deep Purple adalah salah satu band yang menjadi legenda dunia, tua, muda dan remaja begitu menyukai dan masih sering menyanyikan lagu-lagu Deep Purple ini.. BDLV/TM
Jadwal SIM Keliling di Pamanukan, Kalijati, Pagaden, Subang dan Sekitarnya

On September 22, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa Barat. SIM atau Surat Izin Mengemudi, adalah lisensi resmi untuk para pengguna kendaraan baik roda dua dan empat hingga kendaraan besar. Kepemilikan SIM tentu sangat mutlak dan wajib bagi pemilik kendaraan bermotor.
Jadwal sim keliling di pamanukan, subang, kalijati, purwadadi
Jadwal Sim Keliling di Kota Pamanukan Subang
Namun begitu, cukup banyak pemilik kendaraan yang merasa enggan untuk membuat SIM, atau juga SIM yang mereka miliki telah habis masa berlakunya dan tidak diperpanjang lagi karena berbagai alasan.

Untuk itulah sudah sejak lama pihak Kepolisian lantas berusaha menjemput bola dengan membuka layanan SIM Keliling. Secara khusus, SIM Keliling sendiri hanya melayani masyarakat yang ingin memperpanjang SIM yang masa berlakunya telah habis.

Untuk wilayah Kabupaten Subang, Kepolisian di daerah tersebut telah membuka jadwal SIM keliling di beberapa tempat yang berlokasi di beberapa tempat di Subang.

Jadwal SIM Keliling di Subang sebagai berikut,
  1. Senin berlokasi di Pasar Purwadadi
  2. Selasa di Pasar/Plaza Pagaden
  3. Rabu di sekitar Pasar Kalijati
  4. Kamis persisnya di bawah Fly Over Pamanukan
  5. Jumat berlokasi di Pasar Jalan Cagak, dan
  6. Sabtu SIM Keliling akan berada di Wisma Karya, Subang
Adapun persyaratannya adalah Fotocopy KTP dan SIM golongan A dan C, yang masa berlakunya telah habis. Selain itu, anda juga akan dikenakan biaya administrasi sesuai dengan jumlah yang telah ditentukan. BDLV/TM
Garut Diterjang Banjir Dan Longsor, Relawan FPI Langsung Buka Posko Bantuan Bencana

On September 21, 2016 with No comments

Pfi buka posko bantuan bencana banjir di garut

Soeara Rakjat, Kabupaten Garut, di Jawa Barat, kembali diterjang bencana banjir bandang dan tanah longsor. Banjir dan longsor yang diakibatkan oleh hujan dengan intensitas tinggi yang turun sejak Selasa lalu, telah membuat banyak tempat di Garut terendam banjir, tertimbun longsor, yang bahkan hingga menyebabkan korban jiwa.

Melihat kondisi ini, tentunya banyak pihak yang turut bersimpati dan merasa berkewajiban untuk membantu kesulitan warga Garut yang tertimpa bencana. Berbagai bantuan pun kini mulai mengalir untuk meringankan beban dan penderitaan warga.

Salah satu pihak yang telah turut membuka posko bantuan untuk bencana tersebut adalah Front Pembela Islam atau FPI. DPW FPI Garut membuka posko bantuan bencananya disekitar wilayah Garut Kota. Selain membuka Posko Bencana, tentunya anggota FPI juga terlibat langsung sebagai tenaga relawan guna membantu para korban bencana.

"Relawan FPI Garut peduli bencana. DPW FPI Garut sudah membuka posko di Kp Rengganis RW 02, Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota," tulis Fanspage Imam Besar FPI tersebut.

Bencana banjir dan longsor di Garut memang begitu berdampak pada kehidupan dan aktivitas masyarakat. Melihat kondisi ini, Habib Rizieq lantas menyerukan kepada masyarakat dan juga Netizen untuk bisa bersama-sama membantu kesulitan warga dengan mengirimkan bantuan berupa makanan, obat-obatan dan pakaian.
Bagi yang berniat untuk turut membantu, bisa mendatangi langsung posko bantuan bencana FPI tersebut dan menghubungi relawan FPI yang bertugas di lapangan atau melalui nomor 0852 2358 0409, yang bisa dihubungi di setiap waktu. BDLV/TM
Ada Korban Tewas Dan Ratusan Warga Mengungsi Akibat Banjir Dan Longsor Di Garut, Jawa Barat

On September 21, 2016 with No comments

Banjir dan longsor garut 10 tewas

Soeara Rakjat, Jawa BaratMusibah banjir disertai longsor kembali melanda wilayah Indonesia, tepatnya di Garut, Jawa Barat. Di salah satu daerah paling selatan provinsi Jawa Barat ini, banjir dan longsor telah merenggut sedikitnya 10 korban jiwa dan merusak rumah-rumah warga.

Tercatat ada enam kecamatan di wilayah kabupaten Garut yang terdampak akibat terjangan banjir bandang dan longsor tersebut. Banjir bandang ini sendiri terjadi akibat hujan yang terus mengguyur sebagian wilayah Garut sejak Selasa 20 September kemarin.

Menurut data yang dirilis detik.com yang diterima dari Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, lokasi banjir dan longsor ini tersebar di enam kecamatan diantaranya adalah Kecamatan Garut, Bayongbong, Pasirwangi, Samarang, Tarogong Kidul dan Banyuresmi.

Kombes Pol Yusri memaparkan bahwa di Kecamatan Tarogong Kidul terjadi banjir bandang yang disebabkan oleh meluapnya sungai Cimanuk. Luapan air sungai ini telah menyebabkan sejumlah bangunan disekitar Kampung Sukapadang terendam. RSUD Dr. Slamet, Mapolsek Tarogong Kidul dan Kantor Kecamatan Tarogong Kidul adalah diantara bangunan yang terendam banjir.

Selain banjir, bencana tanah longsor juga terjadi di daerah Kecamatan Bungbulang-Cijayana yang masuk Kecamatan Mekarmukti, tepatnya di Jalar Raya Balungbung, ruas jalan disekitar Kampung Pasir Langu dan Werkip ini tertutup longsor dan tidak bisa dilalui kendaraan kendaraan roda empat.

Hampir sebagian besar wilayah Garut saat ini mengalami banjir dan tanah longsor. Diberbagai ruas jalan yang ada di Garut, timbunan tanah longsor hinggga kini masih dalam penanganan oleh aparat dengan dibantu masyarakat.

Akibat bencana tersebut, tercatat sedikitnya 8 orang tewas, 1 orang hilang, 4 orang luka berat, 26 luka ringan dan ratusan penduduk mengungsi.

"Pencarian dan penyelamatan korban masih terus dilakukan Tim SAR gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri, Tagana, PMI, relawan dan masyarakat. Ratusan pengungsi ditempatkan di kantor Korem. BPBD Provinsi Jawa Barat membantu penanganan darurat. Posko dan dapur umum telah didirikan. Bupati Garut menunjuk Dandim sebagai komamdan tanggap darurat. Pendataan masih dilakukan," papar Kepala Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Rabu 21 September 2016.

"Saat ini sebagian banjir sudah surut. Ini menunjukan kondisi hulu DAS Cimanuk sudah rusak dan kritis," imbuh Sutopo, kepada detik.com.

Diwaktu yang hampir bersamaan, yakni pada Selasa malam, terjadi pula longsor di Desa Cimareme, Sumedang Selatan. Longsor ini menimbun dua rumah milik warga, 2 orang ditemukan tewas, sementara 2 orang lainnya diduga masih tertimbun material tanah longsor. BDLV/TM
Diguyur Hujan, Jalan Di Desa Muara, Blanakan Subang Terendam Dan Berubah Menjadi Arena Pemancingan

On September 21, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa BaratSaat ini, kondisi cuaca diberbagi daerah di Indonesia khususnya di Jawa Barat memang sedang tidak menentu. Meski seharusnya sekarang ini adalah musim kemarau, namun nyatanya hujan masih terus turun diberbagai tempat.
Jalan desa muara, blanakan subang terendam banjir
Jalan banjir di Subang menjadi arena memancing
Kondisi ini tentu saja sedikit menyulitkan masyarakat, kondisi cuaca yang tidak menentu, membuat masyarakat harus bersiap dengan segala kemungkinan yang bisa saja terjadi. Di beberapa tempat, panas terik dan hujan disertai genangan banjir masih terjadi dan datang silih berganti.

Seperti yang terjadi di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat. Meski berhari-hari panas terik cukup menyengat, namun hanya beberapa saat saja hujan turun, jalanan di sekitar Dusun Sundanglaut II, Desa Muara ini langsung kebanjiran dan tergenang hingga berhari-hari lamanya.

Genangan air ini bukan hanya karena besarnya air hujan. Genangan ini disebabkan oleh rendahnya badan jalan yang memang selama bertahun-tahun tidak pernah mengalami perbaikan. Ruas jalan di dusun Sindanglaut II, desa Muara ini memang selalu dikeluhkan oleh warga desa.

Dengan kondisi ini, praktis warga pun kerap mempertanyakan program-program pembangunan Pemkab Subang. Banyak warga yang menilai bahwa program pembangunan infrastruktur berkelanjutan masih belum bisa dinikmati oleh seluruh rakyat Subang, khususnya warga di wilayah pantai utara atau Pantura.

Foto anak mancing di genangan banjir ini diunggah oleh seorang Netizen yang merupakan warga setempat melalui akun Facebooknya. Merasa sangat prihatin dengan kondisi dilingkungannya, setengah berkelakar ia pun menuliskan, "Mancing mania mantap," tulis akun tersebut.

Mancing di Jalan Desa Muara Blanakan, yang tergenang ini tentunya menjadi pemandangan yang cukup unik, lucu sekaligus mengharukan. Unik dan lucu karena mancing dijalanan adalah hal langka, mengharukan karena ditengah pesatnya pembangunan ternyata masih ada jalan desa yang sangat memprihatinkan.
Memancing di jalan yang tergenang
Memancing di jalan yang tergenang di Subang
Menyikapi hal ini, tentunya masyarakat meminta agar Pemkab Subang lebih memperhatikan buruknya kondisi infrastruktur khususnya di daerah Pantura Subang tersebut. Masyarakat pun menuntut agar segera ada tindakan nyata dari pemerintah demi kebaikan dan kepentingan warga desa. BDLV/TM
Berwisata Di Tol Cipularang, Menikmati Nyamannya Sebuah Perjalanan

On September 20, 2016 with No comments

Menikmati berwisata di tol cipularang

Soeara Rakjat, Jawa BaratTol Cipularang atau Cikopo - Purwakarta - Padalarang, adalah sebuah ruas tol yang menghubungkan jalan Tol Jakarta - Cikampek dengan akses tol yang ada di Kota Bandung, Jawa Barat. Tol ini mulai beroperasi sesaat sebelum KTT Asia - Afrika di gelar di Kota Bandung pada 2005 silam.

Ruas jalan yang pada awalnya adalah daerah pegunungan, perbukitan, lembah dan jurang ini tentunya menawarkan sejuta pesona bagi para pengendara yang hendak menuju atau dari dan ke Kota Bandung. Cukup beragam panorama yang bisa kita nikmati di sepanjang jalan tol ini.

Jalan tol yang 99% keberadaannya di wilayah dataran tinggi dan pegunungan ini tentunya akan memberikan kita pengalaman terbaik dalam berkendara. Selain perbukitan dan pegunungan, di sepanjang jalur ini juga kita bisa menikmati hijaunya perkebunan dan wilayah hutan yang membentang luas disisi kiri dan kanan jalan.
Berwisata di Tol Cipularang, Menikmati Nyamannya Sebuah Perjalanan
Selepas KM 66 di Tol Jakarta - Cikampek, kita bisa langsung menuju akses Tol Cipularang dan memasuki wilayah Purwakarta dimana sebagian besar ruas jalan tol ini berada. Sejak itu pula perjalanan kita akan dimanjakan oleh indah dan sejuk segarnya alam pegunungan.

Ada tiga Rest Area di Tol Cipularang yang masuk ke wilayah Purwakarta dan cukup nyaman untuk kita singgahi. Rest Area pertama, bisa kita jumpai tak jauh dari titik awal Tol Cipularang. Rest Area berikutnya adalah di KM 88 dan Rest Area KM 97 yang hanya beberapa kilo meter sebelum kita memasuki wilayah Bandung Barat.
Berwisata di Tol Cipularang, Menikmati Nyamannya Sebuah Perjalanan
Selepas Purwakarta dan memasuki Bandung Barat, lintasan Tol Cipularang akan didominasi oleh jalur pendakian yang cukup menguras energi kendaraan. Disekitar jalur ini pun kita harus bersabar, karena cukup banyak kendaraan-kendaraan besar yang semakin melambat saat melintasi jalur pendakian.

Meski begitu, di wilayah Bandung Barat kita bisa menikmati pegunungan kapur purba diselingi perbukitan dan jurang yang cukup terjal. Bahkan dari sini, kita juga bisa menikmati deretan pegunungan yang masuk ke wilayah Cianjur, Jawa Barat.

Sayangnya, masih cukup banyak para pengendara yang tidak disipilin dan kerap membahayakan para pengendara lain. Tol Cipularang memang kerap dijadikan arena balapan, cukup banyak pengendara yang memacu kendaraan diatas batas normal aman dan atau menyalip melalui bahu jalan.
Berwisata di Tol Cipularang, Menikmati Nyamannya Sebuah Perjalanan
Tingginya angka kecelakaan di Indonesia khususnya di Tol Cipularang, adalah karena masih tidak disiplinnya para pengguna jalan tol itu sendiri. Sebagian para pengendara di Indonesia memang dikenal sangat tidak disiplin, perjalanan yang seharusnya aman, nyaman dan menyenangkan sering berakhir dengan kecelakaan.

Namun begitu, Tol Cipularang tetap menawarkan keindahan. Selain sebagai akses utama, tentunya kita juga bisa menikmati pemandangan dengan Berwisata di Tol Cipularang. BDLV/TM
Habib Rizieq Shihab Pimpin Ribuan Umat Islam DKI Putihkan Istiqlal

On September 18, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Imam Besar Front Pembela Islam atau FPI, Habib Rizieq Shihab, hari ini memimpin sebuah acara di Masjid Istiqlal Jakarta. Habib Rizieq hadir ditengah ribuan warga Jakarta yang memenuhi Masjid Istiqlal. Istiqlal pun berubah menjadi Lautan Putih.

Meski dikabarkan sebelumnya bahwa acara tersebut batal, namun akhirnya ribuan umat Islam DKI bersama Habib Rizieq tetap hadir dan memenuhi Masjid termegah di Ibukota tersebut.

Melalui akun Fans Page Habib Rizieq, Netizen pun menjadi tahu bahwa acara tersebut akhirnya tetap berlangsung. Hanya dalam tempo puluhan menit setelah dibagikan, foto-foto Habib Rizieq dan ribuan Jamaah ini mendapat sambutan yang begitu hangat.
Foto-foto di Istiqlal ini sudah ribuan kali disukai, ratusan kali dibagikan dan ditanggapi. Netizen pun terlihat sangat antusias dengan berlangsungnya ceramah akbar bersama Imam Besar FPI ini.

"99% Masjid Istiqlal Jakarta Jamaah Putih Putih. Allahu Akbar," tulis Fans Page, Ceramah Habib Rizieq.

Selain FPI, turut hadir pula beberapa elemen masyarakat diantaranya, Forkabi, Forum Betawi Bersatu, dan Gerakan Masyarakat Jakarta atau GMJ. Selain itu, sejumlah tokoh seperti Amien Rais, Yusril Ihza Mahendra, Bachtiar Nasir, dan tokoh-tokoh lainnya turut menghadiri kegiatan ini.

Dalam ceramahnya, Habib Rizieq menghimbau kepada umat Islam untuk tetap menjaga Aqidah dan Ukhuwah. Lebih dari itu, umat islam juga diminta untuk waspada akan upaya-upaya yang berusaha mendiskreditkan Islam.

Selain itu, Habib Rizieq juga menegaskan bahwa umat Islam hendaknya memilih pemimpin yang seaqidah. Sang Habib pun menyatakan agar umat Islam tidak terpengaruh dengan opini negatif yang belakangan marak di medsos yang diantaranya adalah lebih baik kafir tapi tidak korupsi.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa acara ini dibatalkan secara sepihak karena disinyalir memiliki agenda politik. Disisi lain, ada tokoh politik yang merupakan seorang non Muslim tetapi bisa keluar masuk Masjid dan Pesantren dengan bebas dan leluasa bahkan disambut dengan hangatnya.

Lebih dari itu, belakangan juga marak politisasi agama oleh para tokoh politik kita. Hal itu tercermin ketika ada acara Khataman Al Qur'an dalam sebuah deklarasi Posko Pemenangan Calon Gubernur, ataupun sumbangan sapi Qurban yang bagi seorang non muslim tentunya tidak memiliki urgensi dan kepetingan. BDLV/TM
Peringati HUT PAN ke 18, Ketua DPD PAN Subang Resmikan Turnamen Catur

On September 18, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, DPD PAN Subang, hari ini 18 September 2016, menggelar turnamen catur. Turnamen dalam rangka HUT PAN 18 ini memperebutkan piala begilir Ketua DPD PAN Subang, Asep Rohman Dimyati, atau yang lebih akrab di sapa ARD.
Pan subang gelar turnamen catur
Asep Rochman Dimyati (ARD) HUT PAN ke-18
Turnamen ini diikuti oleh lebih dari 300 orang peserta yang hadir dari 27 kecamatan yang ada di kabupaten Subang. Selain piala begilir Ketua DPD PAN Subang, turnamen ini juga memperebutkan hadiah total berupa uang tunai senilai Rp 10 juta.

Menurut Ketua DPD PAN Subang, Asep R. Dimyati, turnamen ini bertujuan untuk lebih mendekatkan PAN pada masyarakat. ARD menginginkan agar HUT PAN ke 18 kali ini benar-benar bermakna dengan melibatkan masyarakat secara langsung.

Lebih lanjut, ARD juga menegaskan bahwa PAN Subang berkeinginan agar masyarakat bisa lebih mengenal program-program PAN kedepan. Selain itu, dengan turnamen ini diharapkan bisa menjaring bibit-bibit muda potensial yang bisa berkiprah di tingkat nasional.

"Selain untuk lebih mengenalkan program partai, kami juga bertekad agar bakat-bakat muda yang ada bisa tergali dengan baik. Kami berkomitmen bisa mewadahi mereka khususnya pecatur-pecatur muda untuk bisa profesional dan berprestasi ditingkat nasional," tegas Asep Rohman Dimyati atau ARD ini.

Acara turnamen catur HUT PAN ke 18 ini disambut sangat antusias oleh para pecinta olahraga asah otak tersebut. Ratusan pecatur baik para senior maupun pecatur muda potensial begitu bersemangat untuk menunjukan skill dan permainan terbaiknya masing-masing,

Kami sangat bangga bisa berpartisipasi di ajang ini. Ini adalah momen langka dan berharga bagi kami para pecinta catur. Semoga PAN Subang tetap konsisten untuk menggelar turnamen ini diwaktu mendatang," ujar Tajudin, seorang pecatur senior asal Desa Muara, Blanakan, Subang.
Turnamen catur dpd pan subang peeingati hut pan ke 18
Turnamen Catur HUT PAN ke-18
Tentunya turnamen ini bisa menjadi ajang bagi para master catur di seantero Subang untuk bisa bertemu, saling bertukar ilmu dan juga beradu gengsi dan prestasi BDLV/TM
Sejarah Berdirinya Stasiun Jakarta Kota, Kawasan Kota Tua Batavia

On September 17, 2016 with No comments

Sejarah berdirinya stasiun jakarta kota, stasiun kota atau beos

Soeara Rakjat, Kawasan Jakarta Kota, adalah sebuah kawasan kota tua yang menjadi cikal-bakal perkembangan kota Jakarta seperti yang kita lihat sekarang ini. Jauh-jauh hari sebelum Jakarta atau yang sebelumnya bernama Batavia menjadi Ibukota Indonesia, kawasan ini sudah lebih dulu ada.

Adalah pelabuhan Sunda Kelapa (Kalapa dalam bahasa Sunda) yang memegang peranan penting dalam perkembangan kota Batavia yang kelak akan menjadi Ibukota negara Indonesia, yang kemudian berganti nama menjadi Jakarta.

Sunda Kalapa adalah sebuah pelabuhan besar yang menjadi lalu lintas perniagaan di masa lalu. Para saudagar dari berbagai belahan dunia akan singgah untuk berdagang ataupun hanya sekedar mengisi bekal sebelum kembali berlayar ke tempat atau tanah tujuannya.

Sunda Kalapa bahkan sudah disebut-sebut sejak jaman Tarumanegara, sebuah kerajaan hindu pertama di tanah Jawa pada abad VII. Sunda Kelapa juga menjadi pelabuhan penting saat Jawa bagian barat masih menjadi kekuasaan Kerajaan Sunda dan Pajajaran.

Karena begitu strategisnya, Sunda Kelapa juga tercatat pernah diperebutkan dan dikuasai oleh beberapa kerajaan nusantara dan bahkan oleh Belanda di masa penjajahan. Pajajaran, Cirebon, Banten, Mataram Islam hingga Belanda, pernah menguasai Sunda Kelapa dan sekitarnya, termasuk kawasan kota tua.

Jika anda berkunjung ke kawasan Kota Tua, tentunya belum lengkap jika tidak mengunjungi sebuah stasiun kereta api yakni Stasiun Jakarta Kota. Stasiun kota atau kini lebih sering disebut Stasiun Kota ini adalah salah satu stasiun yang terbesar dan tertua di Ibukota bahkan di Indonesia.

Stasiun ini dibangun sekitar tahun 1870, dan ditutup pada 1926 untuk direnovasi hingga menjadi bentuk bangunan seperti yang kita lihat sekarang. Renovasi stasiun ini rampung pada 19 Agustus 1929, dan pada 8 Oktober 1929 stasiun ini kembali diresmikan. Peresmian stasiun ini dilakukan secara besar-besaran oleh A.C.D de Graeff, Gubernur Jenderal Hindia Belanda kala itu.

Sebelum stasiun kota dibangun, di kawasan ini persisnya sebelah selatan Meseum Sejarah Jakarta, sudah ada stasiun milik perusahaan kereta api Nederlands-Indische Spoorweg Maatschapij yang dibangun pada ahir abad 19 dan melayani rute Batavia-Buitenzorg atau kini Bogor. Stasiun ini kemudian di beli oleh pemerintah Hindia belanda pada tahun 1913.

Selain disebut sebagai Stasiun Kota, stasiun di kawasan kota tua ini juga sering disebut Beos. Menurut berbagai catatan, Beos memiliki arti Bataviasche Ooster Sporweg Maatschapij yang berarti Maskapai Angkutan Kereta Api Batavia Timur.

Sebagian lagi menyebutkan bahwa Beos adalah Batavia En Omstreken yang jika diartikan memiliki pengertian Batavia dan sekitarnya. Secara bahasa, Batavia dan sekitarnya sudah sesuai dengan fungsi dan kegunaan dari kereta api itu sendiri. BDLV/TM
Gedung Perundingan Linggarjati, Menjadi Saksi Sejarah Perjalanan Bangsa Indonesia

On September 16, 2016 with No comments

Gedung perjanjian linggarjati tempat perundingan antara indonesia dan belanda
Gedung Perundingan Linggarjati, Cilimus Kuningan, Jawa Barat.
Soeara Rakjat, Historia. Gedung Perundingan Linggarjati adalah sebuah bangunan cagar budaya yang berlokasi di Desa Linggajati, Kecamatan Cilimus, Kuningan, Jawa Barat. Gedung yang awalnya adalah sebuah hotel ini menjadi saksi sejarah sebagai tempat berundingnya pemerintah RI dan Belanda dimasa perang kemerdekaan.

Pasca Proklamasi Kemerdekaan RI 1945, belanda yang kembali ke Indonesia dengan membonceng pasukan sekutu ini lantas berniat kembali menguasai Indonesia. Bahkan saat itu, pemerintah Indonesia yang baru merdeka memindahkan Ibukota untuk sementara ke kota Yogyakarta.

Awalnya, pasukan Sekutu atau AFNEI pimpinan Inggris ini datang ke Indonesia untuk melucuti Jepang yang telah kalah perang. Namun kedatangan pasukan ini juga diboncengi oleh pasukan Belanda atau NICA. Pasca kemenangan sekutu dalam Perang Dunia II, Inggris memang menjadi penanggung jawab konflik politik dan militer di kawasan Asia, termasuk Indonesia.

Pihak Belanda yang saat itu tidak mau mengakui kemerdekaan RI, telah membuat Indonesia kembali bangkit melawan. Namun demikian, kedua pihak juga berusaha untuk mencari jalan keluar dengan melakukan perundingan.

Sebelumnya, pihak Inggris sebagai penanggung jawab masalah politik dan militer di Asia pernah menggagas sebuah perundingan antara Belanda dan Indonesia. Namun perundingan tersebut gagal. Setelah itu, Indonesia dan Belanda sepakat untuk berunding kembali dengan melibatkan Inggris sebagai penengahnya.

Dipilihlah sebuah daerah di Kuningan, Jawa Barat, sebagai tempat berlangsungnya perundingan. Hal itu dilakukan karena kedua belah pihak, baik belanda di Jakarta maupun Pemerintah Indonesia di Yogyakarta, merasa perundingan tidak mungkin dilakukan jika di Jakarta maupun Yogyakarta.

Linggarjati, yang letaknya tak jauh dari Cirebon ini juga berada di tengah kedua kota tersebut. Baik dari Jakarta maupun Yogyakarta, letak Linggarjati relatif tak jauh berbeda.

Delegasi Indonesia sendiri di pimpin oleh Syahrir, yang lantas menginap di Desa Linggasana, tak jauh dari Desa Linggajati. Sementara itu Bung Karno dan Mohammad Hata menginap di kediaman Bupati Kuningan.
Pihak Belanda sendiri terbang dari Jakarta dengan pesawat Catalina dan mendarat di luar kota Cirebon. Selepas itu, delegasi Belanda pindah ke kapal perang Banckert, yang lantas menjadi hotel terapung selama masa perundingan berlangsung.

Dalam perundingan ini, hadir pula seorang bangsawan asal Inggris yakni Lord Killearn sebagai penengah. Lord Killearn tiba di Cirebon dari Jakarta pada tanggal 10 November 1946, dengan kapal fregat milik Angkatan Laut Inggris H.M.S Veryan Bay. Killearn lantas menginap di Hotel Linggarjati, yang sekaligus sebagai tempat perundingan.

Pada tanggal 11-12 November 1946, kedua belah pihak yakni delegasi Indonesia dan Belanda mulai melakukan perundingan, dengan Lord Killearn sebagai penengahnya. Perundingan ini menghasilkan beberapa point penting, meskipun dibelakang hari Belanda mengingkari hasil perundingan ini.

Hasil perundingan Linggarjati diantaranya adalah:
  1. Secara de facto, Belanda mengakui wilayah Republik Indonesia yaitu Jawa dan Madura.
  2. Belanda diharuskan meninggalkan wilayah Indonesia paling lambat sejak tanggal 1 Januari 1949.
  3. Perwakilan Indonesia dan Belanda sepakat untuk membentuk negara RIS atau Republik Indonesia Serikat.
  4. Dalam bentuk negara RIS, Indonesia diharuskan bergabung dengan persemakmuran (commonwealth) Indonesia-Belanda, dengan Belanda sebagai kepala persemakmuran.
Secara resmi, hasil perundingan ini ditandatangani oleh Pemerintah RI dan Bealnda pada tanggal 15 November 1946, di Istana Merdeka Jakarta. Namun hasil dari perundingan ini juga banyak menimbulkan pro-kontra. Banyak pihak yang menilai bahwa hasil perundingan ini adalah bukti lemahnya pemerintah Indonesia saat itu untuk bisa mempertahankan kemerdekaan.

Perjanjian ini juga tidak berjalan mulus karena pada tanggal 20 Juli 1947, H.J van Mook, Gubernur Jendral Belanda menyatakan bahwa Belanda tidak lagi terikat dengan isi perjanjian Linggarjati tersebut. Sehari kemudian, yakni tanggal 21 Juli 1947 meletuslah Agresi Militer Belanda I.
Hingga kini, Gedung Perundingan Linggarjati menjadi salah satu tempat paling bersejarah bagi perjalanan bangsa Indonesia. Kondisi gedung pun masih seperti bentuk aslinya, masih terdapat tempat tidur, meja panjang dan kursi tempat berlangsungnya perundingan, dan beberapa foto termasuk foto Bung Karno yang hingga kini tetap dirawat dan dipertahankan.

Gedung ini juga berlokasi persis di jalur pendakian Gunung Ciremai. Udaranya yang cukup sejuk, membuat suasana disekitar gedung cukup nyaman dan selalu ramai oleh para pengunjung. Selain gedung Linggarjati, dikawasan ini juga banyak terdapat tempat wisata khususnya wisata alam khas pegunungan. BDLV/TM
Mengapa Menara Pisa Miring? Sejarah Miringnya Menara Pisa, Tuscany, Italia

On September 16, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Historia. Menara Pisa, atau Torre pendente di Pisa dalam bahasa Italia, adalah sebuah menara yang begitu melegenda di dunia. Menara ini adalah bagian dari sebuah katedral yang ada di kota Pisa, Tuscany, Italia.

Menara lonceng dengan tinggi sekitar 55,86 meter ini adalah struktur ketiga dari Campo del Miracoli atau lapangan pelangi (keajaiban) Pisa. Menara ini begitu dikenal karena kemiringannya, namun meski miring menara ini juga tetap bertahan hingga beratus-ratus tahun lamanya.

Sejatinya, menara ini tidak dibangun untuk menjadi miring, Menara Pisa dibangun dengan bentuk vertikal atau tegak lurus. Namun karena pondasi yang tidak sempurna sejak awal pembangunan kontruksi sekitar tahun 1173, menara ini sudah mulai miring ke arah tenggara.

Menara yang diperkirakan memiliki bobot sekitar 14.500 ton ini memiliki 294 anak tangga. Tingginya adalah 55,86 meter dari titik terendah (karena miring) dan 56,70 meter disisi lain yang tertinggi. Lebar alas menara adalah 4,09 m, sementara lebar puncak menara sekitar 2,48 meter.

Menara ini sendiri dibangun selama hampir sekitar 200 tahun dengan tiga tahap pembangunan yang berbeda-beda kurun waktunya. Tahap pertama, adalah pembangunan konstruksi dan lantai pertama yang terbuat dari marmer putih pada 9 Agustus 1173.

Menurut berbagai catatan, menara ini mulai terasa miring sejak 1178, tak lama setelah lantai ketiga dibangun. Menara ini miring karena struktur tanah yang ada di bawah menara tidak stabil dan mengalami pergeseran. Pondasi menara pun akhirya amblas sedalam 3 meter.

Pembangunan Menara Pisa sendiri sempat terhenti selama hampir seabad lamanya. Hal itu dikarenakan terjadinya peperangan antara warga kota Pisa dengan Genoa, Lucca dan Florence. Terhenti selama hampir seabad karena masa peperangan, struktur tanah dibawah menara pun akhirnya kembali stabil.

Pada tahun 1272, pembangunan menara pun kembali dilanjutkan. Lantai keempat menara lantas dibangun untuk mengimbangi kemiringan menara yang sebelumnya sudah dibangun hingga lantai tiga. Namun pembangunan ini kembali terhenti karena kota Pisa ditaklukan oleh Genoa, pada tahun 1284.
Sejarah menara pisa miring
Pembangunan menara tetap terhenti sampai tahun 1372. Setelah itu, Menara Pisa kembali dibangun dengan ornamen Gothic bergaya Romawi. Terdapat tujuh buah lonceng di menara ini, yang masing-masing lonceng mewakili not pada 7 tangga nada. Sejak itu pula nama besar menara ini begitu mendunia.

Meski miring dan juga ada kontroversi terkait arsitek dari menara tersebut, namun Menara Pisa adalah salah satu bangunan yang menjadi warisan dunia dan tercatat di badan Perserikatan Bangsa Bangsa, Unesco.

Mengapa Menara Pisa Miring? Mungkin begitulah pertanyaan dari sebagian kita. Menara Pisa memang sudah miring sejak masa awal pembangunannya. Namun karena miring dan tetap bertahan berabad-abad lamanya Menara Pisa kini mendunia. Jika tidak miring tentunya Menara Pisa juga belum tentu melegenda?

Saat ini, banyak kalangan yang merasa khawatir akan nasib menara tersebut. Menurut para ahli, Menara Pisa hanya bisa bertahan untuk beberapa abad ke depan. Untuk itulah sejak tahun 1992 dilakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan Menara Pisa, yang merupakan salah satu bangunan paling unik dan ikonik di dunia. BDLV/TM
Jalan Berlubang dan Tergenang di Sukamulya, Desa Muara Akan Diperbaiki Dengan Pengecoran

On September 15, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Warga Desa Muara, khususnya di dusun Sukamulya, saat ini merasa begitu bergembira. Hal tersebut dikarenakan sebentar lagi ruas jalan di wilayah mereka yang selama bertahun-tahun berlubang dan tergenang saat musim penghujan, akan segera dibenahi dengan pengecoran.
Jalan berlubang di desa muara blanakan subang akan di cor
Pengecoran jalan di Dusun Sukamulya Desa Muara
Sejak tadi pagi, para pekerja sudah mulai memasang besi penyangga untuk pengecoran lantai kerja (lantai dasar) di sisi kiri dan kanan jalan. Sejak seminggu yang lalu pula diruas jalan yang menjadi perbatasan antara dusun Sukamulya dan Sukaasih ini sudah dilakukan pemadatan dan perataan badan jalan.

Menurut seorang pekerja, pengecoran ini akan dilakukan pada hari Sabtu nanti. Pihak kontraktor juga terus mengintensifkan kinerjanya agar semua progres pembangunan jalan (pengecoran) di Desa Muara, Blanakan, Subang, bisa terselesaikan sesuai dengan jadwal yang direncanakan.

Kondisi ini tentunya sangat di apresiasi oleh seluruh masyarakat Desa Muara. Jalan yang selama bertahun-tahun rusak parah, selalu tergenang di musim hujan dan seolah tidak ada yang mau memperhatikan, akhirnya diperbaiki dengan pengecoran.

"Kami sangat senang dan berterimakasih karena jalan ini akhirnya di cor. Sudah bertahun-tahun kami sangat prihatin dengan kondisi jalan di sini," ujar Cecep, seorang warga yang kebetulan melintas di lokasi, Kamis 15 September 2016, sekitar pukul 10.30 WIB.

Sementara itu, Pemerintah Desa Muara juga terus berupaya untuk membenahi infrastruktur desa. Pemdes Muara sendiri sedang berbenah dan memperbaiki jalan lingkungan atau gang dengan pengecoran. Saat ini, Kepala Desa Muara beserta jajarannya, BPD dan juga masyarakat sedang bahu-membahu dan bersatu-padu membangun desa.

Menyikapi hal ini, masyarakat meminta agar Pemerintah Daerah Subang maupun Pemerintah Desa Muara, tetap konsisten dengan program pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena dengan pembangunan khususnya bidang infrastruktur, tentunya akan bisa membawa perubahan dan perbaikan.

Selain itu, warga juga menuntut agar DPRD Subang lebih pro-akrif dalam mengawal aspirasi warga dan juga program-program pembangunan di Subang, khususnya di Desa Muara. BDLV/TM
Harga Jual Ketan Di Subang Utara Diprediksi Akan Mengalami Sedikit Penurunan

On September 15, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Jelang musim panen yang akan segera tiba dalam beberapa pekan ke depan, para petani di wilayaah utara Kabupaten Subang terus melakukan pembenahan. Para petani terus melakukan upaya agar bisa meminimalisir segala sesuatu yang bisa berpotensi mengurangi hasil produksi panen mereka.
Harga jual beras ketan diprediksi akan menurun
Harga gabah ketan di Subang Utara diprediksi turun
Seperti yang terjadi di kawasan Leuweung Gadung, Dusun Marga Jaya, Ciasem Hilir, Subang, Jawa Barat. Para petani di daerah tersebut nampak sedang sibuk melakukan penyemprotan lahan garapannya yang merupakan tanaman padi jenis ketan.

Pada musim tanam kali ini, sebagian besar tanaman padi dalam kondisi sangat baik. Hingga saat ini, hampir tidak ada kendala berarti yang bisa berpotensi merusak tanaman padi di daerah ini. Semua tampak baik, tanaman padi yang telah menguning ini pun tampak memiliki bulir padi yang padat dan berisi.

Namun begitu, seorang petani justeru memprediksi bahwa harga padi atau gabah jenis Ketan pada panen kali ini akan mengalami penurunan. Hal itu dikarenakan banyaknya para petani yang menanam padi jenis Ketan pada musim tanam kemarin.

"Karena cukup banyak petani yang menanam ketan, harga pun sepertinya akan mengalami sedikit penurunan. Apalagi sekarang hasil panen sangat baik dan melimpah. Kalau (padi) Ciherang sepertinya stabil," ujar Kurdi, seorang petani asal Ciasem Hilir, Subang, Jawa Barat.

Harga Ketan di Subang, khususnya di daerah pantai utara memang sangat fluktuatif. Disaat hasil panen cukup baik dan melimpah, maka harga jual gabah termasuk jenis ketan akan mengalami penurunan. Dilain waktu, harga jual ketan juga bisa meroket tajam, terlebih jika permintaan di pasaran sedang meningkat.

Lebih dari itu, para petani di Subang Utara berharap agar harga jual gabah khususnya jenis ketan tidak mengalami penurunan yang tajam. Jikapun ada penurunan harga, diharapkan dalam tahap yang wajar sesuai dengan kondisi dan mekanisme pasar. BDLV/TM