ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Google+ Badge

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Hanya Terjadi Di Ciasem Subang, Orang Hajatan Bisa Memblokir Jalan dan Merugikan Semua Orang

On July 31, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Muara. Aksi pemblokiran jalan secara sepihak yang terjadi pada hari Sabtu, 30 Juli 2016, masih menyisakan rasa kecewa bagi sebagian besar masyarakat Desa Muara. Sebuah desa yang terletak di Jawa Barat, tepatnya di Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang.
Jalan di ciasem ditutup karena ada yang hajatan
Jalan Muara-Cisem Subang ditutup karena ada yang hajatan
Menurut informasi yang berhasil dihimpun, pemblokiran jalan terjadi bukan karena adanya sesuatu hal yang mendesak dan penting. Pemblokiran ini terjadi hanya karena masalah sepele, yaitu resepsi atau hajatan dalam bahasa lokal, yang sedang berlangsung di Dusun Sawah Baru, Desa Ciasem Hilir, Kecamatan Ciasem, Subang, Jawa Barat.

Seolah tak memiliki rasa empati dan tak memperdulikan kepentingan umum, akibat dari resepsi keluarga Kosim dan Roheti ini jalan umum yang merupakan jalan negara dan dibangun dengan menggunakan uang pajak rakyat lantas ditutup total dan tidak bisa dilalui.

Tentu saja hal ini sangat merugikan bagi warga desa di sekitarnya. Terlebih, hal ini terjadi bukan untuk yang pertamakali di lokasi yang relatif berdekatan. Warga Desa Muara maupun Ciasem dan sekitarnya yang hendak melintas pun terpaksa harus memutar sejauh puluhan kilo meter akibat perhajatan Kosim dan Roheti ini.

Kekesalan warga ini berawal dari sebuah postingan di jejaring sosial Facebok, TS yang disertai beberapa foto ini cukup memancing perasaan jengkel para Netizen. Publik pun mempertanyakan mengapa pemerintah desa maupun Kepolisian setempat memberi izin pemblokiran jalan?

Menutup atau memblokir jalan yang merupakan sarana kepentingan umum untuk mengakomodir kepentingan individu, kelompok atau golongan tertentu bukanlah tindakan yang bisa dibenarkan. Hal tersebut jelas sudah menyalahi undang-undang, norma dan etika yang berlaku ditengah masyarakat Indonesia.

Tentunya bisa dimaklumi jika yang diblokir adalah jalan alternatif atau gang dan sejenisnya. Namun ketika akses jalan utama yang ditutup, tentu dampaknya sangat besar bagi masyarakat di sekitarnya. Resepsi atau hajatan hendaknya bisa dilakukan di halaman ataupun menyewa gedung tanpa perlu mengganggu kepentingan masyarakat umum.

Apapun alasannya, memblokir jalan Desa/Negara yang dibangun dengan uang pajak rakyat adalah sebuah tindakan yang tidak mengedepankan azas keadilan. Tak hanya menyalahi undang-undang, norma maupun etika, tindakan menutup jalan umum juga sangat tidak dibenarkan bagi masyarakat yang masih menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan agama. BDLV/TM
Manfaat Jengkol Untuk Kesehatan Jika Dikonsumsi Sebagai Lauk Dalam Takaran Yang Wajar

On July 30, 2016 with No comments

Manfaat makan jengkol secara teratur

Soeara Rakjat, Jengkol, siapa yang tak mengenal jenis makanan ini. Hampir semua dari kita masyarakat Indonesia, sangat familiar dengan Jengkol. Aromanya yang menyengat namun memilki cita rasa yang khas, membuat Jengkol menjadi salah satu makanan pavorit bagi sebagian masyarakat kita.

Jengkol sendiri merupakan jenis tumbuhan yang umumnya terdapat di Asia Tenggara, jengkol memiliki nama ilmiah Archidendron Pauciflorum. Jengkol adalah termasuk kategori polong-polongan dengan bentuk bulat pipih, berwarna cokelat dan berkulit hitam.

Aroma jengkol yang menyengat, tak membuat sebagian dari kita lantas enggan mengkonsumsinya. Jengkol tetap nikmat diolah dalam berbagai varian menu baik itu disemur, digoreng, atau dibuat kerupuk, jengkol tetaplah nikmat.

Saking gemarnya masyarakat Indonesia mengkonsumsi jengkol, harga jengkol pun tergolong mahal. Bahkan dalam waktu-waktu tertentu harga jengkol bisa lebih mahal dari ayam maupun daging sapi.

Selain nikmat, Jengkol juga memiliki beberapa manfaat jika dikonsumsi dalam takaran wajar. Berapa dokter bahkan menyarankan kita mengkonsumsi jengkol untuk kesehatan.

Manfaat mengkonsumsi jengkol :
  • 1 Jengkol sangat bermanfaat untuk pencernaan kita, melancarkan buang air besar dan untuk mencuci perut
  • 2 Mengkonsumsi jengkol secara teratur dalam takaran tepat, akan bisa mengurangi resiko diabetes atau kencing manis
  • 3 Jengkol bisa membuang racun-racun berbahaya yang mengendap dalam tubuh kita
  • 4 Jengkol juga bisa mencegar atau meminimalisir resiko penyakit jantung koroner
Namun begitu, jika dikonsumsi berlebihan jengkol juga membawa efek buruk bagi tubuh kita. Terlalu banyak makan jengkol, kita akan sulit buang air kecil disertai rasa sakit (jejengkolan : Jawa). Jika terjadi demikian, meminum air putih banyak-banyak adalah solusinya.

Efek samping lain, tentu saja adalah bau mulut dan aroma tak sedap saat buang air kecil (baca : pesing). Namun tentunya ada banyak cara bagi kita untuk bisa meminimalisir efek bau menyengat dari jengkol tersebut. BDLV/TM
Jalan Diblokir Karena Ada Yang Hajatan, Warga Desa Muara Pertanyakan Izin Dari Pihak Kepolisian

On July 30, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Blanakan. Warga Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat, saat ini sedang merasakan kekesalan. Pasalnya, akses jalan utama yang biasa mereka gunakan untuk berbagai kepentingan kini di blokir dan warga pun akhirnya harus memutar puluhan kilometer jauhnya.
Jalan ciasem diblokir karena ada hajatan
Jalan diblokir karena ada hajatan, warga kesal
Yang lebih mengherankan, pemblokiran jalan ini bukanlah karena adanya sesuatu yang urgen atau bersifat mendesak. Pemblokiran jalan tersebut hanyalah untuk mengakomodir kepentingan seseorang yang sedang melakukan kenduri atau hajatan.

Tentu saja hal ini memicu rasa kesal bagi sebagian warga desa. Karena dengan ditutupnya jalan tersebut, mereka harus memutar dengan waktu dan jarak tempuh yang tentunya akan lebih lama.

Atas peristiwa ini, seorang warga lantas bertanya perihal izin penutupan jalan yang menurut warga dikeluarkan oleh Polsek Ciasem. Warga pun berharap, pihak Kepolisian harusnya lebih mengedepankan kepentingan umum dari pada kepentingan individu seperti halnya sebuah keluarga yang sedang melaksanakan hajatan ini.

Karena kekesalan yang membuncah, warga pun lantas curhat dan mengunggah beberapa fhoto ke akun jejaring sosial Facebook. "Mohon untuk kedepannya, pakailah otak & perasaan ketika bapak-bapak memberikan keputusan/izin. Semoga menjadi pertimbangan dikemudian hari," tulis akun tersebut.

Tentunya penutupan atau pemblokiran jalan umum untuk mengakomodir kepentingan kelompok atau individu dengan mengorbankan kepentingan umum, adalah tindakan sepihak yang sangat disayangkan. Tindakan seperti ini jelas tidak dibenarkan baik menurut undang-undang maupun norma dan etika yang berlaku ditengah masyarakat Indonesia.

Entah apa yang menjadi pertimbangan bagi pemerintah desa maupun pihak Kepolisian setempat hingga memberi izin untuk memblokir jalan, yang dampaknya sangat merugikan semua orang. BDLV/TM
Yusril : Fadjroel Galak Saat Jadi Aktivis, Melempem Ketika Dikasih Jabatan, Habis Itu Redup

On July 30, 2016 with 3 comments


Soeara Rakjat, Reshuffle Kabinet jilid II pemerintahan Presiden Jokowi, masih menyisakan beragam cerita. Selain dari rasa keheranan beberapa kalangan atas terdepaknya Rizal Ramli maupun Anies Baswedan, masih ada hal lain yang kini sedang hangat menjadi perbincangan publik di ranah maya

Adalah masuknya Sri Mulyani Indrawati, yang kini mengisi pos yang ditinggalkan oleh Bambang Brodjonegoro sebagai Menteri Keuangan, yang sedang ramai dibicarakan. Sambutan hangat nan penuh semangat untuk Sri Mulyani pun datang dari berbagai pihak, salah satunya adalah dari Fadjroel Rachman.

Fadjroel Rachman adalah mantan aktivis yang kini menjadi salah satu petinggi BUMN Adhi Karya. Sambutan 'hangat' Fadjroel kepada Sri Mulyani inilah yang kemudian memunculkan beragam tanggapan nyinyir dari beberapa tokoh, termasuk para Netizen di jejaring sosial.

Yusril Ihza Mahendra adalah salah satunya. Seperti halnya para Netizen, Yusril pun  turut mempertanyakan hilangnya sikap kritis Fadjroel Rachman seperti saat Fadjroel menjadi aktivis selama ini.

"Nanti nasib @fadjroel bakal sama dengan Dita Indahsari. Galak-galak jadi aktivis, melempem ketika dikasih jabatan. Habis itu redup," tulis akun Twitter Yusril.
Karuan saja kicauan Yusril saat menanggapi menurunnya saham Adhi Karya ini langsung disambut oleh para follower dari sang Maestro hukum Tata Negara tersebut. Beragam tanggapan pun datang menghampiri dan turut pula mempertanyakan hilangnya sikap kritis dari Fadjroel Rachman selama ini.

Sebelum diangkat menjadi salah satu petinggi BUMN seperti saat ini, Fadjroel Rachman memang dikenal sangat kritis. Fadjroel bahkan pernah dengan tegas meminta Sri Mulyani dan Wapres Boediono untuk mundur dari jabatannya pada 2010 lalu, karena mungkin Fadjroel menilai keduanya telah gagal menjalankan tugas dan fungsinya.



Namun anehnya, kini Fadjroel justeru sangat antusias menyambut kehadiran Sri Mulyani. Bahkan dalam kicauan nya, Fadjroel membeberkan beragam kehebatan dan prestasi Sri Mulyani, termasuk saat Sri Mulyani menjadi Menkeu saat itu. 

"Welcome Back our Finance Minister Sri Mulyani Indrawati, Yes. Work. Work. Work," tulis Fadjroel Rachman, melalui akun @fadjroeL miliknya.

Hal inilah yang kemudian membuat para Netizen termasuk Yusril turut mengkritisi dan mempertanyakan perbedaan sikap Fadjroel saat ini, dengan sikap kritis Fadjroel ketika masih menjadi aktivis beberapa tahun yang lalu. BDLV/TM
30 Juli 2016, SBY Dan Ibu Ani Yudhoyono Rayakan Usia Pernikahan Yang Ke 40 Tahun

On July 30, 2016 with No comments

Sby &ani yudhoyono rayakan 40 tahun usia pernikahan
Soeara Rakjat, Ditengah beragam persoalan yang dihadapi oleh bangsa dan rakyat Indonesia, ternyata ada sesuatu yang luput dari perhatian kita semuanya. Adalah kebahagiaan yang kini sedang dirasakan oleh mantan Presiden RI ke 6, yang hampir saja terlupakan.

Tepat tanggal 30 Juli 2016, Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY genap memasuki usia pernikahannya yang ke 40 tahun. Tanpa terasa SBY dan Ibu Ani Yudhoyono hampir memasuki usia emas perkawinan mereka.

Melalui akun Facebook pribadinya, SBY lantas berbagi kabar dan rasa bahagia ini dengan rakyat Indonesia, khususnya para Netizen di ranah maya yang merupakan para pengagum setianya. 

"Alhamdulillah hari ini, 30 Juli 2016, SBY dan saya menikmati 40 tahun pernikahan. Mohon doa restu dari para sahabat, semoga Allah senantiasa membimbing perjalanan kami dan semoga kita semua selalu dalam perlindungan-Nya," tulis SBY saat membagikan ulang kiriman dari Istagram milik Ibu Ani.


Ribuan Netizen yang merupakan para pengikut Fanspage mantan orang nomor satu di Indonesia inipun sepertinya turut larut dalam bahagia. Selain menyukai dan mengomentari, tak sedikit dari mereka yang membagikan ulang kiriman dari akun resmi SBY ini.

Tak hanya itu, selain memberi ucapan selamat Netizen juga turut memanjatkan do'a kepada Allah SWT, agar senantiasa memberikan kesehatan dan kebahagiaan untuk SBY dan Ibu Ani Yudhoyono beserta keluarga. BDLV/TM
Cintai Erdogan, Aksi Heroik Rakyat Turki Halau Kudeta Tuai Kekaguman

On July 17, 2016 with No comments

Soeara Rakjat, Indonesia. Turki, adalah salah satu negara di Timur Tengah yang masuk dalam zona Eropa. Letak Turki yang berada di kawasan Asia Kecil, sangatlah strategis dan memiliki pengaruh kuat baik dalam bidang ekonomi, politik maupun militer.

Beberapa hari ini, dunia kembali diguncang oleh pemberitaan terkait negara yang dimasa kejayaannya adalah pusat kekhalifahan Utsmaniyah atau Kekaisaran Ottoman ini. Turki diguncang oleh aksi kudeta, namun berhasil digagalkan oleh rakyatnya.

Aksi heroik rakyat Turki yang turun langsung ke jalan ini cukup menyita perhatian masyarakat dunia. Rakyat Turki tak gentar menghadapi tentara yang membawa berbagai senjata hingga artileri berat, saat kelompok tentara ini melakukan percobaan kudeta.

Saat ini, Netizen sedang hangat membahas seorang warga Turki yang bertiarap ditengah jalan untuk menghalau laju sebuah tank atau Panzer. Link Foto/Image yang diunggah oleh halaman Ottoman Imperial Archive inipun menuai kekaguman.
                                                              Kudeta yang dipimpin oleh Kolonel Muharrem Kose inipun gagal total setelah mendapat perlawanan dari rakyat Turki yang masih mendukung kepemimpinan Recep Tayyib Erdogan.

Sebelumnya, Muharrem Kose sendiri di pecat pada Maret 2016 setelah diketahui terlibat jaringan Fethullah Gullen. Fethullah Gullen adalah seorang politisi Turki yang merupakan lawan politik terberat Erdogan, dan kini mengasingkan diri di Pennsylvania, Amerika Serikat.

Dimasa lalu, Turki lebih dikenal sebagai Kesultanan Utsmaniyah atau Ottoman. Utsmaniyah adalah salah satu kekhalifahan atau kesultanan terbesar dari dinasti Islam, dengan wilayah yang membentang luas dari benua Eropa, Asia hingga Afrika.

Ottoman sangat dikenal di dunia karena memiliki Brigade Janissary, salah satu pasukan yang terkuat di dunia di abad pertengahan. Salah satu bukti kekuatan Ottoman adalah menaklukan Konstantinovel, sekaligus mengakhiri sejarah panjang Kekaisaran Romawi Timur atau yang lebih dikenal Byzantium.

Pasca Perang dunia I, kekuatan Kekaisaran Ottoman berangsur melemah. Ottoman harus merelakan sebagian wilayah kekuasaannya yang membentang begitu luas ini jatuh ke tangan Inggris, Perancis, Armenia hingga Yunani.

Puncaknya, Kekaisaran Ottoman benar-benar runtuh setelah kelompok nasionalis Turki pimpinan Mustafa Kemal, membubarkan Kesultanan Utsmaniyah pada 29 Oktober 1923, dan mendeklarasikan berdirinya Turkiya Cumhuriyeti atau Republik Turki sebagai gantinya.

Turki pun berubah dari negara Monarki Islam menjadi negara sekuler seperti saat ini. Turki pun lantas mereformasi diri, rakyat Turki diwajibkan untuk memakai pakaian gaya Eropa, mengganti bahasa Arab dengan bahasa Turki, bahkan azan di Masjid pun sempat diwajibkan menggunakan bahasa Turki.

Tidak semua rakyat Turki menerima kebijakan sekuler yang diterapkan oleh Mustafa Kemal 'Ataturk' ini. Sebagian rakyat Turki masih menghendaki hukum Islam diterapkan, hal ini terbukti dengan timbulnya pemberontakan pada Maret 1925, yang dipimpin oleh Syeikh Said.

Recep Tayyib Erdogan adalah pemimpin Turki saat ini. Sebelum terpilih menjadi Presiden, Erdogan adalah mantan Walikota Istanbul. Erdogan adalah Presiden Turki pertama yang dipilih secara langsung oleh rakyat pada 10 Agustus 2014 silam.

Saat ini, banyak pihak yang merasa khawatir dengan langkah politik Erdogan yang dinilai bisa saja membawa Turki kembali ke masa kejayaannya dimasa lampau, seperti zaman dinasti Islam Utsmniyah atau Kekasiaran Ottoman. BDLV/TM
Jalin Silaturahmi, Karang Taruna Turut Aktif Dalam Kegiatan Warga Desa Muara

On July 13, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa BaratKarang Taruna Desa Muara, adalah sebuah organisasi kepemudaan yang menjadi wadah bagi generasi muda, khususnya para pemuda di Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat.
Karang taruna desa muara blanakan subang
Karang Taruna Desa Muara jalin Silaturahmi dengan warga
Selain menjadi wadah bagi pemuda, Karang Taruna juga tentunya dituntut untuk mampu membangun sinergi dengan masyarakat. Sebagai manisfestasi kaum muda, Karang Taruna pun diharapkan bisa menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik, dengan seluruh warga desa.

Tentunya sudah menjadi kewajiban bagi para pemuda untuk turut peka dan mampu berkontribusi dalam membangun daerahnya masing-masing. Kaum muda pun diharuskan untuk turut menyikapi berbagai persoalan yang ada ditengah-tengah masyarakat.

Menyikapi hal ini, Ketua Karang Taruna Desa Muara, Ratno Hartono Syarifudin, berkomitmen untuk bisa membangun komunikasi yang baik dengan seluruh warga desa. Menurutnya, Karang Taruna harus mampu memberi manfaat positif bagi masyarakat dan Desa Muara tentunya.

"Kami akan selalu berusaha untuk bisa membangun kerja sama, baik dengan pemerintah desa maupun seluruh warga. Untuk itulah kami selalu berharap dukungan dari semua pihak," ujar Ratno Syaripuddin, saat ditemui disela-sela kegiatannya.

Hari ini, Rabu 13 Juli 2016, beberapa perwakilan dari Karang Taruna Desa Muara pun turut serta bersama warga untuk menghadiri acara Walimatul Ursy'. Ratusan warga Desa Muara pun turut mengantar sang mempelai pria, yang merupakan putera dari keluarga bapak Carsidi, ke daerah Gantar, Indramayu.

Dalam rombongan besar yang terdiri dari puluhan kendaraan ini, turut hadir pula Kepala Desa Muara, Ita Sudita dan beberapa tokoh penting masyarakat Desa Muara lainnya. Turut mengamankan pula beberapa aparat Kepolisian yang mengendarai kendaraan Patwal Polsek Blanakan.
Karang taruna desa muara blanakan subang
Karang Taruna Drsa Muara jalin silaturahmi dengan warga
Kehadiran dan keikutsertaan Karang Taruna dalam berbagai kegiatan warga, adalah bukti nyata masih kuatnya azas kegotong royongan warga Desa Muara. Tentunya hal ini juga sejalan dengan Marwah Kabupaten Subang, yakni Rakyat Subang Gotong Royong Subang Maju. BDLV/TM
Tak Hanya Pengaruhi Para Pemudik, Brexit Juga Kini Merambah Dunia Fashion

On July 12, 2016 with No comments

Soeara Rakjat, IndonesiaTragedi Brexit, boleh jadi adalah kemacetan arus mudik Lebaran yang paling diingat oleh masyarakat Indonesia. Betapa tidak, kemacetan yang memakan waktu hingga puluhan jam ini disebut-sebut telah menelan belasan korban dari para pemudik.

Tak hanya rakyat Indonesia, Tragedi Brexit bahkan turut menjadi perhatian warga dunia. Tak sedikit media mancanegara yang mengupas tuntas peristiwa kemacetan yang terjadi di kota yang menjadi perbatasan antara Jawa Barat dan Jawa Tengah tersebut.

Selain itu, peristiwa macet parah yang terjadi sejak H-4 Lebaran ini juga membuat para Netizen turut prihatin. Cukup banyak para pengamat sosial media yang turut bersuara mengkritisi peristiwa yang menghebohkan dunia ini.

Tragedi Brexit juga tak hanya berpengaruh pada para pemudik, pedagang, atau media baik cetak dan elektronik. Peristiwa kemacetan di Brexit juga turut mempengaruhi dunia fashion tanah air.

Saat ini, beredar sebuah T-Shirt yang dijual dikalangan Netizen. Dari desainnya, sangat jelas kaos berwarna Orange bertuliskan 'Pernah Nginep Di Tol Brebes' ini sangat terinspirasi oleh kemacetan yang terjadi beberapa waktu lalu di Brebes Exit tersebut.

"Open order nih gan, T-Shirt #Brexit. Bantu jualin punya temen, yang minat silahkan inbox," tulis seorang Netizen meyakinkan rekan-rekannya untuk membeli.

Cukup beragam tanggapan dari para Netizen, sebagaian besar menyatakan akan ketertarikannya terhadap kaos berwarna orange tersebut. Jika merasa penasaran, anda bisa menghubungi langsung penjual T-Shirt tersebut.

Sebelum populer di Indonesia, istilah Brexit sendiri sebelumnya sangat tenar di daratan Eropa. Brexit adalah akronim dari Britania Exit, yaitu pernyataan keluarnya Inggris dari keanggotaannya di Uni Eropa.


Belakangan, Brexit juga digunakan oleh para Netizen Indonesia untuk menyebut Gerbang Tol Brebes Timur, pasca pemerintah meresmikan penggunaannya, beberapa pekan sebelum Lebaran 2016. BDLV/TM
Sambut Iedul Fitri, Keluarga Salim Hutadjulu Ucapkan Selamat Lebaran Untuk Netizen

On July 07, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Hari raya Iedul Fitri atau Lebaran, selalu saja disambut dengan penuh suka-cita oleh seluruh umat Islam di dunia. Tak memandang usia, jenis kelamin, status dan golongan, seluruh umat Islam akan merasakan kebahagiaan yang sama.

Hal ini pula yang saat ini sedang dirasakan oleh Salim Hutadjulu, seorang tokoh aktivis yang begitu familiar bagi dunia pergerakan di Indonesia. Salim Hutadjulu adalah tokoh senior yang pernah terlibat langsung dalam peristiwa Malari 1974.

Menyambut hari Lebaran, sepertinya ada yang berbeda dengan tokoh aktivis ini. Jika dalam kesehariannya Salim begitu lantang mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai tidak pro rakyat, kali ini Salim begitu lembut menyapa para Netizen yang merupakan para juniornya.

Salim Hutadjulu Bersama Keluarga
Salim pun lantas mengunggah beberapa foto dirinya bersama keluarga yang dicintainya. Salim juga tak lupa untuk mengucapkan selamat hari Lebaran, sekaligus memohon maaf pada para Netizen jika selama ini dirinya pernah berbuat khilaf baik disengaja maupun tidak.

"Hari ini Rabu tanggal 6 Juli 2016, merayakan hari raya Iedul Fitri/Lebaran kami, keluarga besar Bapak Aliasa Situmandi Hutadjulu dan Ibu Hajjah Tiadur Boru Simanjuntak," tulis Salim, melalui akun Facebooknya.

Meski tak tergolong muda lagi, namun selama ini Salim begitu dikenal oleh para aktivis tak terkecuali dengan para Netizen. Hal itu tak lepas dari kiprah dan kehadiran Salim yang tetap penuh semangat menggelar berbagai orasi bersama kaum aktivis muda Indonesia. BDLV/TM
Membaur Bersama Warga, Prabowo Subianto Shalat Ied Di Masjid Az Zikra

On July 06, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, IndonesiaHari raya Iedul Fitri, adalah hari kemenangan dan hari yang paling dinanti-nantikan oleh seluruh umat Islam diseluruh dunia. Tanpa mengenal pangkat, harkat dan derajat seluruh umat manusia akan menjadi sama di hadapan Allah SWT.

Shalat Ied, sebagai penanda akan tibanya hari raya, akan dilakukan oleh umat Islam diberbagai belahan dunia. Dinegara-negara berpenduduk mayoritas muslim seperti Indonesia, Shalat Ied adalah salah satu rangkaian ibadah yang memiliki arti tersendiri.

Setiap muslim tentu akan merasakan kebahagiaan yang tak terhingga manakala menunaikan Shalat Ied bersama keluarga, tetangga dan masyarakat di sekitarnya. Selain sebagai ibadah, Shalat Ied adalah pemupuk rasa kesatuan dan persatuan umat. Tak ada yang berbeda, semua menjadi sama dihadapan Allah, sang pencipta alam semesta.

Begitupula yang sedang dirasakan oleh Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto. Sebagai seorang muslim, Prabowo merasa sangat berbahagia bisa melaksanakan Shalat Ied, sekaligus membaur dengan warga masyarakat.


Melalui akun Fanspage miliknya, Prabowo mengkonfirmasi perihal dimana dirinya menunaikan Shalat Iedul Fitri. Prabowo pun lantas memposting beberapa foto dirinya selama berada di Masjid Az Zikra, kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat. 

"Alhamdulillah hari ini saya melaksanakan Sholat Ied di Masjid Az Zikra Sentul, di Kabupaten Bogor, bersama masyarakat sekitar," tulis akun resmi milik Prabowo tersebut.


Seperti biasa, apa yang di posting oleh Prabowo akan selalu mendapatkan sambutan luar biasa dari para Netizen. Akun resmi milik Prabowo Subianto yang memiliki pengikut lebih dari 9 juta inipun dibanjiri ucapan selamat dan dukungan moril dari para pengagum sosok mantan Danjen Kopassus kedelapan tersebut. 

Prabowo Subianto memang dikenal memiliki kharisma tersendiri bagi sebagian masyarakat Indonesia. Prabowo pun tak pernah merasa segan untuk turun langsung membantu berbagai kesulitan masyarakat. 

Menyelamatkan TKI dari hukuman mati, hingga mengadakan pasar murah untuk warga saat harga daging sapi meroket tinggi, adalah sebagian bukti dari bentuk kepedulian Prabowo kepada masyarakat Indonesia. BDLV/TM
Hari Lebaran, Jembatan Gantung Desa Muara Diwarnai Kemacetan

On July 06, 2016 with No comments

Jembatan Gantung Desa Muara
Soeara Rakjat, Jawa BaratHari raya Iedul Fitri atau Lebaran, disambut dengan penuh suka cita oleh umat Islam di seluruh dunia tak terkecuali dengan warga Desa Muara, Kecamatan Blanakan, Subang, Jawa Barat.

Seperti halnya umat Islam di belahan dunia yang lain, warga Desa Muara pun saling bersilaturahmi dan saling kunjung mengunjungi dengan sanak saudara mereka, baik yang berada di Desa Muara maupun di desa-desa sekitarnya.

Salah satu desa tetangga yang terdekat dengan Desa Muara adalah Desa Tanjungtiga, kedua desa ini memang sepertinya bagaikan dua desa yang bersaudara. Dengan menyebrangi jembatan gantung maupun perahu, warga kedua desa pun saling bersilaturahmi.
Jembatan Gantung Desa Muara, adalah akses paling vital bagi warga kedua desa dan sekitarnya. Jembatan ini menjadi penopang bagi setiap aktivitas warga desa yang akan melakukan berbagai kegiatannya.

Memasuki hari Lebaran, jembatan gantung inipun dipenuhi oleh warga yang hendak menyeberang. Mereka antri dan saling bergantian, demi keamanan dan kenyamanan. Akibat dari begitu banyaknya warga yang hendak menyeberang, kemacetan pun tak bisa dihindarkan.
Disetiap hari Lebaran, jembatan gantung ini tak hanya di penuhi warga yang hendak menyeberang, jembatan ini juga dipenuhi oleh para pedagang. Cukup banyak warga yang terlihat santai sambil menikmati aneka jajanan yang tersedia.

Desa Muara : 
Misteri Jembatan Gantung Desa Muara
Pemudik, Mulai Memasuki Desa Muara


Tak hanya berfungsi sebagai sarana transportasi, jembatan gantung Desa Muara yang dibangun pada tahun 1965 ini juga menjadi wisata dadakan disetiap hari Lebaran. BDLV/TM
Meski Dilarang, Puluhan Ribu Warga DKI Gemakan Takbir Bersama Imam Besar FPI

On July 06, 2016 with 3 comments

Meski dilarang ahok fpi tetap takbir keliling www.sorak.in

Soeara Rakjat, IndonesiaMenyambut datangnya hari raya Iedul Fitri, puluhan ribu umat Islam di DKI Jakarta tumpah ruah ke jalanan Ibukota. Mereka berkeliling kota sambil mengemakan Takbir, Tahmid dan Tahlil dalam rangkaian acara rutin umat Islam di Jakarta yakni Takbir Keliling.

Meski ada larangan dari Gubernur dan Pemprov DKI kepada warga yang akan menggemakan Takbir sambil berkeliling kota, namun berbagai kelompok masyarakat tetap melakukan Takbir Keliling yang memang sudah menjadi budaya bagi umat Islam di Ibukota.

Salah satu kelompok masyarakat yang melakukan Takbir Keliling di Ibukota adalah Front Pembela Islam atau PFI. Tak memperdulikan larangan takbir keliling yang dikeluarkan oleh Pemprov DKI, FPI tetap melakukannya.  Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Wa-lillaah-ilhamd'   pun bergema di seantero Ibukota.

Dalam Takbir keliling kali ini, imam besar FPI, Habib Rizieq Shihab, bahkan turun langsung dan memimpin puluhan ribu umat Islam DKI menggemakan Takbir sebagai bentuk rasa syukur dan demi mengagungkan kebesaran Allah SWT, sang pencipta alam semesta.
Puluhan ribu warga Jakarta pun turut bergabung, mereka sangat antusias mengikuti Takbir Keliling yang diadakan oleh FPI ini. Tak memperdulikan larangan dari Pemprov DKI untuk melakukan takbir keliling, warga pun turut menyambut datangnya hari raya dengan penuh suka cita.

"Alhamdulillah, puluhan ribu umat Islam dari berbagai kalangan dan pelbagai tingkatan usia dengan aneka ragam kendaraan, mengikuti Takbir Keliling Ibukota Jakarta bersama Imam Besar FPI," tulis akun Fanspage resmi Habib Rizieq Shihab.

Selain memimpin Takbir, Habib Rizieq juga tak henti-hentinya meminta kepada seluruh warga yang mengikuti acara takbir keliling ini agar berlaku tertib. Sang Habib asal Petamburan inipun menghimbau kepada semua warga yang hadir untuk menjaga situasi Ibukota agar tetap kondusif.

Dilain pihak, Pemprov DKI sendiri sudah mengeluarkan instruksi pelarangan takbir keliling karena alasan petasan, kecelakaan lalu lintas dan dinilai bisa memicu kerusuhan atau tawuran. Namun begitu, masyarakat tetap melakukan Takbir Keliling yang memang sudah menjadi bagian dari budaya umat Islam di Jakarta.

Berbeda dengan pesta pora perayaan malam tahun baru yang didukung penuh oleh Pemprov DKI, Takbir Keliling yang digalang oleh FPI dan dipimpin langsung oleh imam besar Habib Rizieq Shihab ini berjalan begitu semarak dan tertib. Umat Islam di Ibukota pun turut larut dalam kebahagiaan menyambut hari Lebaran.


Selamat hari raya Iedul Fitri 1 Syawal 1437 H, Mohon Maaf Lahir dan Bathin. BDLV/TM
Karang Taruna Desa Muara Mengucapkan, Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1 Syawal 1437 H

On July 05, 2016 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa Barat. Tanpa terasa, hari raya Iedul Fitri kini kembali menghampiri kita. Setelah sebulan penuh berpuasa, hari kemenangan itu akhirnya tiba, tepatnya pada Rabu 6 Juli 2016 esok hari.
Karang taruna desa muara blanakan subang
Karang Taruna Desa Muara
Atas nama segenap pemuda, pemerintah desa dan seluruh warga masyarakat, kami keluarga besar Karang Taruna Desa Muara mengucapkan selamat hari raya Iedul Fitri 1 Syawal 1437 H, Mohon Lahir dan Bathin.

Jika selama ini ada khilaf dan kesalahan baik disengaja maupun tidak, Karang Taruna Desa Muata memohon pintu maaf yang selebar-lebarnya. Semoga momen Iedul Fitri ini juga menjadi ajang pemersatu bagi kita semua, seluruh pemuda Desa Muara.

Karang Taruna Desa Muara hanyalah sebuah wadah pemersatu bagi para pemuda desa, Karang Taruna tak pernah berarti apa-apa jika tanpa dukungan dan rasa solidaritas, persatuan dan kesatuan dari seluruh pemuda yang ada di Desa Muara.

Selamat Hari Lebaran, salam persatuan semoga pemuda Desa Muara selalu dalam kekompakan. BDLV/TM