ADVERTISEMENT

SoearaRakjat.com Media Rakyat Indonesia

Search This Blog

Google+ Badge

Powered by Blogger.

ADVERTISEMENT

Popular Post

Berita Populer

Populer

Setelah Terompet Berbahan Sampul Al Qur'an, Kini Ada Tempe Dibungkus Al Kitab

On December 31, 2015 with 12 comments

Soeara Rakjat, Belakangan ini publik dikekejutkan dengan ditemukannya terompet tahun baru berbahan sampul Al Qur'an, terompet yang pertama kali ditemukan di Alfamart Kendal dan belakangan juga ditemukan dibanyak daerah bahkan hingga ke pinggiran Ibukota ini, begitu menyita perhatian kita semua.

Belumlah reda masalah ini, selang beberapa hari kini publik di Alam Maya juga dikejutkan dengan sebuah postingan di akun Facebooj barang ritel dan konsumen Sarkashirt, dalam foto yang diunggah akun tersebut, terpampang jelas beberapa potong tempe yang dibungkus dengan lembaran ayat-ayat Al Kitab. Bahkan ayat-ayat Al Kitab tersebut bisa dengan mudah kita baca saking jelasnya.

Dalam postingannya akun Sarkashirt itu merasa begitu prihatin dengan masalah ini, beragam komentarpun bermuculan, ada yang menanggapinya dengan emosi namun ada pula yang tetap santai dan menganggap kejadian ini seperti biasa saja.
Meski tidak jelas kapan dan dimana foto itu diambil, tetapi postingan terebut telah mengundang beragam reaksi, terhitung sudah ribuan kali dibagikan dan disukai oleh para Netizen.

Dua peristiwa ini tentu menjadi keprihatnan bagi kita semua, karena Kitab Suci meski andaipun sudah tidak dipergunakan lagi, tetapi bukan pada tempatnya jika kita harus mempergunakannya untuk keperluan lain, seperti halnya untuk terompet ataupun pembungkus tempe ini.  BDLV/TM
Peserta Asal Subang Jawa Barat, Turut Memeriahkan Kongres PAN IV di Nusa Dua Bali

On December 30, 2015 with No comments

Peserta asal subang dalam kongres oan ke 4 di bali 2015
Peserta asal Subang, Jawa Barat, dalam Kongres PAN IV, Bali 2015.
Soeara Rakjat, Politika. Kongres Partai Amanat Nasional IV yang berlangsung di Bali Convention Centre, Nusa Dua, Bali, berlangsung cukup meriah dan dihadiri oleh seluruh pengurus dan kader yang datang dari seluruh daerah di Indonesia.

Gelaran kongres ini juga berhasil membirukan jalanan di sekitar lokasi kongres sejak daerah Kuta hingga Nusa Dua. Selain para peserta yang hadir, kongres PAN IV juga dimanfaatkan oleh para pedagang yang menjajakan aneka macam bentuk barang.

Dalam Kongres PAN IV ini, peserta asal Jawa Barat berhasil mencuri perhatian para peserta lain dan juga masyarakat sekitar. Hal itu dikarenakan rombongan besar asal Jawa Barat membawa serta para seniman mereka. Seniman-seniman ini menampilkan berbagai macam seni seperti tarian dan nyanyian khas Sunda dan juga pagelaran sulap serta pencak silat.

Saat para seniaman ini menampilkan atraksinya, tak hanya peserta asal Jawa Barat yang turut merasakan kebahagiaannya. Cukup banyak peserta dari daerah lain yang lantas bergabung dan ikut berdendang. Selain para peserta kongres, Kapolda Bali bahkan sempat berbagabung untuk sedikit memperagakan kemahirannya dalam menari.

Para peserta asal Jawa Barat yang datang dari seluruh kabupaten/kota yang ada di Tatar Sunda ini menginap di beberapa hotel yang tersebar mulai dari daerah Kuta hingga Jimbaran. Gelaran kongres ini juga tak disia-siakan oleh mereka untuk bisa menikmati berbagai tempat wisata yang ada di hampir setiap sudut pulau Bali.

Peserta asal Subang contohnya. DPD PAN Subang yang dipimpin langsung oleh ketuanya yakni Asep Rohman Dimyati atau ARD ini juga betul-betul merasakan euforia dan kemeriahan kongres tersebut. Meski merasa lelah karena harus mengikuti rangkaian kegiatan dalam kongres, namun mereka tampak begitu bahagia.

"Kami merasa sangat senang dan bangga bisa turut serta menyukseskan jalannya Kongres IV PAN ini. Terlepas siapapun yang terpilih, itulah ketua umum kami," ujar Luqman Bahraq, seorang peserta asal Subang, Jawa Barat meawakili rekan-rekannya.

Kongres IV PAN Bali sendiri menghasilkan kepengurusan dan ketua umum baru bagi partai berlambang matahari terbit ini. Hatta Rajasa sebagai petahana, merasa legowo setelah hasil voting menyatakan bahwa Zulkifli Hasan meraih suara lebih banyak dari dirinya.
Selebihnya, ajang Kongres ke-4 PAN di Nusa Dua Bali tahun 2015 ini adalah sebagai ajang silaturahmi bagi kader-kader PAN  yang datang dari seluruh penjuru Indonesia. Akhirnya, seluruh peserta saling berjabat tangan dan sampai berjumpa dalam kongres PAN V mendatang. BDLV/TM
Ridwan Kamil Benahi Trotoar Kota Bandung Menjadi Seperti Kota Di Eropa Dan Dunia

On December 28, 2015 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa Barat. Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, baru saja meresmikan Jalur Pedestrian atau Trotoar di jalan LL RE Martadinata yang sering disebut juga jalan Riau. Ruas jalan yang dipadati oleh Factory Outlet dan fasilitas publik lainnya ini oleh Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, disulap menjadi lebih nyaman dan cantik.

Kang Emil memang sedang giat berbenah, dengan dilengkapi fasilitas seperti tempat duduk, pot bunga, bola batu dan dihiasi deretan lampu bergaya klasik, membuat wajah trotoar dibeberapa ruas jalan Kota Bandung ini menjadi sangat nyaman dan indah dipandang.
Trotoar Sekitar Jalan Asia - Afrika Bandung, Yang Sudah Dibenahi
Tak hanya cukup sampai disini, Kang Emil bahkan berencana menambah sekitar 10 sampai 12 ruas jalan di Kota Bandung, yang akan dibenahi dan dipercantik, dengan konsep seperti trotoar di ruas Jalan Riau ini.

"Tahun depan sekitar 10-12 lokasi kita akan beginikan juga. Salah satunya jalan Dago dari Simpang Merdeka sampai Simpang Dago. Kemudian Jalan Buah Batu, Moh Toha, Ahmad Yani, Gatot Subroto dan lain -lain. Sehingga akan merata keseluruh wilayah Bandung. Pelan-pelan karena duitnya pas-pasan," canda Kang Emil, disekitar Jalan Riau, Kota Bandung, Senin 28 Desember 2015.

Kang Emil juga mengatakan, Dinas Bina Marga dan Pengairan telah mengalokasikan anggarkan sebesar Rp 75 miliar dari APBD untuk perbaikan trotoar di tahun depan, dengan wilayah pusat kota yang tentunya akan diprioritaskan.

"Anggarannya sekitar 75 miliar untuk 10 ruas jalan. Sedikit itu mah harusnya triliunan. Plus ada rencana bantuan Rp 50 miliar dari Pemprov Jabar," pungkas Kang Emil. BDLV/TM
Maulid Nabi, Presiden Mengajak Umat Islam Untuk Meneladani Sifat Rasulullah SAW

On December 24, 2015 with No comments

Soeara Rakjat, Jakarta. Presiden Jokowi secara khusus mengajak umat islam Indonesia untuk lebih meneladani sifat-sifat Rasulullah SAW. Pesan ini disampaikan oleh Presiden dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1437H/2015M di Istana Negara Jakarta, Rabu (23/12).

Menurut Presiden, dengan meneladani sifat-sifat Nabi Muhammad SAW yang mempesona, baik itu dari cara berfikir, berbicara, bertindak, bekerja, jujur, amanah dan selalu menyampaikan kebenaran, dirinya yakin Indonesia bisa menjadi negara yang bermartabat, beradab, serta makmur dan sejahtera.

Jokowi juga menekankan, agar umat Islam bisa meninggkatkan peranannya dalam mewujudkan islam yang rahmatan lil-alamin, yakni Islam yang mampu memberi rahmat dan manfaat bagi seluruh semesta alam.

Secara tegas Presiden meminta agar umat Islam perlu membangun tatanan peradaban Islam yang perduli, mampu menebarkan perdamaian dan keadilan serta toleransi bagi umat manusia.

"Tatanan tersebut mungkin akan terwujud bila kita juga mengejar kesalehan sosial, yang mengutamakan yang lemah dan yang miskin, sehingga tidak akan ada gesekan-gesekan sosial yang akan menyebabkan ambruknya sebuah jembatan kebangsaan," terang Presiden.

Lebih jauh, Presiden juga menyinggung peran dan tanggung jawab umat islam yang tidak ringan, karena umat Islam harus mampu menunjukan dirinya sebagai yang terbaik, umat yang mampu membangun solidaritas diantara sesama manusia tanpa pernah dilandasi oleh rasa kebencian.

"Mari kita teguhkan kecintaan kita kepada Rasulullah SAW melaui pembangunan yang melayani rakyat, mari kita kuatkan kembali membangun spirit masyarakat yang beradab, mengedepankan dialog sebagai cara mengatasi perbedaan," papar Presiden.

Hadir pula dalam acara Maulid ini, Ibu Negara Iriana Widodo, Wapres Jusuf Kalla beserta istri, para Menteri Kabinet Kerja, para Duta Besar negara sahabat dan pimpinan lembaga Pemerintah.

Ingin Buktikan DKI Tahan Banjir, Ahok Tantang Hujan Lebat Guyur Jakarta

On December 20, 2015 with No comments


Soeara Rakjat, Megapolitan. Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, mengklaim, Jakarta tidak akan terkena banjir lama, walaupun diguyur hujan selama tiga hari berturut-turut.
"Saya kira, banjir tidak akan lama. Kalau hujan tiga hari berturut-turut sekalipun, begitu berhenti, saya jamin surut," ujar Ahok di Gedung DPRD DKI Jakarta, Sabtu 19 Desember 2015.

Namun demikian, Ahok juga menuturkan bahwa hal tersebut tidak akan terjadi, jika pompa air disabotase atau ada bendungan yang jebol.

"Sekarang kamu lihat saja. Semalam, hujan besar enggak? Ada genangan enggak di Jakarta? Hampir enggak ada genangan. Karena hampir semua saluran sudah kita bobok. Kamu lihat saja, kita sudah empat sampai lima kali hujan. Semalam adalah kelima kali hujan besar. Tiga empat kali masih ada kegagalan. Di Jakarta Barat keempat kali masih gagal, itu karena pompanya telat," ujarnya.

Itu sebabnya, ia mengganti kepala PU Tata Air dengan seorang mantan camat, agar bisa menginstruksikan kepada seluruh lurah untuk mengecek kondisi pompa di wilayah masing-masing.

"Makanya saya ganti, kepala PU Tata Air sekarang adalah mantan camat. Saya instruksikan pada seluruh lurah, harus tahu persis kondisi pompa wilayahnya. Harus ditungguin, ada minyak atau enggak, hidup jam berapa, mati jam berapa. Nah, semalam dites oke," jelasnya.

Ahok lantas menantang Jakarta dan sekitarnya untuk diguyur hujan lebat selama satu hingga dua jam. Hal itu diperlukan untuk menguji, pompa air berfungsi atau tidak. "Makanya, saya enggak tahu, saya harap beberapa hari ini, hujan lebat lagi. Kalau perlu, hujan lebat satu jam hingga dua jam, kita tes lagi," kata Ahok kepada VIVA.co. BDLV/TM
Syukur, Calon Nomor Urut Dua Unggul Di Pemilihan Kepala Desa/Pilkades Tanjung Tiga

On December 20, 2015 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa Barat. Pemilihan Kepala Desa Tanjung Tiga, saat ini sudah menyelesaikan tahap akhir penghitungan suara. Calon nomor urut 2 yakni Syukur dinyatakan unggul dari dua kandidat lainnya. Tepat pukul 17:00 WIB panitia pun sudah mengakhiri seluruh proses dan rangkaian kegiatan Pilkades Tanjung Tiga ini.

Dari pantauan dilapangan, area TPS yang bertempat di alun-alun Desa Tanjung Tiga itu terlihat lengang. Hal itu dikarenakan seluruh Panitia Pilkades telah meninggalkan lokasi dan semuanya berkumpul di Kantor Desa untuk melakukan rapat terakhir dan menunaikan shalat maghrib.

Tingkat partisipasi Masyarakat sendiri begitu tinggi dalam Pilkades Tanjung Tiga kali ini. Sekitar 70% lebih pemilik surat suara telah menggunakan hak pilihnya dengan baik. Dari data terakhir yang didapat dari Panitia Pilkades, total suara yang masuk dan terhitung sah adalah sekitar 5189 suara.

Hasil Pilkades Tanjungtiga :
  • 1- Arok Rohadi   = 1324 suara
  • 2- M. Syukur       = 3015 suara, dan 
  • 3- Wanta              =   850 suara
  •      Total suara    = 5189 suara

Melihat kondisi ini, masyarakat pun merasa bersyukur dengan kelancaran jalannya Pilkades Tanjungtiga. Siapapun yang terpilih, semua itu adalah demi kebaikan seluruh masyarakat desa. Dengan terpilihnya Kepala Desa yang baru, diharapkan semua program-program pembangunan di desa tersebut berjalan efektif.

"Patut kita syukuri jalannya Pilkades Tanjung Tiga kali ini, semua berjalan dengan tertib, aman dan damai," ujar Rohim, salah satu panitia Pilkades Tanjung Tiga.

Hasil dari Pilkades ini tentunya bukanlah sebuah kemenangan bagi salah satu pihak atau calon Kades saja. Hasil yang didapat dari pesta demokrasi ini adalah kemenangan bersama milik seluruh masyarakat Desa Tanjung Tiga. BDLV/TM
Pemilihan Kepala Desa Tanjung Tiga, Diikuti Oleh Tiga Calon Kepala Desa

On December 20, 2015 with No comments

Pemilihan kepala desa tanjungtiga blanakan subang

Soeara Rakjat, Subang. Hari ini, Minggu 20 Desember 2015, Desa Tanjungtiga menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa. Pilkades ini diikuti oleh seluruh warga dari tujuh Dusun yang ada di desa Tanjungtiga. Jumlah total pemilik hak suara adalah sekitar 6000 lebih suara.

Gelaran Pilkades ini disambut sangat antusias oleh warga, terhitung sejak pukul 08:00 panitia Pilkades sudah memanggil warga untuk menggunakan hak suaranya, di dalam bilik suara atau TPS yang telah tersedia.

Meski sempat turun hujan beberapa kali, tetapi hal itu tak menyurutkan Animo warga yang sangat besar untuk menggunakan hak pilihnya. Sekitar 6262 hak suara ini akan diperebutkan oleh tiga kandidat calon Kepala Desa yakni;
  • Calon Nomor Urut 1, Arok Rohadi
  • Calon Nomor Urut 2, Syukur 
  • Calon Nomor Urut 3, Wanta
Suasana Pilkades Tanjungtiga sendiri terlihat sejuk dan tenang, itu terlihat dari keakraban masing-masing calon maupun masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya. Meski berbeda pilihan, namun warga tetap tertib dan saling menjaga satu sama lain.

Hal ini tentu sangat diapresiasi oleh semua pihak, baik panitia Pilkades, aparat keamanan maupun warga desa sendiri. Menurut Ketua Tim Monitoring Pilkades Serentak Kecamatan Blanakan, Ade Tohidin, Pilkades Tanjungtiga berjalan sangat damai, aman dan tertib.

"Kita patut bersyukur dengan kondisi ini. Sejak masa kampanye sampai hari ini, semua berjalan kondusif," ujar pria yang lebih akrab disapa Ade Gatot ini. BDLV/TM
Pekan Kampanye Pemilihan Kepala Desa Tanjung Tiga Resmi Dimulai | Gema Desa

On December 16, 2015 with No comments


Soeara Rakjat, Jawa Barat. Kampanye Pemilihan Kepala Desa / Pilkades Tanjung Tiga telah resmi dimulai, hari ini Rabu, 16 Desember 2015 mulai pukul 09:00 para calon Kepala Desa akan diarak berkeliling Desa untuk diperkenalkan kepada seluruh Masyarakat Desa Tanjung Tiga.

Kampanye damai dan simpatik ini disambut sangat antusias oleh seluruh warga desa. Ketiga kandidat datang menuju Kantor Desa dengan diantar oleh ratusan warga pendukung masing-masing calon, dengan diiringi yel-yel sesuai nomor urut para calon Kades.

Dalam sambutannya, Panitia Pemilihan Kepala Desa Tanjung Tiga berharap agar aksi damai dan simpatik ini berjalan dengan tertib. Panitia juga menghimbau kepada seluruh pendukung masing-masing calon untuk saling menjaga satu sama lain, agar tercipta suasana yang aman, damai dan kondusif.

"Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar. Dengan menyebut nama Allah yang maha kuasa, inilah ketiga calon Kepala Desa yang akan memberikan kemajuan dan kemakmuran kepada kita semua, warga desa Tanjung Tiga" ujar salah satu Panitia Pilkades melaui pengeras suara, yang disambut aplaus dan pekikan penuh semangat dari seluruh warga desa.

Hingga saat ini Panitia Pilkades dan ketiga Calon Kades masih berkeliling ke seluruh dusun yang ada di Desa Tanjung Tiga. Aksi pawai ini sendiri bertujuan untuk mensosialisasikan kepada Seluruh Masyarakat Desa agar lebih mengenal sosok calon pemimpin mereka. mch


Moch, Syukur, S.Pd.I, Calon Kepala Desa Termuda Di PILKADES Tanjung Tiga | Gema Desa

On December 15, 2015 with No comments

Soeara Rakjat, Jawa Barat. Desa Tanjung Tiga, adalah salah satu desa di kecamatan Balanakan yang akan turut menyelenggarakan Pemilihan Kepala Desa / PILKADES, secara serentak di Kabupaten Subang, gelaran Pilkades ini akan dilangsungkan pada hari Minggu 20 Desember 2015, dan diikuti oleh tiga orang kontestan.

Visi dan Misi sudah tentu akan selalu dimiliki oleh setiap calon pemimpin, agar ketika terpilih nanti seorang pemimpin mampu memberikan solusi atas berbagai macam persoalan, karena seorang pemimpin juga dituntut untuk kreatif dan memiliki kepekaan dengan segala macam kondisi yang ada ditengah Masyarakat.

Salah satu calon Kades Tanjung tiga, Moch. Syukur, S.Pd.I adalah satu dari tiga orang kandidat tersebut, menurutnya Masyarakat dipedesaan tentu memiliki kultur yang berbeda, mereka tidak akan terlalu Concern tehadap Visi dan Misi, tetapi lebih kepada melihat kinerja dan aksi yang nyata.

Ketika kami temui dikediamannya di Dusun Suka Baru Desa Tanjung Tiga, M. Syukurmengatakan "Kami tentu akan menampung setiap aspirasi yang ada, dan jika diberi mandat tentu kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mengemban amanat dari masyarakat" ujar calon Kades termuda ini Selasa (15/12/2015).

Selama ini Syukur memang dikenal sebagai salah satu figur muda di Desa Tanjung Tiga yang cukup aktif diberbagai kegiatan masyarakat, latar belakang pendidikan formal yang setara sarjana dan pemahaman ilmu agama yang cukup mendalam, membuat Syukur selain religius juga cukup familiar dan mudah bergaul dengan siapa saja, tanpa memandang status dan golongan usia.

"Tentunya kami sangat berharap dukungan dari seluruh lapisan Masyarakat, mari berdemokrasi secara arif, sportif dan kreatif, dan jangan lupa coblos nomor 2," pungkasnya mengakhiri. BDLV/TM
Desa Muara, Salah Satu Sentra Penghasil Udang Di Subang Berskala Eksport | Bisnis

On December 15, 2015 with No comments


Suara Desa, Jawa Barat. Muara adalah sebuah desa yang mengandalkan perekonomiannya dari sektor pertanian dan perikanan, selain areal pesawahan desa ini juga memiliki sumber ekonomi lain yakni dari perikanan, baik itu yang dihasilkan dari laut (nelayan) ataupun dari budidaya tambak.

Meski tak sedikit Masyarakat desa ini yang menjadi pedagang, buruh pabrik atau pekerja lainnya, tetapi sektor pertanian dan perikanan masih tetap menjadi andalan dan sumber utama perekonomian bagi warga desa Muara.

KUD Mina Bahari adalah salah satu lembaga koperasi mandiri yang terbesar di kabupaten Subang, bersama beberapa KUD lainnya, Mina Bahari adalah penyumbang terbesar dari hasil perikanan terhadap Pendapatan Asli Daerah Kabupaten Subang.

Selain KUD Mina Bahari, kita akan dengan mudah menemui beberapa Unit Usaha dari skala kecil hingga menengah, unit usaha ini menampung ikan atau udang dari para petani tambak dan nelayan yang kemudian mereka kirim keberbagai daerah di Jawa Barat, terutama DKI Jakarta.

Vanamee adalah salah satu budidaya udang yang kini sedang digalakan oleh masyarakat petani tambak di desa muara. Bekerjasama dengan perusahaan Nasional para petani ini mampu menghasilkan jenis udang yang berkualitas dan beberapa diantaranya berorientasi Eksport.
Namun dengan kondisi ini, tidak serta merta membuat pembangunan didaerah utara subang termasuk Desa Muara menjadi lebih baik atau minimalnya sama seperti didaerah selatan. Masyarakat Pantura masih beranggapan bahwa Pemerintah Daerah masih menganaktirikan daerah utara dan lebih menjadikan daerah selatan sebagai prioritas dalam hal pemnangunan.
Pemerintah Ambil Alih Layanan Ibadah Umroh, Netizen : Ambil Alih Freeport Juga

On December 14, 2015 with No comments

Suara Rakyat, Jakarta. Pemerintah melalui kementerian agama berencana akan mengambil alih Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU) dari pihak swasta, konon rencana pengambilalihan ini sudah final dan akan dilakukan secara bertahap.

Seperti diberitakan oleh beberapa Media Nasional, bahwa keputusan pengambilalihan itu sendiri diungkap oleh Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umroh (Ditjen PHU) Anda Barori kepada wartawan Minggu (13/12/2015).

"Pemerintah akan tetap mengambil alih penyelenggaraan umroh dari pihak swasta meski ada penolakan dari beberapa penyelenggara haji khusus dan umroh" terang Anda.

Beragam komentar dan tanggapan dari Masyarakat pun mulai bermunculan, di media sosial seperti Facebook dan Twitter para Netizen beramai-ramai memberi saran pada Pemerintah untuk sekaligus juga mengambil alih Warung Nasi Padang, Warteg, Toko Kelontong hingga Tambang emas Freeport.

Hal ini cukup difahami, mengingat begitu banyak masyarakat yang berkecimpung dan menggantungkan hajat hidupnya dari bisnis layanan Ibadah Umroh ini. Ditengah kondisi perekonomian yang sedang sulit, tentu mereka ingin agar ladang usahanya tetap berjalan dan bertahan.

Disisi lain, Pemerintah juga punya alasan yang kuat terkait masalah ini, tentu kita sering mendengar kasus Jemaah Ibadah Umroh yang gagal berangkat ataupun mereka yang terlantarkan di tanah suci. Meski Pemerintah sendiri sudah membekukan beberapa biro perjalan Haji dan Umroh nakal, namun masalah ini masih saja sering terjadi.

+Baim0677
Anggota DPRD Subang: Rakyat Tidak Butuh Perdebatan Sidang MKD, Tapi Rakyat Butuh Kesejahteraan

On December 08, 2015 with No comments


Soeara Rakjat, Kota Tegal, Kisruh sidang MKD di DPR RI, telah memancing beragam tanggapan dari Masyarakat. Agenda sidang yang menghadirkan ketua DPR RI Setya Novanto yang berlangsung tertutup pada hari senin 07-12-2015 itu telah menimbulkan pro dan kontra. Banyak yang memprotes tetapi banyak juga yang mendukung.
Oom abdulrohman anggota dprd subang ppp
H. Oom Abdulrohman (kanan) anggota DPRD Subang
Menurut sebagian kalangan, jalannya persidangan yang tertutup ini berpotensi menimbulkan persepsi negatif dari masyarakat, tetapi tak sedikit pula yang beranggapan bahwa materi sidang yang tertutup sudah sesuai dengan prosedur dan undang-undang yang berlaku di institusi kedewanan itu.

Senada dengan hal itu, salah satu anggota DPRD Kabupaten Subang juga turut mencermati kisruh sidang MKD ini. Namun anggota Komisi II dari Partai Persatuan Pembangunan tersebut menyatakan bahwa sidang MKD bukanlah sesuatu hal yang penting.

"Rakyat tidak butuh perdebatan sidang MKD tetapi rakyat butuh kesejahteraan dan harga-harga yang terjangkau," ujar BKO sapaan akrab Haji Oom Abdul Rohman, saat ditemui di Hotel Bahari Inn, di sela-sela agenda kerja DPRD Subang ke Kota Tegal, pagi ini.

Politisi senior PPP Subang ini beranggapan bahwa pesoalan kesejahteraan Rakyat lah yang paling utama. Dengan tegas BKO juga mengatakan bahwa pasca penghapusan subsidi BBM harga-harga semua kebutuhan pokok merangkak naik dan sangat membebani kehidupan Masyarakat yang kurang mampu.

Lebih lanjut, BKO atau Balad Kang Oom juga menyayangkan sikap pemerintah yang akan mencabut subsidi atau menaikan tarif listrik. Rencana pemerintah yang akan menghapus subsidi untuk golongan 450-900 KVA pada 2016 nanti, diyakini akan menambah beban kesulitan bagi Rakyat.

Tentu hal ini yang harus menjadi perhatian serius Pemerintah, kegaduhah demi kegaduhah yang terus terjadi belakangan ini akan menimbulkan efek negatif dan berimbas pada kepercayaan publik pada kemampuan pemerintahan Presiden Jokowi.  BDLV/TM
Setelah "Muara Angke" Diralat, Netizen Kagumi Kejujuran Presiden Jokowi

On December 07, 2015 with No comments

Presiden meralat kesalahan postingan sebelumnya

Nasional, Setelah insiden salah sebut "Muara Angke" menjadi perbincangan hangat dimedia sosial, akhirnya Presiden Jokowi meralat kekeliruannya dengan mengganti muara angke menjadi tubagus angke. Hal ini tentu mendapat tanggapan positif dari publik, Netizen pun mengagumi sikap Presiden yang sudah dengan jujur mengakui kekeliruannya.

Sikap jujur dan terbuka dari Presiden ini tentu menjadi contoh yang baik bagi kita semua, Presiden tak segan untuk mengatakan meralat tanpa menghapus postingan sebelumnya yang salah, sebuah pelajaran yang sangat baik di alam demokrasi yang terbuka seperti saat sekarang ini.

Sebenarnya kesalahan seperti ini hanyalah sebuah kesalahan kecil, namun terasa cukup mengangu bagi para Netizen yang memiliki sikap kritis. Tanpa bermaksud mendiskreditkan, tentu kita semua tak perlu segan ataupun ragu untuk mengkritisi yang tujuannya semata-mata untuk perbaikan dan kebaikan bersama.

+Baim0677


Desa Tanjung Tiga Bersiap Gelar Pemilihan Kepala Desa Serentak Subang 2015

On December 06, 2015 with No comments


Tanjung Tiga, adalah sebuah desa di kecamatan Blanakan yang akan melaksanakan pesta demokrasi tingkat desa, bersama beberapa desa lainnya desa Tanjung Tiga akan melaksanakan Pemilihan Kepala Desa yang akan dilakukan secara serentak dan diikuti oleh sekitar 33 Desa dikabupaten Subang.

Pilkades ini akan dilangsungkan pada tanggal 20 Desember 2015 bertempat di alun-alun Desa Tanjung Tiga, antusiasme Masyarakat Desa terlihat begitu tinggi pada gelaran Pilkades ini, bagi mereka Pilkades adalah ajang menyuarakan aspirasi dan memiliki nilai lebih dibanding Pileg, Pilkada ataupun Pilpres sekalipun.

Pilkades Tanjung tiga sendiri diikuti oleh 3 orang kandidat Kepala Desa, kesemua calon adalah warga desa Tanjung tiga yang tentu sudah dianggap layak dan memiliki kompetensi yang baik, karena siapapun yang akan terpilih nantinya diharapkan akan mampu membawa perbaikan demi perbaikan bagi Desa Tanjung tiga itu sendiri. mch
Mengenal Eksistensi Desa Muara Sejak 1844 Sejak Masa Pra Merdeka Bagian 1

On December 05, 2015 with 4 comments

Soeara Rakjat, Desa Muara adalah sebuah desa yang terletak di garis pantai utara laut jawa persisnya di teluk Ciasem, Desa ini memanjang dari utara keselatan dan berada disepanjang aliran sungai Ciasem, nama Desa Muara sendiri di ambil karena memang letak persisnya yang berada di muara sungai Ciasem, salah satu sungai purba yang cukup besar yang melintasi kabupaten Subang dan bermuara diteluk Ciasem.

Penduduk pertama desa ini diperkirakan adalah para penduduk yang bermukim disepanjang sungai ciasem, karena memang sejak dahulu sejarah pun mencatat bahwa nenek moyang kita mayoritas bermukim didekat sungai. Keberadaan sungai memang sangat vital bagi meraka disaat teknologi belum berkembang pesat seperti sekarang, sungai adalah sumber air untuk berbagai kebutuhan dan sungai juga biasa dijadikan sarana tranportasi utama oleh para nenek moyang kita.

Sebelum Desa Muara resmi berdiri, diperkirakan sudah ada dua kelompok masyarakat disini, kelompok pertama adalah para prajurit Mataram yang enggan pulang pada masa ekspedisi kedua Sultan Agung untuk menaklukan Batavia, banyak dari para prajurit ini yang kemudian menikahi penduduk lokal dan mendirikan pemukiman-pemukiman baru disepanjang jalur pantai utara dari Cirebon hingga Batavia. Itulah sebabnya penduduk Desa Muara yang tinggal dibagian selatan desa menggunakan bahasa yang lebih mirip dengan dialek jawa tengah bagian selatan seperti Banyumasan.

Kelompok kedua adalah para pelaut/nelayan yang singgah di teluk ciasem, diperkirakan pelaut dan nelayan ini berasal dari pesisir Jawa tengah, Cirebon dan Indramayu, banyak dari mereka yang singgah kemudian memilih menetap dan mendirikan perkampungan nelayan. Memang sudah sejak dahulu nenek moyang kita dikenal sebagai pelaut yang handal, mereka berdagang ataupun menjadi nelayan dan tak segan untuk menjelajahi perairan nusantara meski dengan alat pelayaran yang sederhana. 

Dari dua kelompok masyarakat ini mereka terus berkembang dan membaur dengan para pendatang lainnya, karena dimungkinkan sejak awal abad 20 banyak para pendatang dari daerah lain yang juga turut menetap disini. Seperti kita ketahui bahwa jalur pantai utara dari Pamanukan hingga Karawang adalah daerah yang sangat subur akan pertanian, sangat dimungkinkan bila masyarakat didaerah lain yang rawan pangan ataupun mereka yang menjadi pelarian dimasa penjajahan akan mencari daerah yang lebih subur kemudian menetap dan secara berkelompok mendirikan pemukiman.  BDLV/TM
Villa Istana Bunga, Peristirahatan Yang Sejuk Nan Asri Di Cisarua, Bandung

On December 03, 2015 with No comments

Villa Istana Bunga, Parongpong, Cisarua, Bandung.
Soeara Rakjat, Indonesia Kita. Villa Istana Bunga atau VIB, adalah salah satu area leisure yang berlokasi di Bandung Barat, tepatnya di jalan Kolonel Masturi KM 9, Cihanjuang Rahayu, Parongpong, Cisarua. Vila yang terletak tak jauh dari Lembang ini memiliki beberapa blok dengan keunikan dan ciri khasnya tersendiri.

Setiap blok villa yang ada, terdiri dari bangunam dan sarana penunjang seperti taman dan desain eksterior maupun interior yang sedikit berbeda dengan blok lainnya. Tentunya itu akan memberi kita ragam pilihan yang cukup bervariasi yang bisa disesuaikan dengan selera kita masing-masing.

Tempat ini sangat cocok untuk dijadikan tempat peristirahatan untuk perorangan dan keluarga maupun untuk berbagai kegiatan kelompok atau organisasi. Dengan tarif yang relatif murah dan suasana yang benar-benar masih sejuk nan asri, villa ini benar-benar direkomendasikan untuk kita semuanya.

Saat akhir pekan dan musim liburan, villa ini akan lebih ramai oleh para pengunjung yang datang dari berbagai kota di Jawa Barat dan kota-kota lainnya. Sejuknya suasana pedesaan, memang akan membuat anda merasa sangat kerasan setelah sepekan penuh bergelut dengan kesibukan.

Lokasi area leisure seluas 42 hektare inipun cukup mudah untuk dijangkau. Jika dari arah Subang, setelah melewati pasar Lembang kita bisa langsung berbelok ke kanan menuju jalan Kolonel Masturi, dari sini Villa Istana Bunga hanya berjarak sekitar 5 kilometer saja.

Jika dari arah kota Bandung, kita bisa menuju jalan Setiabudi, kemudian berbelok ke kiri menuju arah Cihideung - Cisarua, persisnya disebelah kiri terminal Ledeng. Villa ini juga bisa diakses melalui kota Cimahi atau via Padalarang jika dari arah Cianjur.

Menuju lokasi ini, sepanjang perjalanan anda akan dimanjakan oleh suasana khas pegunungan. Meski jalur ini sudah ramai oleh kendaraan terkadang juga padat, tetapi sejuknya suasana akan tetap membuat kita merasa nyaman. BDLV/TM