ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Google+ Badge

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Bus Warga Baru Pagaden - Kampung Rambutan, Moda Transportasi Andalan Warga Subang

On August 23, 2016 with 1 comment


Perusahaan Otobus Warga Baru, adalah salah satu moda transportasi andalan bagi masyarakat Subang, Purwakarta dan Karawang saat hendak menuju atau berkunjung ke Daerah Khusus Ibukota Jakarta, untuk berbagai kepentingan dan kebutuhan.
Warga baru jurusan kampung rambutan pagaden via pamanukan
Bus Warga Baru Pagaden-Kampung Rambutan
Soeara Rakjat. Letak wilayah Subang, Karawang dan Purwakarta yang tak jauh dari Ibukota, membuat banyak warga di ketiga daerah tersebut yang melakukan aktifitasnya di Jakarta. Bus Warga Baru pun kerap menjadi pilihan utama bagi mereka yang hendak bekerja, berdagang, atau sekedar mengunjungi sanak keluarganya.

Cukup banyak pula warga di ketiga daerah tersebut yang setiap harinya melakukan perjalanan pulang-pergi dengan menggunakan bus ini. Hadirnya beragam kawasan industri dari mulai wilayah Bekasi, Karawang hingga Purwakarta, membuat mobilitas warga yang menggunakan bus ini terbilang cukup tinggi.

Khusus untuk warga Subang, ada sebuah bus yang melayani rute Pagaden, Pamanukan, Ciasem, Cikopo-Kampung Rambutan. Selain itu, ada pula bus Warga Baru dengan rute Subang, Kali Jati, Sadang-Kampung Rambutan.

Bagi warga Subang di daerah utara, mereka biasa menggunakan jasa bus Warga Baru rute Pagaden-Kampung Rambutan. Bus ini tergolong bus yang kondisinya paling sederhana diantara bus-bus yang ada. Bus ini tidak dilengkapi sarana pendingin udara atau AC. Bus rute ini memang disediakan khusus bagi mereka yang merakyat dan sederhana.

Sebelumnya, pernah ada bus rute ini yang dilengkapi fasilitas berupa AC. Namun menurut beberapa awak bus, armada bus yang dilengkapi AC justeru sepi peminat, para penumpang akan lebih memilih bus non AC dengan berbagai alasan.

Beberapa alasan para penumpang lebih memilih bus non AC diantaranya adalah karena takut mabok atau soal harga tempat duduk yang lebih murah. Selain itu, para penumpang yang mayoritas didominasi kaum pria ini lebih memilih bus non AC karena bisa bebas untuk menghisap rokok atau ngudud dalam bahasa lokal.

Selain para penumpang yang naik dari Pagaden, Pamanukan, Ciasem, Cikopo menuju Kp Rambutan atau sebaliknya, bus ini juga melayani penumpang jarak dekat, yang turun-naik disepanjang rute Cikopo hingga Pagaden. Penumpang jarak dekat atau sedang ini biasa disebut sebagai Cilok.

Di era tahun 1990-an, saat sepeda motor tak sebooming saat ini, bus ini juga selalu dinanti oleh para pelajar di sepanjang rute Pagaden hingga Cikopo. Dengan tarif pelajar yang hanya sekitar Rp 300 untuk jarak Pamanukan-Ciasem dan Rp 600 untuk rute Pamanukan-Cikampek, membuat bus Warga Baru ini benar-benar menjadi primadona para siswa di Subang bagian utara.

Bus Warga Baru yang melayani rute Subang-Jakarta, khususnya Pagaden-Kampung Rambutan ini sendiri sudah tergolong berusia senja. Namun begitu, bus ini tetap berusaha menyajikan pelayanan yang prima dan istimewa bagi para pengguna setianya.

Eksistensi bus Pagaden-Rambutan sejak puluhan tahun silam, tentunya banyak meninggalkan catatan dan beragam cerita baik suka maupun duka. Tak jarang pula benih-benih cinta tumbuh dan bersemi diantara mereka, sesama para penumpang bus Warga Baru Pagaden-Kampung Rambutan.
Sekedar informasi, bus Warga Baru dari Pagaden pertama berangkat adalah jam 2 pagi dini hari, dan bus terakhir berangkat jam 14.00 atau jam 2 sore. Sementara dari Kampung Rambutan, bus pertama akan berangkat pukul 06 pagi dan bus terakhir berangkat pukul 19.00 atau jam 7 malam. mch
Next
« Prev Post
Previous
Next Post »

1 comments:

Armadanya mana nih??
2 jam di simpang jomin ga ada 1 bus pun yg jalan..kecewaa bgt krn kejar wwaktu